LKPDPertemuan 1Bab 1Fase DSemester 1

LKPD Pendidikan Pancasila Kelas 9: Semangat Pancasila dalam Kehidupan Bernegara

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas 9 dengan topik "Semangat Pancasila dalam Kehidupan Bernegara". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Pancasila Kelas 9: Semangat Pancasila dalam Kehidupan Bernegara

Pendidikan Pancasila - Kelas 9

Bab 1 - Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Pancasila — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Semangat Pancasila dalam Kehidupan Bernegara

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Pancasila
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikSemangat Pancasila dalam Kehidupan Bernegara
Alokasi Waktu90 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan kedudukan Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup bangsa, dan ideologi negara dalam kehidupan bernegara.
  2. Murid dapat menganalisis penerapan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman moral dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan cermat sebelum mengerjakan.
  • Kerjakan secara individu untuk kegiatan 1 dan 2, lalu berdiskusi kelompok untuk kegiatan 3.
  • Tuliskan jawaban dengan jujur berdasarkan pemahaman dan pengamatanmu sendiri.
  • Manfaatkan pengalamanmu sehari-hari untuk menjawab pertanyaan.
  • Tanyakan kepada guru jika ada hal yang kurang jelas.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menelusuri Jejak Pancasila dalam Kehidupanku

Estimasi: 25 menit

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Renungkan kegiatan yang kamu lakukan dalam satu minggu terakhir, baik di sekolah, rumah, maupun lingkungan sekitar.
  2. Identifikasi minimal 3 kegiatan yang mencerminkan pengamalan nilai-nilai Pancasila.
  3. Tuliskan dalam tabel yang disediakan: kegiatan yang kamu lakukan, sila Pancasila yang terkait, dan alasan keterkaitan tersebut.
  4. Pikirkan: apakah kamu sudah mengamalkan semua sila atau masih ada yang perlu ditingkatkan?

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel berikut dengan pengalamanmu sendiri!

Ruang tabel jawaban

2. Dari 5 sila Pancasila, sila mana yang menurutmu paling mudah diamalkan dalam kehidupan sehari-hari? Jelaskan alasanmu!

3. Sila mana yang menurutmu paling menantang untuk diamalkan? Mengapa?

Sediakan tabel dengan 4 kolom: No. | Kegiatan yang Saya Lakukan | Sila Pancasila yang Terkait | Alasan Keterkaitan (minimal 3 baris). Untuk pertanyaan 2 dan 3, sediakan kotak jawaban masing-masing 5-7 baris.

Kegiatan 2: Pancasila: Lebih dari Sekadar Hafalan

Estimasi: 30 menit

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah uraian singkat berikut dengan saksama.
  2. Pancasila memiliki tiga kedudukan penting: sebagai dasar negara (fondasi hukum dan peraturan), pandangan hidup bangsa (pedoman bersikap dan bertindak), dan ideologi negara (cita-cita dan tujuan bersama).
  3. Pikirkan contoh konkret bagaimana ketiga kedudukan ini terlihat dalam kehidupan nyata di Indonesia.
  4. Jawab pertanyaan dengan memberikan contoh yang spesifik dan relevan dengan kehidupan saat ini.

Pertanyaan:

1. Jelaskan dengan kata-katamu sendiri apa perbedaan antara Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup bangsa, dan ideologi negara!

2. Berikan 1 contoh nyata untuk masing-masing kedudukan Pancasila di bawah ini dalam kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini!

Ruang tabel jawaban

3. Menurutmu, mengapa Pancasila disebut sebagai 'pedoman moral' dalam kehidupan berbangsa dan bernegara? Berikan alasanmu!

Untuk pertanyaan 1 dan 3, sediakan kotak jawaban 7-10 baris. Untuk pertanyaan 2, sediakan tabel 2 kolom: Kedudukan Pancasila | Contoh Nyata dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara (3 baris).

Kegiatan 3: Investigasi Kasus: Pancasila dalam Aksi

Estimasi: 35 menit (diskusi 20 menit + presentasi 15 menit)

Alat & Bahan:

  • Artikel berita atau kasus dari guru (bisa diprint atau ditampilkan di layar)
  • Kertas plano/karton untuk presentasi (opsional)
  • Spidol warna (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuk kelompok beranggotakan 4-5 orang.
  2. Bacalah kasus yang diberikan guru atau pilih salah satu isu aktual di Indonesia (contoh: korupsi pejabat, intoleransi antar agama, kebijakan tidak adil, hoaks di media sosial, kerusakan lingkungan).
  3. Diskusikan dalam kelompok: nilai Pancasila mana yang dilanggar dalam kasus tersebut dan mengapa?
  4. Pikirkan solusi konkret yang bisa dilakukan oleh pemerintah, masyarakat, atau kalian sebagai pelajar untuk mengatasi masalah tersebut sesuai semangat Pancasila.
  5. Presentasikan hasil diskusi kelompokmu di depan kelas (5 menit per kelompok).

Pertanyaan:

1. Kasus apa yang kelompokmu pilih atau dapatkan? Tuliskan ringkasan singkat kasus tersebut!

2. Nilai-nilai Pancasila mana saja yang dilanggar dalam kasus ini? Jelaskan analisis kelompokmu!

3. Apa solusi yang kelompokmu usulkan untuk mengatasi masalah ini sesuai semangat Pancasila? Tuliskan minimal 3 solusi konkret!

4. Sebagai pelajar, apa aksi nyata yang bisa kalian lakukan untuk mewujudkan semangat Pancasila terkait kasus ini?

Sediakan lembar kerja kelompok dengan kotak jawaban untuk setiap pertanyaan (7-10 baris per pertanyaan). Tambahkan ruang untuk nama anggota kelompok di bagian atas.

REFLEKSI

1. Setelah mengikuti pembelajaran hari ini, apa hal baru yang kamu pahami tentang Pancasila dalam kehidupan bernegara?

2. Dari ketiga kegiatan tadi, mana yang paling membuatmu berpikir dan mengapa?

3. Apa satu komitmen konkret yang akan kamu lakukan minggu ini untuk mengamalkan semangat Pancasila? Tuliskan targetmu!

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.