LKPDPertemuan 1Bab 5Fase ESemester 2

LKPD PJOK Kelas 10: Konsep Perilaku Etis dan Fair Play dalam Olahraga

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 10 dengan topik "Konsep Perilaku Etis dan Fair Play dalam Olahraga". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD PJOK Kelas 10: Konsep Perilaku Etis dan Fair Play dalam Olahraga

PJOK - Kelas 10

Bab 5 - Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

PJOK — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Konsep Perilaku Etis dan Fair Play dalam Olahraga

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikKonsep Perilaku Etis dan Fair Play dalam Olahraga
Alokasi Waktu90 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu mengidentifikasi konsep perilaku etis (fair play) dalam konteks olahraga serta menjelaskan alur perkembangan perilaku etis melalui diskusi reflektif dan pengamatan bagan.
  2. Murid mampu merefleksikan pengalaman pribadi dalam menunjukkan atau mengamati perilaku etis di masyarakat olahraga dan menjelaskan pentingnya integritas serta rasa hormat dalam aktivitas jasmani.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan cermat sebelum mengerjakan.
  • Kerjakan secara individu atau kelompok sesuai instruksi pada masing-masing kegiatan.
  • Jawablah setiap pertanyaan dengan jujur berdasarkan pengalaman dan pemahamanmu.
  • Diskusikan dengan teman dan guru jika ada hal yang kurang dipahami.
  • Tuliskan jawabanmu dengan rapi dan lengkap di ruang yang tersedia.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Refleksi Pengalaman: Momen Perilaku Etis dalam Olahragaku

Estimasi: 25 menit

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Duduklah dengan nyaman dan tenangkan pikiranmu sejenak.
  2. Renungkan pengalaman berolahraga yang pernah kamu alami atau saksikan.
  3. Ingat kembali satu momen di mana kamu atau orang lain menunjukkan perilaku etis (fair play) dalam olahraga.
  4. Ceritakan momen tersebut dengan detail: apa yang terjadi, siapa yang terlibat, dan bagaimana perasaanmu saat itu.
  5. Jawab pertanyaan-pertanyaan yang tersedia dengan jujur.

Pertanyaan:

1. Ceritakan satu pengalaman nyata ketika kamu atau temanmu menunjukkan perilaku etis (fair play) dalam olahraga. Jelaskan situasinya dengan detail!

2. Bagaimana perasaanmu ketika menyaksikan atau melakukan tindakan tersebut? Mengapa perilaku itu penting bagimu?

3. Apakah kamu pernah mengalami atau menyaksikan perilaku yang TIDAK etis dalam olahraga? Bagaimana dampaknya terhadap permainan dan perasaan peserta?

Tuliskan jawabanmu dalam bentuk paragraf atau poin-poin. Minimal 3-5 kalimat per pertanyaan.

Kegiatan 2: Mengidentifikasi dan Menganalisis: 10 Pilar Perilaku Etis dalam Olahraga

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Bagan/poster 10 Pilar Perilaku Etis
  • Buku siswa halaman terkait
  • Kertas/lembar kerja

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan bagan atau daftar 10 pilar perilaku etis dalam olahraga yang disediakan guru atau buku siswa (Rasa Hormat, Tanggung Jawab, Keadilan, Persamaan, Olahraga tanpa Doping, Integritas, Solidaritas, Toleransi, Peduli, Keunggulan).
  2. Bacalah penjelasan setiap pilar dengan saksama.
  3. Diskusikan dengan kelompok kecil (3-4 orang) untuk memahami makna dan penerapan setiap pilar.
  4. Lengkapi tabel analisis yang disediakan dengan contoh konkret dari pengalamanmu atau pengamatan dalam dunia olahraga.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel berikut dengan memilih 5 pilar perilaku etis, kemudian berikan definisi singkat dan contoh penerapan nyata dalam olahraga!

Ruang tabel jawaban

2. Menurut kelompokmu, pilar mana yang PALING PENTING dan PALING SULIT diterapkan dalam olahraga? Jelaskan alasannya!

3. Bagaimana ketiga pilar (Integritas, Rasa Hormat, dan Solidaritas) saling berkaitan dalam menciptakan lingkungan olahraga yang sehat?

Gunakan tabel dengan 4 kolom (No, Pilar, Definisi Singkat, Contoh Penerapan) untuk pertanyaan 1. Untuk pertanyaan 2-3, tuliskan dalam bentuk paragraf.

Kegiatan 3: Evaluasi Diri: Alur Perkembangan Perilaku Etisku

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Bagan alur perkembangan perilaku etis
  • Kertas untuk rencana aksi

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati bagan alur perkembangan perilaku etis yang ditampilkan guru (dari pemahaman dasar → penerapan dalam permainan → menjadi kebiasaan → mempengaruhi orang lain).
  2. Refleksikan posisimu saat ini dalam alur tersebut.
  3. Buatlah rencana konkret untuk meningkatkan perilaku etismu dalam olahraga.
  4. Diskusikan rencana tersebut dengan satu atau dua temanmu untuk mendapat masukan.

Pertanyaan:

1. Di tahap mana kamu berada saat ini dalam alur perkembangan perilaku etis? (tahap 1: baru memahami konsep, tahap 2: mulai menerapkan dalam permainan, tahap 3: sudah menjadi kebiasaan, tahap 4: mempengaruhi orang lain). Jelaskan alasanmu!

2. Buatlah rencana aksi konkret untuk meningkatkan perilaku etismu ke tahap berikutnya! Tuliskan minimal 3 tindakan spesifik yang akan kamu lakukan.

3. Mengapa pentingnya integritas dan rasa hormat tidak hanya dalam olahraga, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari? Berikan contoh konkret!

Tuliskan jawabanmu dalam bentuk paragraf yang terstruktur. Gunakan poin-poin untuk rencana aksi di pertanyaan 2.

REFLEKSI

1. Apa hal paling berharga yang kamu pelajari hari ini tentang perilaku etis dalam olahraga?

2. Bagaimana pembelajaran hari ini akan mengubah cara kamu berolahraga atau berinteraksi dengan orang lain?

3. Tantangan apa yang mungkin kamu hadapi dalam menerapkan perilaku etis secara konsisten, dan bagaimana kamu akan mengatasinya?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.