LKPDPertemuan 3Bab 3Fase DSemester 1

LKPD Pendidikan Pancasila Kelas 9: Praktik Kemerdekaan Berpendapat pada Era Keterbukaan Informasi

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas 9 dengan topik "Praktik Kemerdekaan Berpendapat pada Era Keterbukaan Informasi". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Pancasila Kelas 9: Praktik Kemerdekaan Berpendapat pada Era Keterbukaan Informasi

Pendidikan Pancasila - Kelas 9

Bab 3 - Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Pancasila — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Praktik Kemerdekaan Berpendapat pada Era Keterbukaan Informasi

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Pancasila
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikPraktik Kemerdekaan Berpendapat pada Era Keterbukaan Informasi
Alokasi Waktu2 x 40 menit (1 pertemuan)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mempraktikkan kemerdekaan berpendapat secara bertanggung jawab pada era keterbukaan informasi, antara lain melalui penyampaian aspirasi secara tertulis kepada pemimpin sekolah atau kepala negara.
  2. Murid dapat menunjukkan sikap bijak dalam memanfaatkan media sosial dan platform digital sebagai sarana menyampaikan pendapat yang sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku di masyarakat.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap instruksi dengan saksama sebelum mengerjakan.
  • Kerjakan kegiatan secara berurutan, mulai dari Kegiatan 1 hingga Kegiatan 3.
  • Gunakan bahasa yang sopan dan santun dalam setiap tulisan atau pendapat yang kamu sampaikan.
  • Diskusikan dengan teman kelompokmu jika ada kegiatan yang memerlukan kerja sama.
  • Jujur dan bertanggung jawab dalam menyampaikan pendapat sesuai dengan nilai Pancasila.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mengamati Praktik Berpendapat di Sekitarku

Estimasi: 15 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • LKPD ini

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati lingkungan sekolahmu dengan saksama selama 5-7 menit.
  2. Identifikasi kondisi atau hal-hal yang menurutmu perlu diperbaiki atau ditingkatkan (contoh: kebersihan, fasilitas, tata tertib, kegiatan ekstrakurikuler).
  3. Catat minimal 3 kondisi yang kamu temukan.
  4. Pikirkan alasan mengapa kondisi tersebut perlu mendapat perhatian.
  5. Tuliskan hasil pengamatanmu pada tabel yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel pengamatan kondisi sekolah berikut!

Ruang tabel jawaban

Buatlah tabel dengan 4 kolom: No. | Kondisi yang Diamati | Alasan Perlu Diperbaiki | Usulan Perbaikan. Isi minimal 3 baris.

Kegiatan 2: Menulis Pesan untuk Kepala Sekolah

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Kertas/halaman kosong
  • Kamera HP (opsional untuk dokumentasi)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Berdasarkan hasil pengamatan pada Kegiatan 1, pilih satu kondisi yang paling penting menurutmu untuk disampaikan kepada kepala sekolah.
  2. Buatlah pesan tertulis yang ditujukan kepada kepala sekolah dengan struktur berikut: (a) Salam pembuka, (b) Identitas diri (nama, kelas), (c) Isi pesan/aspirasi yang ingin disampaikan dengan jelas dan sopan, (d) Usulan solusi, (e) Penutup dan ucapan terima kasih.
  3. Gunakan bahasa yang santun, formal, dan mudah dipahami.
  4. Perhatikan etika penulisan: tidak menyinggung atau menyalahkan pihak tertentu, fokus pada solusi.
  5. Tulis pesan dengan rapi, bisa tulis tangan atau diketik.
  6. Jika ada, sertakan dokumentasi foto sebagai bukti pendukung.

Pertanyaan:

1. Tuliskan pesan lengkap untuk kepala sekolah sesuai struktur yang telah dijelaskan!

2. Menurutmu, mengapa penting menyampaikan pendapat dengan bahasa yang santun dan bertanggung jawab?

Tulis pesan pada halaman kosong atau kertas terpisah dengan format surat yang rapi. Untuk pertanyaan nomor 2, tuliskan jawaban dalam 3-5 kalimat.

Kegiatan 3: Etika Berpendapat di Media Sosial dan Platform Digital

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • LKPD ini

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Diskusikan bersama kelompokmu (3-4 orang) tentang pengalaman menggunakan media sosial atau platform digital.
  2. Identifikasi contoh-contoh penyampaian pendapat yang baik dan yang kurang tepat di media sosial.
  3. Buat daftar pedoman atau tips bijak berpendapat di media sosial agar sesuai dengan nilai dan norma masyarakat.
  4. Presentasikan hasil diskusi kelompokmu secara singkat (3-5 menit per kelompok).
  5. Catat hasil diskusi pada format yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Berikan 3 contoh perilaku BIJAK saat berpendapat di media sosial!

2. Berikan 3 contoh perilaku TIDAK BIJAK saat berpendapat di media sosial!

3. Buatlah 5 pedoman 'Etika Berpendapat di Media Sosial' yang bisa diterapkan oleh remaja!

4. Diskusikan: Apa konsekuensi hukum yang bisa terjadi jika seseorang menyampaikan pendapat secara tidak bertanggung jawab di media sosial?

Tuliskan jawaban setiap pertanyaan dengan rapi dalam bentuk poin-poin atau paragraf singkat. Untuk pertanyaan diskusi, catat kesimpulan hasil diskusi kelompok.

REFLEKSI

1. Apa yang kamu rasakan setelah belajar mempraktikkan kemerdekaan berpendapat secara bertanggung jawab? Apakah ada perubahan cara pandangmu dalam menyampaikan pendapat?

2. Pengalaman berharga apa yang kamu peroleh dari kegiatan menulis pesan untuk kepala sekolah? Apakah kamu merasa lebih percaya diri untuk menyampaikan aspirasi?

3. Bagaimana kamu akan menerapkan etika berpendapat di media sosial dalam kehidupan sehari-harimu? Berikan contoh konkret tindakan yang akan kamu lakukan mulai hari ini!

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.