LKPDPertemuan 1Bab 4Fase DSemester 2

LKPD Pendidikan Pancasila Kelas 9: Mengidentifikasi Pentingnya Pelestarian Tradisi dan Kearifan Lokal Daerah sebagai Identitas Nasional

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Pancasila kelas 9 dengan topik "Mengidentifikasi Pentingnya Pelestarian Tradisi dan Kearifan Lokal Daerah sebagai Identitas Nasional".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Pancasila Kelas 9: Mengidentifikasi Pentingnya Pelestarian Tradisi dan Kearifan Lokal Daerah sebagai Identitas Nasional

Pendidikan Pancasila - Kelas 9

Bab 4 Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Pancasila — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Mengidentifikasi Pentingnya Pelestarian Tradisi dan Kearifan Lokal Daerah sebagai Identitas Nasional

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Pancasila
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikMengidentifikasi Pentingnya Pelestarian Tradisi dan Kearifan Lokal Daerah sebagai Identitas Nasional
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengidentifikasi pentingnya pelestarian tradisi, kearifan lokal, dan budaya daerah sebagai identitas nasional dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap teks pengantar dan petunjuk instruksi dengan saksama bersama anggota kelompokmu.
  • Kerjakan setiap tahapan kegiatan secara berurutan sesuai batas waktu yang ditentukan.
  • Tuliskan hasil identifikasi pada format ruang jawaban yang telah disediakan secara cermat dan jelas.
  • Gunakan sumber bacaan Buku Siswa Pendidikan Pancasila Kelas 9 Bab 4 serta pengetahuan lingkungan sekitarmu untuk melengkapi data.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Eksplorasi Awal: Mengidentifikasi Ragam Tradisi dan Kearifan Lokal Daerah

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Pendidikan Pancasila Kelas 9
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati contoh-contoh praktik sosial di berbagai daerah Indonesia yang ada pada teks pemantik berikut: (A) Tradisi Rambu Solo di Toraja, (B) Kearifan Lokal Subak di Bali, (C) Budaya Tari Saman di Aceh.
  2. Identifikasi ciri khas dan nilai utama dari masing-masing bentuk tradisi/kearifan lokal tersebut ke dalam tabel yang disediakan.
  3. Diskusikan bersama teman sebangkumu bentuk tradisi atau kearifan lokal yang ada di lingkungan sekitarmu.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan contoh tradisi Rambu Solo (Toraja), Subak (Bali), dan Tari Saman (Aceh), identifikasilah aspek nilai luhur serta wujud pelestariannya ke dalam tabel klasifikasi!

Ruang tabel jawaban

2. Identifikasilah 1 tradisi atau kearifan lokal yang hidup di sekitar daerah tempat tinggalmu beserta nilai utama yang terkandung di dalamnya!

Tabel 4 Kolom: Kolom 1 (No), Kolom 2 (Nama Tradisi/Kearifan Lokal Daerah), Kolom 3 (Nilai Luhur yang Terkandung), Kolom 4 (Wujud Praktik Pelestarian). Untuk soal nomor 2, sediakan 2 baris isian singkat (Nama Tradisi Lokal dan Nilai Luhur).

Kegiatan 2: Telaah Kritis: Mengidentifikasi Pentingnya Pelestarian sebagai Identitas Nasional

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Buku teks
  • Kertas plano atau lembar kerja murid

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuk kelompok kerja yang terdiri dari 4-5 murid.
  2. Pelajari teks stimulus singkat mengenai peran keragaman budaya daerah sebagai fondasi jati diri bangsa Indonesia dalam pergaulan dunia.
  3. Identifikasi alasan-alasan mendasar mengapa tradisi, kearifan lokal, dan budaya daerah penting dilestarikan sebagai identitas nasional dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.
  4. Kelompokkan hasil identifikasimu ke dalam 3 dimensi pentingnya pelestarian: pemersatu bangsa, pembentuk kepribadian/karakter nasional, dan pembeda dari bangsa lain.

Pertanyaan:

1. Identifikasilah 3 alasan mengapa tradisi dan kearifan lokal daerah sangat penting dilestarikan sebagai identitas nasional dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika!

2. Identifikasilah dampak negatif terhadap identitas nasional apabila kearifan lokal dan tradisi daerah dibiarkan punah atau ditinggalkan oleh generasi muda!

Format isian terstruktur: sediakan 3 kotak bernomor untuk alasan pentingnya pelestarian identitas nasional, dan 1 kotak uraian singkat (4-5 baris) untuk identifikasi dampak kepunahan budaya.

Kegiatan 3: Sintesis dan Perumusan Identitas: Pohon Bhinneka Tunggal Ika

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar bagan pohon
  • Spidol warna/alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bersama kelompokmu, lengkapi bagan 'Pohon Identitas Bhinneka Tunggal Ika'.
  2. Tuliskan hasil identifikasi tradisi/budaya daerah pada bagian 'Akar & Batang' (fondasi), serta alasan pentingnya pelestarian sebagai identitas nasional pada bagian 'Daun & Buah' (hasil/jati diri bangsa).
  3. Tampilkan hasil kerja kelompok di meja masing-masing untuk saling dicermati bersama kelas.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan bagan Pohon Identitas Bhinneka Tunggal Ika yang kalian lengkapi, identifikasilah keterkaitan langsung antara kekayaan tradisi lokal di tingkat daerah dengan kokohnya identitas nasional bangsa Indonesia!

Bagan visual diagram pohon: Bagian bawah (akar/batang) bertuliskan 3 kotak untuk nama tradisi/kearifan lokal daerah, bagian atas (daun/buah) bertuliskan 3 kotak rumusan identifikasi pentingnya pelestarian bagi identitas nasional, dan 1 kolom kesimpulan keterkaitan.

REFLEKSI

1. Setelah mengidentifikasi tradisi dan kearifan lokal dari berbagai daerah, hal baru apa yang membuatmu bangga terhadap identitas nasional bangsa Indonesia?

2. Apakah kamu sudah mengenali kearifan lokal di daerahmu sendiri yang mencerminkan nilai Bhinneka Tunggal Ika? Sebutkan satu contohnya!

3. Mengapa menurutmu generasi muda memiliki peran krusial dalam mengenali dan menjaga tradisi lokal sebagai jati diri bangsa?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.