LKPD PJOK Kelas 10: Memahami Keterampilan Taktis: Membaca Permainan dan Pengambilan Keputusan
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 10 dengan topik "Memahami Keterampilan Taktis: Membaca Permainan dan Pengambilan Keputusan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD PJOK Kelas 10: Memahami Keterampilan Taktis: Membaca Permainan dan Pengambilan Keputusan
PJOK - Kelas 10
Bab 3 - Pertemuan 1
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) PJOK — Kelas 10 (Fase E) Topik: Memahami Keterampilan Taktis: Membaca Permainan dan Pengambilan Keputusan INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Memahami Konsep Keterampilan TaktisEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Jelaskan dengan kata-katamu sendiri, apa yang dimaksud dengan keterampilan taktis dalam permainan olahraga? 2. Lengkapi tabel berikut dengan mengidentifikasi 3 komponen utama keterampilan taktis beserta penjelasannya! Ruang tabel jawaban 3. Berikan 2 contoh situasi nyata dalam permainan yang kamu kenal, di mana seorang pemain harus menggunakan keterampilan taktis untuk sukses! Jawaban nomor 1 dan 3 ditulis dalam bentuk paragraf (minimal 3-5 kalimat). Jawaban nomor 2 ditulis dalam tabel dengan 3 kolom: No, Komponen Keterampilan Taktis, Penjelasan. Kegiatan 2: Praktik Permainan Lempar-Tangkap Bola 2 Lawan 2Estimasi: 40 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Saat menjadi tim penyerang, masalah taktis apa yang paling sering kamu hadapi? (contoh: lawan menghalangi jalur operan, sulit menemukan ruang kosong, dll.) 2. Jelaskan minimal 2 keputusan gerak yang kamu ambil untuk mengatasi masalah taktis tersebut dan apakah keputusanmu efektif! 3. Lengkapi tabel pengamatan berikut berdasarkan pengalamanmu saat bermain! Ruang tabel jawaban 4. Saat menjadi tim bertahan, strategi apa yang kamu gunakan untuk menghalangi tim penyerang melakukan lempar-tangkap bola? Jawaban nomor 1, 2, dan 4 ditulis dalam bentuk paragraf. Jawaban nomor 3 ditulis dalam tabel dengan 4 kolom: Situasi Permainan, Apa yang Kamu Baca, Keputusan yang Diambil, Hasil (Berhasil/Tidak). Isi minimal 3 baris situasi berbeda. Kegiatan 3: Analisis dan Refleksi Pengambilan Keputusan TaktisEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Gambarkan diagram atau alur sederhana yang menunjukkan proses pengambilan keputusan taktis yang kamu lakukan saat bermain lempar-tangkap bola 2 lawan 2! Ruang gambar 2. Menurutmu, apa faktor yang paling mempengaruhi keberhasilan pengambilan keputusan taktis dalam permainan? (contoh: kecepatan membaca situasi, komunikasi dengan teman, keterampilan teknis, dll.) 3. Diskusikan dengan kelompokmu: Bagaimana keterampilan taktis yang kamu pelajari hari ini dapat diterapkan dalam permainan olahraga lain (sepak bola, basket, bulu tangkis, dll.)? Berikan minimal 2 contoh! 4. Apa yang akan kamu lakukan untuk meningkatkan keterampilan taktismu di masa mendatang? Jawaban nomor 1 berupa diagram/skema (bisa menggunakan kotak, panah, dan label). Jawaban nomor 2, 3, dan 4 ditulis dalam bentuk paragraf (minimal 4-6 kalimat). Untuk nomor 3, tulis hasil diskusi kelompok. REFLEKSI1. Apa hal paling menarik yang kamu pelajari hari ini tentang keterampilan taktis? 2. Bagaimana pengalaman bermain lempar-tangkap bola 2 lawan 2 membantumu memahami pentingnya membaca permainan dan pengambilan keputusan? 3. Dalam kehidupan sehari-hari di luar olahraga, kapan kamu perlu menggunakan keterampilan 'membaca situasi' dan 'mengambil keputusan cepat'? Berikan contohnya! |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.