LKPDPertemuan 1Bab 5Fase DSemester 2

LKPD Pendidikan Pancasila Kelas 8: Pengertian dan Konsep Dasar Wawasan Nusantara

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas 8 dengan topik "Pengertian dan Konsep Dasar Wawasan Nusantara". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Pancasila Kelas 8: Pengertian dan Konsep Dasar Wawasan Nusantara

Pendidikan Pancasila - Kelas 8

Bab 5 - Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Pancasila — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Pengertian dan Konsep Dasar Wawasan Nusantara

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Pancasila
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikPengertian dan Konsep Dasar Wawasan Nusantara
Alokasi Waktu80 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan definisi wawasan Nusantara sebagai visi geopolitik nasional yang merekatkan kehidupan bangsa Indonesia dengan wilayah tanah airnya.
  2. Murid dapat mengidentifikasi karakteristik wilayah NKRI yang berbentuk kepulauan dari Sabang sampai Merauke dan dari Miangas sampai Pulau Rote sebagai ruang hidup bangsa Indonesia.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap instruksi dengan cermat sebelum mengerjakan.
  • Kerjakan secara mandiri terlebih dahulu, lalu diskusikan dengan teman kelompokmu.
  • Gunakan pengalaman dan pengamatanmu sehari-hari untuk menjawab pertanyaan.
  • Tuliskan jawabanmu dengan jelas dan lengkap di ruang yang disediakan.
  • Jika ada yang kurang jelas, jangan ragu bertanya kepada guru.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menjelajah Peta Indonesia: Wilayahku, Tanah Airku

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Peta Indonesia (cetak atau digital)
  • Buku siswa Pendidikan Pancasila kelas 8
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati peta Indonesia yang ditampilkan guru atau yang ada di buku.
  2. Identifikasi posisi titik-titik paling ujung wilayah Indonesia: Sabang, Merauke, Miangas, dan Pulau Rote.
  3. Perhatikan bagaimana pulau-pulau dihubungkan oleh lautan.
  4. Diskusikan dengan teman sebangkumu: apa yang menarik dari bentuk wilayah Indonesia?
  5. Jawab pertanyaan-pertanyaan berikut berdasarkan pengamatanmu.

Pertanyaan:

1. Sebutkan letak geografis Indonesia dari ujung barat ke timur dan dari utara ke selatan!

2. Apa yang menghubungkan pulau-pulau di Indonesia? Mengapa ini penting bagi kehidupan bangsa kita?

3. Lengkapi tabel berikut tentang karakteristik wilayah NKRI!

Ruang tabel jawaban

Untuk nomor 3, buat tabel dengan 4 kolom: Bentuk Wilayah | Karakteristik | Keuntungan | Tantangan. Isi setiap kolom berdasarkan hasil pengamatanmu.

Kegiatan 2: Memahami Wawasan Nusantara: Visi Geopolitik Kita

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Buku siswa Pendidikan Pancasila kelas 8
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah teks singkat tentang pengertian Wawasan Nusantara yang ada di buku siswa halaman 141-142.
  2. Pahami bahwa Wawasan Nusantara adalah cara pandang bangsa Indonesia terhadap wilayahnya sebagai satu kesatuan.
  3. Perhatikan kata kunci: visi geopolitik nasional, merekatkan kehidupan bangsa, wilayah tanah air.
  4. Diskusikan dalam kelompok kecil (3-4 orang): mengapa Indonesia memerlukan Wawasan Nusantara?
  5. Jawab pertanyaan-pertanyaan berikut dengan bahasa sendiri.

Pertanyaan:

1. Jelaskan dengan kalimatmu sendiri, apa yang dimaksud dengan Wawasan Nusantara!

2. Mengapa Wawasan Nusantara disebut sebagai 'visi geopolitik nasional'? Apa hubungannya dengan letak geografis Indonesia?

3. Menurut Deklarasi Djuanda 1957, bagaimana seharusnya kita memandang lautan di antara pulau-pulau Indonesia?

Tuliskan jawabanmu dalam bentuk paragraf singkat (3-5 kalimat) untuk setiap pertanyaan uraian. Untuk nomor 3, cukup 1-2 kalimat lengkap.

Kegiatan 3: Aksi Nyata: Wawasan Nusantara dalam Kehidupanku

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas gambar/kertas kosong
  • Spidol warna/pensil warna
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pikirkan: bagaimana konsep Wawasan Nusantara bisa kamu terapkan di lingkungan sekolah dan rumahmu?
  2. Diskusikan bersama kelompokmu: apa tindakan konkret yang bisa dilakukan pelajar SMP untuk merawat keutuhan bangsa dan negara?
  3. Buatlah poster sederhana atau mind map yang menggambarkan hubungan antara karakteristik wilayah Indonesia dan pentingnya Wawasan Nusantara.
  4. Presentasikan hasil karyamu di depan kelas (jika waktu tersedia).
  5. Jawab pertanyaan refleksi berikut secara individu.

Pertanyaan:

1. Berikan 3 contoh perilaku konkret yang dapat kamu lakukan sebagai pelajar untuk mendukung Wawasan Nusantara di lingkungan sekolah!

2. Buatlah gambar sederhana atau diagram yang menunjukkan bagaimana wilayah kepulauan Indonesia (Sabang-Merauke, Miangas-Rote) menjadi satu kesatuan dalam Wawasan Nusantara!

Ruang gambar

3. Diskusikan dalam kelompok: Apa yang akan terjadi jika bangsa Indonesia tidak memiliki Wawasan Nusantara? Tuliskan hasil diskusi kalian!

Nomor 1: tuliskan dalam bentuk poin-poin (1), (2), (3). Nomor 2: gunakan kertas kosong atau ruang gambar yang disediakan, beri label yang jelas. Nomor 3: tuliskan hasil diskusi dalam 1 paragraf (5-7 kalimat).

REFLEKSI

1. Apa hal paling menarik yang kamu pelajari hari ini tentang Wawasan Nusantara?

2. Bagaimana pemahamanmu tentang wilayah Indonesia berubah setelah mempelajari konsep Wawasan Nusantara?

3. Apa komitmenmu sebagai pelajar Indonesia untuk merawat keutuhan bangsa dan negara mulai dari lingkungan terdekatmu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.