LKPDPertemuan 2Bab 2Fase ESemester 1

LKPD PJOK Kelas 10: Menerapkan Keterampilan Gerak Spesifik Berbasis Konsep Upaya dan Hubungan pada Situasi Gerak Menantang

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan PJOK kelas 10 dengan topik "Menerapkan Keterampilan Gerak Spesifik Berbasis Konsep Upaya dan Hubungan pada Situasi Gerak Menantang".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD PJOK Kelas 10: Menerapkan Keterampilan Gerak Spesifik Berbasis Konsep Upaya dan Hubungan pada Situasi Gerak Menantang

PJOK - Kelas 10

Bab 2 Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

PJOK — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Menerapkan Keterampilan Gerak Spesifik Berbasis Konsep Upaya dan Hubungan pada Situasi Gerak Menantang

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikMenerapkan Keterampilan Gerak Spesifik Berbasis Konsep Upaya dan Hubungan pada Situasi Gerak Menantang
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menerapkan keterampilan gerak spesifik berbasis konsep gerak di dalam berbagai situasi gerak yang menantang

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah dan lakukan pemanasan dinamis secara mandiri atau bersama kelompok sebelum memulai aktivitas praktik.
  • Bekerjalah bersama kelompok yang telah ditentukan guru untuk melakukan simulasi dan tantangan gerak di lapangan.
  • Fokuskan perhatian pada penerapan konsep upaya (variasi kecepatan/gaya) dan konsep hubungan (interaksi gerak dengan teman, lawan, dan rintangan) pada situasi yang diberikan.
  • Isi lembar kerja ini berdasarkan tindakan nyata yang kalian terapkan selama praktik keterampilan gerak.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Eksplorasi Penerapan Konsep Upaya (Daya dan Kecepatan) pada Rintangan

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Cone/kerucut latihan
  • Rintangan rendah/hurdle mini atau balok busa
  • Peluit dan stopwatch

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Lakukan lintasan gerak kelincahan/rintangan yang dipasang (misal: zig-zag cone berjarak rapat dilanjutkan lari cepat melompati balok/rintangan rendah).
  2. Terapkan keterampilan gerak lokomotor spesifik (lari, melompat, berputar) dengan menyesuaikan upaya gaya (tenaga kuat/ringan) dan kecepatan (cepat/lambat) saat melewati rintangan tersebut.
  3. Catat penerapan tindakan gerak spesifik yang kamu lakukan saat menghadapi rintangan sempit vs rintangan terbuka.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan aksi gerak yang kamu terapkan di lintasan rintangan, bagaimana kamu mengatur upaya daya (kekuatan dorongan kaki) dan kecepatan langkah saat berpindah dari rintangan zig-zag berjarak sempit ke rintangan lompatan terbuka?

Tuliskan uraian penerapan gerak dalam 1 paragraf (3-5 kalimat) yang menjelaskan aksi fisik kaki, pengaturan kecepatan, dan besaran tenaga yang diterapkan saat melintasi rintangan.

Kegiatan 2: Penerapan Gerak Spesifik Berbasis Hubungan (Objek dan Kawan) dalam Situasi 3 lawan 1

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Bola (bola sepak / bola basket / bola tangan)
  • Cone penanda batas lapangan 8x8 meter
  • Rompi pembeda

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuk kelompok beranggotakan 4 orang di dalam area petak 8x8 meter (3 pemain penyerang menjaga penguasaan bola/objek gerak, 1 pemain bertahan merebut).
  2. Terapkan keterampilan gerak manipulatif dan lokomotor spesifik (mengumpan, menerima/mengontrol bola, serta bergerak membuka ruang) dengan memperhitungkan hubungan posisi teman dan lawan.
  3. Lakukan variasi gerak cepat (timing pelepasan dan sudut gerak) untuk mempertahankan situasi agar tidak terhadang lawan.
  4. Tuliskan penerapan keterampilan gerak spesifik yang kalian lakukan ke dalam tabel.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel observasi tindakan gerak kelompokmu saat menerapkan keterampilan operan dan pergerakan tanpa bola dalam situasi 3 lawan 1.

Ruang tabel jawaban

Isi tabel 3 kolom: [Keterampilan Gerak Spesifik | Tantangan yang Dihadapi | Tindakan Penerapan Gerak Berbasis Hubungan].

Kegiatan 3: Penerapan Keterampilan Gerak Spesifik dalam Mini Games Situasi Menantang

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Bola olahraga
  • Cone pembuat gawang mini
  • Rompi 2 warna
  • Peluit

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Lakukan permainan mini modifikasi (misal: 4 lawan 4 dengan aturan sentuhan terbatas maksimal 2 kali sentuh dan gawang kecil).
  2. Terapkan integrasi keterampilan gerak spesifik (akselerasi, deselerasi gerak, passing terarah, dan transisi bertahan/menyerang) di bawah tekanan lawan dan keterbatasan waktu/ruang.
  3. Diskusikan dan tuliskan tindakan penyesuaian gerak yang paling efektif kalian terapkan saat situasi lapangan semakin padat dan menantang.
  4. Lakukan pendinginan bersama, dilanjutkan mengisi refleksi penutup sesi pembelajaran.

Pertanyaan:

1. Dalam kondisi ruang gerak yang sangat dibatasi oleh penjagaan ketat lawan pada mini games, tindakan gerak spesifik apa yang kalian terapkan untuk melepaskan diri dan berhasil mengarahkan objek ke sasaran?

Tuliskan hasil diskusi kelompok berupa 2-3 butir tindakan konkrit penerapan keterampilan gerak yang berhasil dijalankan di lapangan.

REFLEKSI

1. Bagaimana caramu mengendalikan dorongan tenaga dan kecepatan gerak tubuhmu saat harus mengambil keputusan cepat di bawah tekanan lawan?

2. Dalam situasi gerak menantang tadi, apakah posisi tubuh dan pergerakanmu sudah selaras dengan posisi rekan tim serta ruang yang tersedia di lapangan?

3. Aksi penerapan gerak mana yang paling menantang bagimu hari ini, dan apa yang kamu lakukan secara fisik untuk mengatasinya?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.