LKPDPertemuan 1Bab 4Fase ESemester 2

LKPD PJOK Kelas 10: Identifikasi Perilaku Hidup Aktif dan Komponen Kebugaran Jasmani Terkait Kesehatan

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 10 dengan topik "Identifikasi Perilaku Hidup Aktif dan Komponen Kebugaran Jasmani Terkait Kesehatan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD PJOK Kelas 10: Identifikasi Perilaku Hidup Aktif dan Komponen Kebugaran Jasmani Terkait Kesehatan

PJOK - Kelas 10

Bab 4 - Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

PJOK — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Identifikasi Perilaku Hidup Aktif dan Komponen Kebugaran Jasmani Terkait Kesehatan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikIdentifikasi Perilaku Hidup Aktif dan Komponen Kebugaran Jasmani Terkait Kesehatan
Alokasi Waktu90 Menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu mengidentifikasi perilaku hidup aktif dan sedenter dalam kehidupan sehari-hari serta menjelaskan dampak partisipasi aktif terhadap kebugaran dan kesehatan.
  2. Murid mampu mendeskripsikan komponen kebugaran jasmani terkait kesehatan (daya tahan kardiovaskular, kekuatan dan daya tahan otot, fleksibilitas, komposisi tubuh) sebagai dasar perencanaan aktivitas fisik personal.

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai aktivitas belajar hari ini.
  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan saksama. Jangan ragu bertanya kepada guru jika ada instruksi yang kurang jelas.
  • Kerjakan tugas dengan jujur berdasarkan kebiasaan dan kondisi fisikmu sendiri. Tidak ada jawaban yang salah untuk pengalaman pribadimu!
  • Gunakan berbagai sumber daya (buku siswa, internet, atau pengalaman pribadi) untuk memperkaya jawabanmu.
  • Mari belajar dengan penuh kesadaran (mindful), temukan makna dari setiap aktivitas (meaningful), dan nikmati prosesnya (joyful)!

KEGIATAN

Kegiatan 1: Investigasi Gaya Hidup: Aktif vs Sedenter?

Estimasi: 20 Menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Buku catatan/kertas LKPD

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Tahukah kamu? Penelitian dari National Center of Biotechnology Information menyebutkan bahwa 33,8% anak-anak di Indonesia menerapkan gaya hidup tidak aktif secara fisik (perilaku sedenter).
  2. Rekomendasi waktu layar (screen time) untuk remaja adalah maksimal 2 jam per hari, di luar kebutuhan belajar.
  3. Coba ingat-ingat kembali aktivitasmu selama 24 jam terakhir (kemarin).
  4. Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan jujur untuk mengaudit apakah gaya hidupmu sudah aktif atau masih tergolong sedenter.

Pertanyaan:

1. Hitung perkiraan waktu yang kamu habiskan kemarin untuk: a) Tidur, b) Duduk/rebahan santai sambil main HP/nonton (screen time di luar belajar), c) Bergerak aktif/berolahraga. Tuliskan rinciannya!

2. Berdasarkan rincian waktumu di atas, apakah kamu termasuk dalam kelompok gaya hidup aktif atau sedenter? Jelaskan alasannya berdasarkan rekomendasi aktivitas fisik remaja!

3. Menurutmu, apa dampak negatif jangka pendek dan jangka panjang jika kebiasaan sedenter (kurang gerak) ini terus kamu pertahankan terhadap kesehatan dan kebugaranmu?

Tuliskan jawabanmu dalam bentuk paragraf singkat pada kotak atau baris yang telah disediakan di lembar kerjamu.

Kegiatan 2: Detektif Komponen Kebugaran Jasmani

Estimasi: 30 Menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa PJOK Kelas X
  • Gawai untuk mencari referensi (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kebugaran jasmani terkait kesehatan memiliki 4 komponen utama: 1) Daya tahan kardiovaskular, 2) Kekuatan dan daya tahan otot, 3) Fleksibilitas, dan 4) Komposisi tubuh.
  2. Amati berbagai aktivitas fisik atau olahraga yang sering dilakukan orang-orang di sekitarmu.
  3. Jadilah 'detektif kebugaran' dengan menganalisis aktivitas-aktivitas pada tabel di bawah ini dan tentukan komponen kebugaran jasmani mana yang paling dominan dilatih, beserta alasannya.

Pertanyaan:

1. Analisis aktivitas berikut: a) Jogging 30 menit tanpa henti, b) Melakukan push-up dan sit-up, c) Senam yoga/peregangan, d) Mengatur pola makan sehat dan rutin berolahraga untuk menurunkan lemak tubuh. Tentukan komponen kebugaran jasmaninya!

Ruang tabel jawaban

Buatlah tabel dengan 3 kolom: 'Jenis Aktivitas', 'Komponen Kebugaran Jasmani', dan 'Alasan Analisis'.

Kegiatan 3: Rancangan Aksi: Tantangan 3 Hari Bergerak!

Estimasi: 40 Menit

Alat & Bahan:

  • Kertas HVS/Buku tugas
  • Spidol warna-warni (opsional untuk menghias jadwal)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Setelah mengetahui bahwa remaja butuh minimal 60 menit aktivitas fisik per hari, saatnya merancang strategimu sendiri!
  2. Rancanglah sebuah program sederhana bertajuk 'Tantangan 3 Hari Bergerak' yang disesuaikan dengan kondisi fisik, hobi, dan lingkungan sekitarmu.
  3. Pastikan rancanganmu mencakup minimal 2 komponen kebugaran jasmani yang sudah kamu pelajari di Kegiatan 2.

Pertanyaan:

1. Buatlah jadwal aktivitas fisik untuk 3 hari ke depan. Tuliskan jenis aktivitasnya, durasi, dan komponen kebugaran jasmani apa yang menjadi targetnya!

Ruang tabel jawaban

2. Jelaskan bagaimana partisipasi aktif dalam 'Tantangan 3 Hari Bergerak' ini akan berdampak positif pada kesehatan fisik dan mentalmu!

Gunakan format tabel untuk jadwal 3 hari (Kolom: Hari, Jenis Aktivitas, Durasi, Komponen Kebugaran). Gunakan format paragraf untuk menjelaskan dampak positifnya.

REFLEKSI

1. Setelah menyadari pola aktivitas harianmu (aktif vs sedenter), apa satu kebiasaan kecil yang ingin segera kamu ubah mulai hari ini?

2. Dari 4 komponen kebugaran jasmani terkait kesehatan, komponen mana yang menurutmu paling kurang pada dirimu saat ini, dan bagaimana perasaanmu setelah tahu cara melatihnya?

3. Apakah merancang 'Tantangan 3 Hari Bergerak' membuatmu merasa lebih bersemangat untuk hidup sehat? Mengapa?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.