LKPDPertemuan 5Bab 2Fase ESemester 1

LKPD PJOK Kelas 10: Asesmen Sumatif: Rancangan, Penerapan, dan Analisis Konsep Gerak

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 10 dengan topik "Asesmen Sumatif: Rancangan, Penerapan, dan Analisis Konsep Gerak". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD PJOK Kelas 10: Asesmen Sumatif: Rancangan, Penerapan, dan Analisis Konsep Gerak

PJOK - Kelas 10

Bab 2 - Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

PJOK — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Asesmen Sumatif: Rancangan, Penerapan, dan Analisis Konsep Gerak

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikAsesmen Sumatif: Rancangan, Penerapan, dan Analisis Konsep Gerak
Alokasi Waktu90 menit (3 JP × 30 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu merancang dan mempraktikkan aktivitas gerak yang mengintegrasikan keempat konsep gerak (kesadaran tubuh, kesadaran ruang, upaya, dan hubungan) dalam situasi gerak yang menantang sesuai kategori permainan yang dipilih.
  2. Murid mampu menyusun laporan analisis yang menunjukkan dampak penerapan konsep gerak terhadap perkembangan keterampilan gerak diri sendiri dan anggota kelompok secara kritis dan terukur.

PETUNJUK UMUM

  • Kerjakan LKPD ini secara berkelompok (4-5 orang per kelompok).
  • Siapkan alat tulis, peluit, cone/marker, dan peralatan olahraga sesuai kategori permainan yang dipilih kelompokmu (net/wall, invasion, striking/fielding, atau target).
  • Baca seluruh petunjuk setiap kegiatan sebelum mulai mengerjakan.
  • Diskusikan dengan anggota kelompok secara aktif; setiap anggota wajib berkontribusi dalam merancang, mempraktikkan, dan menganalisis.
  • Gunakan bahasa yang jelas dan terukur saat menulis laporan analisis (sertakan data kualitatif atau kuantitatif).
  • Jaga sportivitas dan keselamatan selama praktik berlangsung.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Arsitek Gerak: Merancang Aktivitas Permainan Berbasis Empat Konsep Gerak

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis (pulpen, pensil warna untuk sketsa)
  • Kertas A4 atau buku tulis
  • Referensi materi konsep gerak dari buku siswa Bab 2

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pilih satu kategori permainan yang akan menjadi konteks aktivitas kelompokmu (contoh: invasion game seperti futsal modifikasi, net/wall game seperti bola voli mini, dll).
  2. Diskusikan bagaimana keempat konsep gerak (kesadaran tubuh, kesadaran ruang, upaya, dan hubungan) akan diintegrasikan ke dalam aktivitas permainan tersebut.
  3. Tuangkan rancangan aktivitas secara terperinci pada tabel yang disediakan, meliputi: nama aktivitas, jumlah pemain, sarana/prasarana, aturan main, durasi, serta penjelasan penerapan tiap konsep gerak.
  4. Pastikan rancangan memuat situasi yang menantang (misalnya: area bermain diperkecil, jumlah sentuhan dibatasi, waktu dipercepat) agar keempat konsep gerak benar-benar diuji.

Pertanyaan:

1. Isilah tabel rancangan aktivitas berikut secara lengkap.

Ruang tabel jawaban

2. Jelaskan mengapa kategori permainan tersebut kalian pilih dan situasi menantang apa yang sengaja dirancang untuk menguji integrasi keempat konsep gerak?

3. Gambarkan sketsa sederhana lapangan/area bermain beserta posisi awal pemain dan arah gerak utama yang menunjukkan penerapan konsep kesadaran ruang.

Ruang gambar

Gunakan tabel 7 kolom: (1) Nama Aktivitas, (2) Jumlah Pemain, (3) Sarana/Prasarana, (4) Durasi & Aturan, (5) Penerapan Kesadaran Tubuh, (6) Penerapan Kesadaran Ruang & Upaya, (7) Penerapan Hubungan. Untuk sketsa, gunakan kotak kosong berukuran minimal setengah halaman.

Kegiatan 2: Beraksi! Praktik Aktivitas dan Observasi Penerapan Konsep Gerak

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Peralatan olahraga sesuai kategori permainan (bola, cone, net, dll.)
  • Peluit dan stopwatch
  • Lembar observasi (tercetak atau ditulis di buku)
  • Papan jalan (clipboard) untuk observer

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Siapkan area bermain sesuai rancangan yang telah dibuat pada Kegiatan 1.
  2. Lakukan pemanasan singkat (5 menit) dengan gerakan dinamis yang relevan.
  3. Praktikkan aktivitas permainan yang telah dirancang selama durasi yang ditentukan.
  4. Selama bermain, 1-2 anggota kelompok bergiliran menjadi observer yang mencatat penerapan konsep gerak menggunakan lembar observasi.
  5. Setelah selesai bermain, observer menyampaikan temuan awal kepada kelompok.
  6. Ulangi permainan dengan penyesuaian jika diperlukan berdasarkan masukan observer.

Pertanyaan:

1. Isilah lembar observasi berikut untuk setiap anggota kelompok selama praktik berlangsung.

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan pengamatan, konsep gerak mana yang paling sulit diterapkan oleh kelompokmu? Berikan bukti spesifik dari praktik yang telah dilakukan.

3. Apa penyesuaian yang dilakukan kelompokmu setelah mendapat masukan dari observer? Apakah penyesuaian tersebut efektif? Jelaskan.

Lembar observasi berupa tabel 6 kolom: (1) Nama Anggota, (2) Kesadaran Tubuh (skor 1-4 + catatan), (3) Kesadaran Ruang (skor 1-4 + catatan), (4) Upaya (skor 1-4 + catatan), (5) Hubungan (skor 1-4 + catatan), (6) Total Skor. Untuk uraian dan diskusi, sediakan ruang minimal 8-10 baris per pertanyaan.

Kegiatan 3: Analis Gerak: Menyusun Laporan Dampak Penerapan Konsep Gerak

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Data hasil observasi dari Kegiatan 2
  • Kalkulator (boleh menggunakan HP)
  • Kertas A4 untuk laporan akhir
  • Alat tulis dan penggaris untuk tabel

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kumpulkan seluruh data dari lembar observasi (Kegiatan 2) dan catatan penyesuaian yang dilakukan.
  2. Analisis data secara kritis: bandingkan skor tiap anggota, identifikasi pola kekuatan dan kelemahan kelompok.
  3. Susun laporan analisis yang mencakup: (a) deskripsi singkat aktivitas, (b) data penerapan konsep gerak per anggota, (c) analisis dampak penerapan konsep gerak terhadap perkembangan keterampilan gerak individu dan kelompok, (d) kesimpulan dan rekomendasi perbaikan.
  4. Gunakan data kuantitatif (skor, jumlah percobaan berhasil/gagal) dan kualitatif (deskripsi perilaku gerak) untuk mendukung analisis.
  5. Presentasikan poin utama laporan di depan kelompok lain dalam waktu 3 menit.

Pertanyaan:

1. Buatlah ringkasan data penerapan konsep gerak seluruh anggota kelompok dalam bentuk tabel rekapitulasi, lalu hitung rata-rata skor kelompok untuk setiap konsep gerak.

Ruang tabel jawaban

2. Analisis secara kritis: konsep gerak mana yang paling berdampak positif terhadap keberhasilan permainan kelompokmu? Berikan argumentasi berbasis data.

3. Berdasarkan seluruh analisis, tuliskan rekomendasi latihan spesifik untuk meningkatkan konsep gerak yang masih lemah di kelompokmu. Sertakan alasan mengapa latihan tersebut dipilih.

Tabel rekapitulasi 6 kolom: (1) Nama, (2) Skor Kesadaran Tubuh, (3) Skor Kesadaran Ruang, (4) Skor Upaya, (5) Skor Hubungan, (6) Total + baris rata-rata di bawah. Untuk uraian analisis dan rekomendasi, sediakan ruang minimal 10-12 baris per pertanyaan. Laporan akhir dapat ditulis di kertas A4 terpisah dengan format: Judul, Pendahuluan, Data, Analisis, Kesimpulan & Rekomendasi.

REFLEKSI

1. Dari keempat konsep gerak yang kamu terapkan hari ini, konsep mana yang paling mengubah cara bermainmu? Ceritakan momen spesifik yang membuatmu menyadari pentingnya konsep tersebut.

2. Apa hal paling menantang saat bekerja sama dengan kelompok dalam merancang dan mempraktikkan aktivitas ini? Bagaimana kamu mengatasinya dan apa yang akan kamu lakukan berbeda di lain waktu?

3. Bagaimana pengalaman menganalisis data gerak hari ini bisa kamu terapkan untuk meningkatkan performa dalam aktivitas fisik atau olahraga yang kamu lakukan sehari-hari di luar sekolah?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.