LKPD PJOK Kelas 10: Pengenalan Empat Konsep Gerak: Kesadaran Tubuh dan Kesadaran Ruang
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 10 dengan topik "Pengenalan Empat Konsep Gerak: Kesadaran Tubuh dan Kesadaran Ruang". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD PJOK Kelas 10: Pengenalan Empat Konsep Gerak: Kesadaran Tubuh dan Kesadaran Ruang
PJOK - Kelas 10
Bab 2 - Pertemuan 1
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) PJOK — Kelas 10 (Fase E) Topik: Pengenalan Empat Konsep Gerak: Kesadaran Tubuh dan Kesadaran Ruang INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Tubuhku, Gerakku – Menjelajahi Kesadaran Tubuh (Body Awareness)Estimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Isilah tabel berikut dengan hasil pengamatan terhadap gerakan yang dilakukan temanmu. Ruang tabel jawaban 2. Pilih satu gerakan yang paling kamu rasakan pengaruhnya pada tubuh. Jelaskan bagaimana kesadaran terhadap bagian tubuh yang kamu gerakkan membantumu melakukan gerakan itu dengan lebih baik. 3. Mengapa kesadaran tubuh (body awareness) penting dalam aktivitas olahraga? Berikan dua alasan disertai contoh nyata di lapangan. Tabel dapat diisi langsung di lembar ini atau di buku catatan dengan format: Nama Gerakan | Bagian Tubuh | Fungsi | Contoh Olahraga. Untuk uraian, tulis jawabanmu dalam paragraf singkat di bawah tabel. Kegiatan 2: Ruang di Sekitarku – Menyelami Kesadaran Ruang (Spatial Awareness)Estimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi tabel berikut dengan jenis kesadaran ruang yang kamu alami tadi dan contoh penerapannya dalam olahraga. Ruang tabel jawaban 2. Saat melakukan instruksi ‘zig-zag’ dalam area terbatas, apa yang harus kamu perhatikan agar tidak bertabrakan dengan teman? Hubungkan dengan konsep kesadaran ruang. 3. Jika kamu seorang pemain bola basket yang sedang dijaga ketat, bagaimana pemahaman tentang kesadaran ruang membantumu melepaskan diri dari penjagaan? Jelaskan dengan menyebut minimal dua aspek kesadaran ruang. Tabel dapat disalin ke buku catatan. Untuk uraian, tulis jawaban dalam bentuk paragraf pendek. Sertakan diagram sederhana rute pergerakanmu pada lembar terpisah jika diminta. Kegiatan 3: Ayo Bergerak Cerdas – Menggabungkan Body & Spatial Awareness dalam PermainanEstimasi: 30 menit (10 menit permainan + 20 menit penyusunan laporan & diskusi) Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Dalam laporan, tuliskan minimal 3 momen yang menunjukkan penggunaan kesadaran tubuh (body awareness) dan 3 momen yang menunjukkan kesadaran ruang (spatial awareness) selama permainan. Tulis dalam tabel terpisah atau poin-poin. Ruang tabel jawaban 2. Berdasarkan pengalamanmu, buatlah daftar 3 tips untuk meningkatkan kesadaran tubuh dan 3 tips untuk meningkatkan kesadaran ruang yang dapat diterapkan dalam latihan olahraga apa pun. Laporan kelompok ditulis dalam satu lembar kertas, mencakup tabel identifikasi momen body & spatial awareness, serta daftar tips. Setiap anggota kelompok wajib menuliskan setidaknya satu poin kontribusi pada laporan. REFLEKSI1. Bagaimana perasaanmu saat kamu benar-benar menyadari setiap gerakan tubuh dan ruang di sekitarmu? Adakah perbedaan rasa percaya diri atau kontrol gerakmu? 2. Di luar jam olahraga, dalam aktivitas sehari-hari (misalnya di koridor sekolah yang ramai, atau saat mengendarai sepeda ke sekolah), mengapa kesadaran ruang dan tubuh sangat penting? 3. Apa satu hal baru tentang ‘kesadaran gerak’ yang akan kamu terapkan mulai hari ini saat berolahraga atau bergerak? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.