LKPDPertemuan 3Bab 2Fase ESemester 1

LKPD PJOK Kelas 10: Mengembangkan Strategi Gerak Penyerangan dan Bertahan pada Situasi Gerak yang Menantang

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan PJOK kelas 10 dengan topik "Mengembangkan Strategi Gerak Penyerangan dan Bertahan pada Situasi Gerak yang Menantang".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD PJOK Kelas 10: Mengembangkan Strategi Gerak Penyerangan dan Bertahan pada Situasi Gerak yang Menantang

PJOK - Kelas 10

Bab 2 Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

PJOK — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Mengembangkan Strategi Gerak Penyerangan dan Bertahan pada Situasi Gerak yang Menantang

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikMengembangkan Strategi Gerak Penyerangan dan Bertahan pada Situasi Gerak yang Menantang
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengembangkan strategi gerak untuk mendapatkan keberhasilan capaian keterampilan gerak melintasi berbagai situasi gerak yang menantang

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan pembelajaran PJOK.
  • Bentuk kelompok yang terdiri atas 4-5 murid sesuai arahan guru.
  • Bacalah instruksi pada tiap kegiatan dengan cermat dan diskusikan bersama teman satu tim.
  • Lakukan simulasi gerak dengan memperhatikan keselamatan diri dan teman.
  • Tuliskan hasil rancangan strategi gerak dan evaluasi pelaksanaan gerak pada lembar jawaban yang tersedia.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Merancang Strategi Gerak dalam Situasi Gerak yang Menantang

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Cone/kerucut penanda area (4 buah)
  • Bola (sepak bola/basket/futsal)
  • Peluit dan rompi tim

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati situasi tantangan gerak: 'Situasi 3 Lawan 2 pada Area Terbatas' (Tim A terdiri atas 3 penyerang menguasai bola, Tim B terdiri atas 2 pemain bertahan menjaga area gawang mini/garis akhir selebar 8 meter).
  2. Diskusikan dalam kelompok peran apa yang kalian ambil: Tim Penyerang atau Tim Bertahan.
  3. Kembangkan rancangan strategi gerak untuk mencapai keberhasilan gerak (penyerang: gerak membuka ruang dan mengalirkan bola melintasi hadangan; bertahan: gerak menutup jalur operan dan mengisolasi pembawa bola).
  4. Tuliskan rancangan strategi gerak kelompokmu pada tabel yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan situasi 3 lawan 2 di area terbatas, kembangkan 2 langkah strategi gerak bagi tim penyerang untuk berhasil melintasi hadangan 2 pemain bertahan!

2. Kembangkan 2 langkah strategi gerak bagi tim bertahan (2 pemain) agar berhasil menggagalkan pergerakan 3 penyerang di area terbatas!

Tuliskan jawaban dalam bentuk uraian poin-poin langkah taktis gerak (minimal 2 langkah gerak konkret untuk penyerangan dan 2 langkah gerak untuk pertahanan).

Kegiatan 2: Uji Coba dan Penyesuaian Strategi Gerak Lapangan

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Lapangan/area terbuka
  • Bola dan rompi penanda
  • Stopwatch

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Praktikkan rancangan strategi gerak yang telah kalian susun dalam simulasi permainan 3 lawan 2 di lapangan berukuran 8x12 meter selama 2 x 3 menit secara bergantian peran.
  2. Amati hambatan gerak yang muncul saat menghadapi respon lawan yang dinamis.
  3. Lakukan modifikasi/pengembangan strategi gerak seketika ketika strategi awal berhasil dipatahkan oleh tim lawan.
  4. Catat penyesuaian strategi gerak tersebut pada lembar analisis.

Pertanyaan:

1. Isilah tabel modifikasi strategi gerak berikut berdasarkan hasil uji coba langsung di lapangan!

Ruang tabel jawaban

2. Bagaimana kelompokmu mengembangkan strategi gerak ketika jumlah pemain bertahan ditambah menjadi berimbang (3 lawan 3)? Jelaskan perubahan strategi gerak yang dilakukan!

Format tabel 3 kolom: [Situasi Gerak Lapangan | Strategi Gerak Awal | Pengembangan Strategi Gerak Baru], dilanjutkan 1 paragraf penjelasan uraian untuk pertanyaan nomor 2.

Kegiatan 3: Evaluasi dan Transfer Strategi Gerak pada Situasi Berbeda

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Papan strategi/lembar kerja tim
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kaji kembali keberhasilan capaian keterampilan gerak tim selama simulasi penyerangan dan bertahan.
  2. Kembangkan rancangan transfer strategi gerak tersebut ke dalam bentuk permainan invasi/olahraga beregu lainnya yang memiliki situasi gerak serupa (misalnya transisi dari futsal ke bola basket atau bola tangan).
  3. Selesaikan pertanyaan evaluasi strategi gerak dan lakukan refleksi bersama tim.
  4. Kegiatan ini mencakup perumusan transfer strategi, pengisian refleksi diri, serta sesi umpan balik dan penutup pembelajaran.

Pertanyaan:

1. Kembangkan bagan/skema alur strategi gerak transisi cepat dari bertahan ke menyerang (counter-attack) saat tim berhasil merebut bola di area sendiri melintasi tekanan balik lawan!

2. Jika strategi gerak penyerangan ruang kosong ini diterapkan pada situasi permainan bola basket (misal fast break 3 on 2), penyesuaian gerak apa yang harus kalian kembangkan agar capaian angka berhasil diperoleh?

Bagan/langkah alur bertahap (poin 1-4) dan paragraf uraian penjelasan adaptasi gerak.

REFLEKSI

1. Strategi gerak penyerangan atau bertahan mana yang paling efektif membantu timmu melintasi tantangan saat situasi permainan berlangsung ketat?

2. Kesulitan gerak apa yang kelompokmu hadapi saat harus mengubah strategi gerak secara mendadak di lapangan, dan bagaimana kalian mengatasinya?

3. Bagaimana pengalaman mengembangkan strategi gerak hari ini membantumu lebih percaya diri saat menghadapi situasi tak terduga dalam aktivitas fisik lainnya?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.