LKPDPertemuan 4Bab 6Fase ASemester 2

LKPD PJOK Kelas 1: Mengenal Situasi dan Potensi Risiko Keselamatan di Jalan Raya

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 1 dengan topik "Mengenal Situasi dan Potensi Risiko Keselamatan di Jalan Raya". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD PJOK Kelas 1: Mengenal Situasi dan Potensi Risiko Keselamatan di Jalan Raya

PJOK - Kelas 1

Bab 6 - Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

PJOK — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Mengenal Situasi dan Potensi Risiko Keselamatan di Jalan Raya

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikMengenal Situasi dan Potensi Risiko Keselamatan di Jalan Raya
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan situasi dan potensi yang berisiko terhadap keselamatan di jalan raya (menyeberang sembarangan, bermain di tepi jalan, tidak menggunakan helm).
  2. Murid dapat mengidentifikasi perilaku aman saat berada di jalan raya sebagai strategi mencegah cedera dalam kehidupan sehari-hari.

PETUNJUK UMUM

  • Sebelum mulai, doakan dulu agar belajar kita lancar dan menyenangkan!
  • Kerjakan setiap kegiatan dengan hati-hati dan penuh semangat.
  • Boleh bertanya kepada guru jika ada yang tidak dimengerti.
  • Gunakan pensil warna atau krayon untuk kegiatan menggambar.
  • Kerjakan secara jujur — tidak perlu menyalin jawaban teman ya!

KEGIATAN

Kegiatan 1: Ayo Amati dan Temukan! 🔍

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar LKPD bergambar 4 ilustrasi situasi jalan raya
  • Pensil warna atau krayon untuk melingkari gambar
  • Pensil atau pulpen

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan 4 gambar di bawah ini bersama gurumu.
  2. Setiap gambar menunjukkan keadaan di jalan raya.
  3. Diskusikan bersama teman sebangkumu: gambar mana yang menurutmu berbahaya?
  4. Lingkari gambar yang menurutmu berbahaya, lalu ceritakan alasanmu kepada teman.
  5. Setelah berdiskusi, jawab pertanyaan di bawah gambar.

Pertanyaan:

1. Gambar mana saja yang berbahaya? Tuliskan nomor gambarnya di sini.

2. Ceritakan dengan kata-katamu sendiri: mengapa gambar itu berbahaya? Tuliskan 1 kalimat untuk setiap gambar berbahaya.

3. Pernahkah kamu melihat kejadian seperti di gambar itu di dekat rumah atau sekolahmu? Ceritakan kepada teman sebangkumu!

Tulis jawaban nomor 1 di kotak isian. Tulis jawaban nomor 2 di baris-baris bergaris yang tersedia (3 baris untuk 3 gambar berbahaya). Untuk nomor 3, ceritakan secara lisan kepada teman sebangku.

Kegiatan 2: Ayo Pilah dan Tempel! ✂️🧩

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kartu-kartu bergambar perilaku jalan raya (disiapkan guru, 8 kartu per siswa atau per pasang)
  • Lem stick atau selotip
  • Gunting (opsional jika kartu belum dipotong)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Guru akan membagikan kartu-kartu bergambar dan bertuliskan perilaku di jalan raya.
  2. Bacalah atau perhatikan setiap kartu bersama gurumu.
  3. Pilah kartu-kartu itu menjadi dua kelompok: AMAN ✅ dan BERBAHAYA ❌.
  4. Tempelkan kartu-kartu itu di tabel yang sudah tersedia di LKPD-mu.
  5. Setelah selesai, bandingkan hasilmu dengan teman di sebelahmu.
  6. Jika ada perbedaan, diskusikan bersama guru.

Pertanyaan:

1. Tempel kartu-kartu perilaku ke dalam tabel berikut:

✅ PERILAKU AMAN❌ PERILAKU BERBAHAYA
......

Kartu yang tersedia:

  1. Menyeberang di zebra cross,
  2. Bermain bola di tengah jalan,
  3. Memakai helm saat naik motor,
  4. Menyeberang sambil berlari tanpa melihat,
  5. Berjalan di trotoar,
  6. Bermain di tepi jalan raya,
  7. Menunggu lampu hijau untuk pejalan kaki,
  8. Tidak memakai helm saat naik sepeda motor.

2. Dari tabel di atas, tuliskan 2 perilaku aman yang sudah KAMU lakukan saat di jalan!

3. Tuliskan 1 perilaku berbahaya yang pernah kamu lihat orang lain lakukan di jalan, dan tuliskan apa akibat yang bisa terjadi.

Tempel kartu pada tabel dua kolom yang tersedia di lembar LKPD. Tulis jawaban nomor 2 pada 2 baris bergaris. Tulis jawaban nomor 3 pada baris uraian yang tersedia.

Kegiatan 3: Ayo Jadi Pahlawan Keselamatan! 🦸

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil warna atau krayon
  • Pensil atau spidol hitam untuk garis gambar
  • Lembar LKPD dengan dua kotak gambar dan kotak pesan

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kali ini kamu akan membuat 'Poster Mini Keselamatanku' di kotak gambar yang tersedia.
  2. Pilih SALAH SATU situasi berbahaya di jalan raya yang sudah kamu pelajari.
  3. Gambarlah situasi itu, lalu gambarlah perilaku AMAN yang harus dilakukan.
  4. Beri judul postermu dan tuliskan 1 pesan keselamatan pilihanmu.
  5. Setelah selesai, ceritakan postermu kepada teman di depan kelas atau kelompokmu.

Pertanyaan:

1. Gambarlah situasi berbahaya (di kotak kiri) dan perilaku aman (di kotak kanan) pilihanmu di jalan raya. Beri tanda ❌ pada gambar berbahaya dan ✅ pada gambar aman.

Ruang gambar

2. Tuliskan 1 pesan keselamatan untuk poster mini-mu! Contoh: 'Selalu pakai helm ya!' atau 'Seberang di zebra cross!'

3. Ceritakan postermu kepada teman: situasi apa yang kamu gambar, dan mengapa perilaku aman itu penting?

Gambar di dua kotak besar yang tersedia (kotak kiri untuk situasi berbahaya, kotak kanan untuk perilaku aman). Tulis pesan keselamatan di kotak banner di bawah gambar. Presentasikan secara lisan kepada teman.

REFLEKSI

1. Sebutkan satu hal baru yang kamu pelajari hari ini tentang keselamatan di jalan raya. Mengapa hal itu penting menurutmu?

2. Perilaku aman apa yang akan kamu lakukan mulai besok saat berangkat atau pulang sekolah?

3. Jika kamu melihat temanmu bermain di tepi jalan raya, apa yang akan kamu katakan kepadanya?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.