LKPDPertemuan 2Bab 3Fase DSemester 1

LKPD Pendidikan Pancasila Kelas 9: Bentuk-Bentuk Penyampaian Pendapat dan Keterbukaan Informasi Publik

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas 9 dengan topik "Bentuk-Bentuk Penyampaian Pendapat dan Keterbukaan Informasi Publik". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Pancasila Kelas 9: Bentuk-Bentuk Penyampaian Pendapat dan Keterbukaan Informasi Publik

Pendidikan Pancasila - Kelas 9

Bab 3 - Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Pancasila — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Bentuk-Bentuk Penyampaian Pendapat dan Keterbukaan Informasi Publik

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Pancasila
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikBentuk-Bentuk Penyampaian Pendapat dan Keterbukaan Informasi Publik
Alokasi Waktu80 menit
Tipe AktivitasCampuran (individual, berpasangan, dan diskusi kelompok)
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan bentuk-bentuk penyampaian pendapat warga negara secara lisan maupun tulisan beserta etika yang harus diperhatikan dalam menyampaikan pendapat.
  2. Murid dapat menjelaskan konsep keterbukaan informasi publik dan fungsinya sebagai sarana pengawasan publik terhadap penyelenggaraan negara sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

PETUNJUK UMUM

  • Baca setiap petunjuk kegiatan dengan cermat sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan kegiatan secara berurutan dari Kegiatan 1 hingga Kegiatan 3.
  • Kegiatan 1 dikerjakan secara individual, Kegiatan 2 berpasangan, dan Kegiatan 3 dalam kelompok kecil (3–4 orang).
  • Gunakan bahasa Indonesia yang baik, sopan, dan jelas saat menulis jawaban.
  • Jika ada kata atau istilah yang belum dipahami, tanyakan kepada guru sebelum mengerjakan.
  • Tuliskan nama lengkap, kelas, dan tanggal pada bagian atas LKPD ini.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Kenali Cara Bersuara — Mengidentifikasi Bentuk Penyampaian Pendapat

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar LKPD
  • Alat tulis (pulpen/pensil)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan ilustrasi situasi berikut ini dengan saksama.
  2. Baca setiap situasi, lalu tentukan: apakah termasuk penyampaian pendapat secara LISAN atau TULISAN.
  3. Setelah mengisi tabel, jawab pertanyaan analisis yang tersedia.
  4. Kerjakan secara individual selama ± 20 menit.

Pertanyaan:

1. Perhatikan 6 situasi berikut ini. Tentukan bentuk penyampaian pendapatnya (lisan/tulisan), saluran yang digunakan, dan apakah sudah memenuhi etika berpendapat yang baik. Isi tabel di ruang jawaban!

Situasi:
(A) Rina berpidato di depan kelas tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah.
(B) Doni mengirim pesan di grup WhatsApp kelas berisi kritik pedas dan menyebut nama teman dengan kata-kata kasar.
(C) Kelompok mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa damai di depan gedung DPRD dengan membawa spanduk.
(D) Siti menulis surat pembaca di koran daerah tentang kondisi jalan yang rusak di desanya.
(E) Raka berkomentar di media sosial menggunakan kata-kata provokatif terkait isu politik.
(F) Komunitas warga menyampaikan petisi online yang ditandatangani ribuan orang kepada pemerintah daerah.

Ruang tabel jawaban

2. Dari situasi (B) dan (E) yang belum memenuhi etika, tuliskan masing-masing SATU cara memperbaiki penyampaian pendapat agar menjadi etis dan bertanggung jawab!

3. Menurutmu, mengapa etika sangat penting dalam menyampaikan pendapat, bahkan ketika pendapat kita benar? Jelaskan dengan singkat menggunakan kata-katamu sendiri!

Buat tabel 4 kolom dengan header: No. Situasi | Bentuk (Lisan/Tulisan) | Saluran yang Digunakan | Sudah Etis? (Ya/Tidak + Alasan Singkat). Isi 6 baris untuk situasi A–F. Di bawah tabel, sediakan ruang uraian untuk soal nomor 2 dan 3.

Kegiatan 2: Bedah Kasus Nyata — Keterbukaan Informasi Publik dalam Kehidupan Sehari-hari

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar LKPD
  • Alat tulis
  • Buku teks Pendidikan Pancasila Kelas IX (sebagai referensi opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kegiatan ini dikerjakan berpasangan dengan teman sebangku.
  2. Baca mini-kasus yang tersedia dengan teliti.
  3. Diskusikan bersama pasanganmu, lalu tuliskan jawaban bersama.
  4. Gunakan pengetahuan tentang Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik sebagai dasar analisismu.
  5. Kerjakan selama ± 25 menit.

Pertanyaan:

1. Baca mini-kasus berikut:

"Warga Desa Mekarjaya heran karena jalan desa yang dijanjikan akan diperbaiki sejak dua tahun lalu belum juga dikerjakan. Mereka ingin tahu: ke mana anggaran Dana Desa dialokasikan? Pak Budi, salah satu warga, mendatangi kantor desa dan meminta dokumen Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes). Namun, perangkat desa menolak dengan alasan 'itu urusan internal pemerintah desa'."

Berdasarkan kasus di atas, jawab pertanyaan berikut:

  1. Apakah penolakan perangkat desa tersebut sesuai dengan prinsip keterbukaan informasi publik? Jelaskan!
    1. Informasi apa saja yang seharusnya bisa diakses warga berdasarkan UU Keterbukaan Informasi Publik?

2. Lengkapi tabel berikut tentang fungsi keterbukaan informasi publik! Untuk setiap fungsi, berikan satu contoh konkret dari kehidupan nyata di sekitar kalian.

Fungsi yang harus dianalisis:

  1. Sarana pengawasan publik terhadap penyelenggaraan negara
  2. Mendorong partisipasi aktif warga dalam pembangunan
  3. Mencegah praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN)
  4. Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance)
Ruang tabel jawaban

3. Bayangkan kamu adalah warga Desa Mekarjaya. Tuliskan langkah-langkah konkret yang bisa kamu lakukan untuk mendapatkan informasi APBDes yang kamu butuhkan, dengan tetap menggunakan cara yang legal dan etis!

Untuk soal 1: tulis jawaban dalam format paragraf bernomor (a dan b). Untuk soal 2: buat tabel 3 kolom dengan header: No. | Fungsi Keterbukaan Informasi | Contoh Konkret. Isi 4 baris. Untuk soal 3: tulis dalam format langkah bernomor (minimal 4 langkah).

Kegiatan 3: Aku Bersuara! — Merancang Penyampaian Pendapat yang Bertanggung Jawab

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar LKPD
  • Alat tulis
  • Kertas HVS tambahan (jika diperlukan untuk draf)
  • Akses internet/smartphone (opsional, untuk mencari referensi topik)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kegiatan ini dikerjakan dalam kelompok kecil (3–4 orang).
  2. Setiap kelompok memilih SATU topik dari daftar yang tersedia.
  3. Diskusikan dalam kelompok, lalu rancang penyampaian pendapat yang sesuai etika dan prinsip keterbukaan informasi.
  4. Setiap kelompok akan mempresentasikan hasilnya di depan kelas (2–3 menit per kelompok).
  5. Kerjakan selama ± 25 menit (diskusi + persiapan presentasi).
  6. Pastikan seluruh anggota kelompok berkontribusi aktif.

Pertanyaan:

1. Pilih SATU topik berikut yang paling relevan dengan pengalaman kalian sebagai pelajar:
(A) Kondisi fasilitas toilet sekolah yang kurang layak
(B) Kurangnya area hijau/taman di lingkungan sekolah
(C) Penggunaan dana kegiatan OSIS yang belum transparan
(D) Keamanan jalan menuju sekolah yang membahayakan pelajar

Tentukan:

  1. Topik yang dipilih kelompok kalian
    1. Kepada siapa pendapat ini akan disampaikan (sasaran)?

2. Rancang strategi penyampaian pendapat kelompok kalian dengan mengisi kerangka berikut:

  1. Bentuk penyampaian yang dipilih: (lisan: diskusi/pidato/audiensi ATAU tulisan: surat/petisi/artikel majalah sekolah)
    1. Alasan memilih bentuk tersebut (mengapa paling efektif untuk topik dan sasaran kalian?)
    2. Tiga poin utama pendapat yang ingin disampaikan
    3. Dua etika berpendapat yang akan kalian terapkan
    4. Satu informasi publik yang perlu kalian akses terlebih dahulu untuk memperkuat pendapat kalian, dan bagaimana cara mengaksesnya

3. Tuliskan draf singkat penyampaian pendapat kelompok kalian! Jika memilih bentuk LISAN, tulis poin-poin pidato/pernyataan (minimal 5 kalimat utama). Jika memilih bentuk TULISAN, tulis paragraf pembuka surat/petisi (minimal 5 kalimat). Pastikan sudah mencerminkan etika berpendapat yang baik!

4. Setelah merancang penyampaian pendapat kalian, diskusikan: apa hubungan antara keberanian menyampaikan pendapat secara bertanggung jawab dengan prinsip keterbukaan informasi publik dalam mewujudkan pengawasan warga negara terhadap pemerintahan? Tuliskan kesimpulan kelompok kalian!

Soal 1: isian singkat (nama topik dan sasaran). Soal 2: format kerangka bernomor (a–e), tiap poin minimal 1–2 kalimat. Soal 3: draf teks bebas (lisan atau tulisan), minimal 5 kalimat, ditulis di kotak bingkai yang disediakan. Soal 4: paragraf kesimpulan kelompok, minimal 4 kalimat. Cantumkan nama seluruh anggota kelompok di bagian atas.

REFLEKSI

1. Dari kegiatan hari ini, bentuk penyampaian pendapat mana yang menurutmu paling efektif untuk digunakan oleh seorang pelajar SMP dalam situasi nyata? Mengapa kamu berpendapat demikian?

2. Pernahkah kamu atau orang di sekitarmu mengalami situasi di mana informasi dari pemerintah atau lembaga publik sulit didapatkan? Ceritakan pengalamanmu dan bagaimana seharusnya situasi itu ditangani berdasarkan prinsip keterbukaan informasi publik.

3. Setelah mempelajari etika berpendapat dan keterbukaan informasi publik hari ini, satu hal konkret apa yang ingin kamu terapkan dalam kehidupanmu sebagai warga negara muda Indonesia?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.