LKPDPertemuan 3Bab 1Fase ESemester 1

LKPD PJOK Kelas 10: Menyempurnakan Keterampilan Gerak dengan Berlatih: Latihan Drill, Keterampilan Teknis, Persepsi, dan Pengambilan Keputusan

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 10 dengan topik "Menyempurnakan Keterampilan Gerak dengan Berlatih: Latihan Drill, Keterampilan Teknis, Persepsi, dan Pengambilan Keputusan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD PJOK Kelas 10: Menyempurnakan Keterampilan Gerak dengan Berlatih: Latihan Drill, Keterampilan Teknis, Persepsi, dan Pengambilan Keputusan

PJOK - Kelas 10

Bab 1 - Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

PJOK — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Menyempurnakan Keterampilan Gerak dengan Berlatih: Latihan Drill, Keterampilan Teknis, Persepsi, dan Pengambilan Keputusan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikMenyempurnakan Keterampilan Gerak dengan Berlatih: Latihan Drill, Keterampilan Teknis, Persepsi, dan Pengambilan Keputusan
Alokasi Waktu90 Menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu mengembangkan strategi gerak melalui latihan drill keterampilan teknis dan menerapkannya dalam situasi permainan olahraga yang sesungguhnya.
  2. Murid mampu menganalisis perbedaan antara latihan drill teknis dan latihan yang melibatkan keterampilan persepsi serta pengambilan keputusan dalam situasi gerak nyata.

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai aktivitas pembelajaran.
  • Bacalah setiap instruksi pada Lembar Kerja dengan teliti dan saksama.
  • Lakukan aktivitas fisik dengan mengutamakan keselamatan, sportivitas, dan kerja sama tim.
  • Diskusikan temuan dan pengalamanmu bersama teman kelompok dengan pikiran terbuka.
  • Tanyakan kepada guru jika ada instruksi atau materi yang belum dipahami.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Analisis Situasi: Drill vs Permainan Nyata

Estimasi: 20 Menit

Alat & Bahan:

  • Buku catatan
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati dua situasi berikut dalam pikiranmu atau berdasarkan pengalamanmu: Situasi A (Seorang atlet berlatih menendang/mengoper bola ke arah target diam secara berulang-ulang) dan Situasi B (Seorang atlet menendang/mengoper bola di tengah pertandingan dengan lawan yang aktif bergerak).
  2. Diskusikan dengan teman sebangkumu mengenai perbedaan tekanan, fokus, dan proses berpikir atlet pada kedua situasi tersebut.
  3. Jawablah pertanyaan di bawah ini berdasarkan hasil diskusimu.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan pengamatanmu, siapa yang lebih banyak mengambil keputusan pada saat latihan drill (Situasi A) dibandingkan dengan saat pertandingan nyata (Situasi B)? Jelaskan alasannya.

2. Mengapa latihan drill saja tidak cukup untuk membuat seorang atlet berhasil dalam pertandingan sesungguhnya?

Tuliskan jawabanmu dalam bentuk paragraf singkat pada kotak yang telah disediakan di lembar kerjamu.

Kegiatan 2: Aksi Nyata: Dari Drill Menuju Situasi Menantang

Estimasi: 45 Menit

Alat & Bahan:

  • Bola (basket/futsal/voli sesuaikan dengan ketersediaan)
  • Cone/pembatas area
  • Peluit (untuk guru)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuklah kelompok yang terdiri dari 3 orang.
  2. Lakukan Latihan 1 (Drill Teknis): Dua orang saling melakukan passing (misal: bola basket/futsal) berulang kali sambil bergerak maju sejauh 10 meter. Orang ketiga mengamati.
  3. Lakukan Latihan 2 (Situasi Nyata): Dua orang melakukan passing dari titik awal ke titik akhir, namun kali ini orang ketiga bertugas sebagai 'lawan' (defender) yang aktif berusaha merebut atau menghalangi bola.
  4. Lakukan pergantian peran agar semua anggota kelompok merasakan menjadi pengoper, penerima, dan lawan.
  5. Setelah selesai, berkumpullah dan diskusikan perbedaan yang kalian rasakan saat melakukan Latihan 1 dan Latihan 2.

Pertanyaan:

1. Apa perbedaan utama yang kamu rasakan secara fisik dan mental saat melakukan passing tanpa lawan (Latihan 1) dibandingkan dengan saat ada lawan (Latihan 2)?

Ruang tabel jawaban

2. Keterampilan persepsi (membaca situasi) apa saja yang harus kamu gunakan saat menghadapi lawan di Latihan 2?

Gunakan tabel dua kolom untuk pertanyaan nomor 1 (Kolom 1: Latihan Tanpa Lawan, Kolom 2: Latihan Dengan Lawan). Gunakan format poin-poin untuk pertanyaan nomor 2.

Kegiatan 3: Merancang Strategi Latihan Mandiri

Estimasi: 25 Menit

Alat & Bahan:

  • Kertas plano/HVS
  • Spidol

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Berdasarkan pengalaman pada Kegiatan 2, kalian telah memahami pentingnya menggabungkan keterampilan teknis dan pengambilan keputusan.
  2. Pilihlah satu jenis cabang olahraga yang paling kalian minati di kelompokmu.
  3. Rancanglah satu bentuk aktivitas latihan sederhana yang tidak hanya melatih teknik (drill) tetapi juga melatih keterampilan persepsi dan pengambilan keputusan (seperti simulasi pertandingan kecil).
  4. Tuliskan rancangan tersebut dan presentasikan secara singkat di depan kelompok lain.

Pertanyaan:

1. Tuliskan rancangan latihan kelompokmu! Jelaskan aturan mainnya, jumlah pemain, dan bagaimana latihan tersebut menuntut pemainnya untuk mengambil keputusan.

Tuliskan rancangan latihan dalam bentuk deskripsi terstruktur: 1. Nama Olahraga, 2. Nama Latihan, 3. Aturan Main, 4. Unsur Pengambilan Keputusan.

REFLEKSI

1. Setelah mengikuti pembelajaran hari ini, seberapa penting menurutmu melatih kemampuan 'membaca situasi' (persepsi) dibandingkan hanya sekadar melatih kekuatan fisik atau teknik gerakan?

2. Dalam kehidupan sehari-hari (di luar olahraga), pernahkah kamu menghadapi situasi di mana kamu harus mengambil keputusan cepat yang tidak terduga? Bagaimana pengalaman olahraga hari ini membantumu melatih ketenangan dalam mengambil keputusan tersebut?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.