LKPDPertemuan 8Bab 4Fase DSemester 2

LKPD Pendidikan Pancasila Kelas 8: Mempromosikan Pelestarian Praktik Tradisi dan Kearifan Lokal Melalui Media Informasi Digital untuk Ranah Global

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Pancasila kelas 8 dengan topik "Mempromosikan Pelestarian Praktik Tradisi dan Kearifan Lokal Melalui Media Informasi Digital untuk Ranah Global".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Pancasila Kelas 8: Mempromosikan Pelestarian Praktik Tradisi dan Kearifan Lokal Melalui Media Informasi Digital untuk Ranah Global

Pendidikan Pancasila - Kelas 8

Bab 4 Pertemuan 8

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Pancasila — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Mempromosikan Pelestarian Praktik Tradisi dan Kearifan Lokal Melalui Media Informasi Digital untuk Ranah Global

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Pancasila
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikMempromosikan Pelestarian Praktik Tradisi dan Kearifan Lokal Melalui Media Informasi Digital untuk Ranah Global
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mempromosikan pelestarian praktik tradisi, kearifan lokal, dan budaya daerah dalam masyarakat global melalui media informasi

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan pembelajaran.
  • Bacalah instruksi pada setiap kegiatan dengan saksama bersama kelompokmu.
  • Gunakan sumber informasi digital atau buku paket yang relevan untuk menggali praktik tradisi dan kearifan lokal Nusantara.
  • Fokuslah pada cara mempromosikan praktik tradisi tersebut kepada masyarakat global melalui media informasi.
  • Selesaikan seluruh tahapan kegiatan secara tepat waktu dan penuh tanggung jawab.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Merancang Pesan Promosi Budaya untuk Khalayak Global

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Pendidikan Pancasila Kelas 8
  • Gawai/perangkat digital dengan akses internet atau modul referensi budaya

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuk kelompok kerja yang terdiri atas 4–5 orang murid.
  2. Pilihlah satu praktik tradisi atau kearifan lokal daerah di Indonesia (misalnya: Tradisi Mitigasi Bencana Smong dari Simeulue, Tradisi Subak dari Bali, atau Tradisi Tenun Ikat Sumba).
  3. Tentukan target masyarakat global yang dituju serta media informasi yang akan digunakan (misalnya: video pendek media sosial, infografis digital, atau poster web bilingual).
  4. Rancang pesan promosi pelestarian yang memuat ajakan pelestarian serta nilai tradisi tersebut bagi dunia dalam tabel yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Isilah tabel rancangan promosi pelestarian tradisi/kearifan lokal berikut dengan menentukan: (a) Nama praktik tradisi/kearifan lokal, (b) Asal daerah, (c) Media informasi yang dipilih, (d) Target khalayak global, dan (e) Kalimat ajakan promosi utama (tagline/slogan bilingual atau bermakna global).

Ruang tabel jawaban

2. Tuliskan 3 butir narasi kunci atau pesan penting yang akan kalian cantumkan dalam media informasi tersebut agar masyarakat global memahami dan mendukung pelestarian tradisi yang kalian pilih!

Tuliskan jawaban pada tabel 5 kolom: [Nama Tradisi | Daerah Asal | Media Informasi | Target Global | Kalimat Promosi (Slogan)] dan cantumkan 3 butir poin narasi di bawah tabel.

Kegiatan 2: Menyusun Draf Konten Media Informasi Promosi Budaya

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas gambar/LKPD
  • Alat tulis dan pensil warna/spidol
  • Aplikasi desain pada gawai (opsional/jika fasilitas mendukung)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Berdasarkan rancangan pada Kegiatan 1, tuangkan pesan promosi kalian ke dalam draf visual media informasi (storyboard video pendek, sketsa infografis digital, atau draf postingan media sosial).
  2. Pastikan konten kalian secara jelas mempromosikan pelestarian tradisi/kearifan lokal kepada audiens internasional.
  3. Sertakan elemen visual utama, teks promosi, dan tagar (hashtag) global yang relevan agar promosi menjangkau khalayak luas.

Pertanyaan:

1. Buatlah draf/sketsa tata letak konten promosi digital kelompokmu yang memperlihatkan: judul konten promosi, visual/gambar utama tradisi, teks ajakan pelestarian untuk masyarakat global, serta tagar (#) promosi!

Ruang gambar

Gambarkan sketsa kotak layout media digital pada kertas/lembar kerja yang disediakan, beri keterangan elemen visual, teks promosi, dan daftar tagar di sisi samping sketsa.

Kegiatan 3: Simulasi Gelar Promosi dan Umpan Balik Antarkelompok

Estimasi: 25 menit (termasuk presentasi singkat, refleksi murid, dan penutup pembelajaran)

Alat & Bahan:

  • Karya draf promosi dari Kegiatan 2
  • Sticky notes atau lembar catatan umpan balik

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pajang draf konten promosi media informasi kelompokmu di meja kelompok atau tayangkan di layar.
  2. Lakukan 'Galeri Berjalan' (Gallery Walk): bagilah kelompok menjadi penjaga stan pameran yang mempromosikan konten dan pengamat yang berkunjung ke stan kelompok lain.
  3. Simulasikan cara kalian mempromosikan tradisi tersebut secara langsung kepada pengunjung internasional.
  4. Berikan tanggapan terhadap efektivitas promosi kelompok rekanmu.

Pertanyaan:

1. Tuliskan hasil tanggapan atau evaluasi terhadap konten promosi dari salah satu kelompok rekanmu: Apakah pesan ajakan pelestarian tradisinya sudah mudah dipahami oleh masyarakat global? Apa masukanmu agar promosinya semakin menarik dan berdampak luas?

Tuliskan dalam bentuk paragraf ulasan evaluatif (3-5 kalimat) pada lembar kerja yang tersedia.

REFLEKSI

1. Bagaimana perasaanmu setelah berhasil merancang media informasi untuk mempromosikan kearifan lokal Indonesia ke ranah global?

2. Menurutmu, mengapa generasi muda memegang peranan penting dalam mempromosikan tradisi dan budaya daerah kepada masyarakat dunia melalui media digital?

3. Tindakan nyata apa yang ingin kamu lakukan di akun media sosial pribadimu untuk terus mempromosikan kekayaan tradisi Nusantara?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.