LKPDPertemuan 2Bab 3Fase DSemester 1

LKPD Pendidikan Pancasila Kelas 7: Macam-Macam Norma dan Hubungan Antarnorma

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas 7 dengan topik "Macam-Macam Norma dan Hubungan Antarnorma". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Pancasila Kelas 7: Macam-Macam Norma dan Hubungan Antarnorma

Pendidikan Pancasila - Kelas 7

Bab 3 - Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Pancasila — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Macam-Macam Norma dan Hubungan Antarnorma

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Pancasila
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikMacam-Macam Norma dan Hubungan Antarnorma
Alokasi Waktu75 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengklasifikasikan macam-macam norma (norma agama, kesusilaan, kesopanan, dan hukum) berdasarkan pengertian, ciri-ciri, sumber, dan sanksinya.
  2. Murid dapat menganalisis hubungan antarnorma dalam mengatur kehidupan bermasyarakat agar tercipta ketertiban dan keharmonisan.

PETUNJUK UMUM

  • Baca setiap petunjuk kegiatan dengan teliti sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan kegiatan secara urut dari Kegiatan 1 hingga Kegiatan 3.
  • Kegiatan 1 dikerjakan secara mandiri, Kegiatan 2 dikerjakan berpasangan, dan Kegiatan 3 dikerjakan dalam kelompok (3–4 orang).
  • Tulis namamu, kelas, dan tanggal pengerjaan di pojok kanan atas lembar ini.
  • Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan sopan saat menulis maupun berdiskusi.
  • Jika ada istilah atau soal yang belum dipahami, tanyakan kepada gurumu.
  • Kerjakan dengan jujur — jawaban terbaikmu jauh lebih berharga daripada jawaban yang disalin!

KEGIATAN

Kegiatan 1: Kenali Normamu! — Menjelajahi 4 Jenis Norma

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • LKPD ini
  • Buku teks Pendidikan Pancasila Kelas 7
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah 4 kartu situasi berikut ini dengan saksama.
  2. Tentukan setiap situasi termasuk contoh norma apa (agama, kesusilaan, kesopanan, atau hukum).
  3. Isilah tabel klasifikasi norma di ruang jawaban berdasarkan pengertian, sumber, ciri-ciri, dan sanksinya.
  4. Setelah mengisi tabel, jawab pertanyaan uraian yang tersedia.
  5. Kerjakan secara mandiri selama 20 menit.

Pertanyaan:

1. Kartu Situasi — Baca dan Tentukan!

Kartu A: Aldo selalu berdoa sebelum makan dan rajin beribadah sesuai agamanya.
Kartu B: Beni menemukan dompet di jalan dan memilih menyerahkannya ke kantor polisi terdekat, bukan mengambil isinya.
Kartu C: Saat berbicara dengan guru, Cinta menggunakan bahasa yang santun dan tidak memotong pembicaraan.
Kartu D: Dimas ditilang polisi karena mengendarai motor tanpa helm dan belum memiliki SIM.

Tentukan: setiap kartu merupakan contoh norma apa? Tuliskan jawabanmu di kolom 'Jenis Norma' pada tabel di bawah!

Ruang tabel jawaban

2. Lengkapi tabel klasifikasi berikut untuk keempat jenis norma!

Kolom tabel:

  1. Jenis Norma |
  2. Pengertian Singkat |
  3. Sumber Norma |
  4. Ciri Khas |
  5. Contoh Sanksi
Ruang tabel jawaban

3. Menurutmu, mengapa norma agama memiliki sanksi yang 'tidak langsung terasa' dibandingkan norma hukum? Jelaskan pendapatmu dalam 2–3 kalimat!

Jawab pertanyaan no. 1–2 dalam tabel 5 kolom: (1) Jenis Norma, (2) Pengertian Singkat, (3) Sumber, (4) Ciri Khas, (5) Contoh Sanksi — buat 4 baris untuk 4 jenis norma. Jawab pertanyaan no. 3 dalam bentuk paragraf pendek (3–4 kalimat).

Kegiatan 2: Detektif Norma — Analisis Kasus Nyata

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • LKPD ini
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kerjakan kegiatan ini bersama satu teman sebangkumu (berpasangan).
  2. Bacalah 3 kasus singkat yang disajikan di bawah ini.
  3. Untuk setiap kasus, diskusikan bersama pasanganmu: norma apa yang dilanggar, apa dampaknya, dan sanksi apa yang paling tepat.
  4. Tuliskan hasil diskusi kalian pada lembar jawaban yang tersedia.
  5. Setelah selesai, satu pasang akan diminta guru mempresentasikan analisis mereka selama 2 menit.
  6. Kerjakan dalam waktu 20 menit.

Pertanyaan:

1. Kasus 1 — 'Si Keras Kepala'
Rio (13 tahun) nekat mengendarai motor ke sekolah meski belum punya SIM. Ia merasa tidak ada yang akan menegurnya karena jalanan sepi.

Analisis:

  1. Norma apa saja yang dilanggar Rio? (bisa lebih dari satu!)
    1. Apa dampak perbuatan Rio bagi dirinya sendiri dan orang lain?
    2. Sanksi apa yang bisa Rio terima sesuai norma yang berlaku?

2. Kasus 2 — 'Salah Tempat'
Saat upacara bendera berlangsung, Wulan sibuk bermain ponsel dan mengobrol dengan temannya. Beberapa siswa lain memandangnya dengan tidak senang.

Analisis:

  1. Norma apa yang dilanggar Wulan?
    1. Mengapa teman-teman memandangnya tidak senang? Kaitkan dengan norma yang berlaku!
    2. Apa yang sebaiknya Wulan lakukan?

3. Kasus 3 — 'Temuan di Kantin'
Saat jam istirahat, Hana menemukan uang Rp50.000 di lantai kantin. Ia tahu uang itu bukan miliknya, tetapi tidak ada yang melihatnya mengambil.

Analisis:

  1. Norma mana yang paling kuat 'berbicara' dalam situasi ini? Jelaskan!
    1. Apakah 'tidak ada yang melihat' membuat tindakan mengambil uang itu menjadi benar? Mengapa?
    2. Jika Hana mengambil uang itu, sanksi apa yang bisa ia terima?

Untuk setiap kasus, tulis jawaban dalam format bernomor: a), b), c). Gunakan kalimat lengkap. Pastikan menyebut nama norma yang relevan secara spesifik.

Kegiatan 3: Jaring Norma — Visualisasi Hubungan Antarnorma

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • LKPD ini
  • Alat tulis (spidol warna/pensil warna jika tersedia)
  • Penggaris (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuklah kelompok beranggotakan 3–4 orang.
  2. Baca teks pendek berikut, lalu diskusikan bersama kelompokmu.
  3. Teks: 'Di Desa Harmoni, warganya saling menghormati, taat beribadah, menjaga sopan santun, dan patuh pada aturan desa. Ketika ada perselisihan, mereka menyelesaikannya dengan musyawarah. Desa ini dikenal damai dan tenteram.'
  4. Buatlah bagan/diagram sederhana yang menggambarkan hubungan antarnorma (agama, kesusilaan, kesopanan, hukum) dalam menciptakan ketertiban dan keharmonisan.
  5. Gunakan panah, kata penghubung, atau simbol untuk menunjukkan bagaimana norma-norma itu saling berhubungan dan melengkapi.
  6. Jawab pertanyaan diskusi kelompok yang tersedia.
  7. Kerjakan dalam waktu 25 menit, termasuk 5 menit untuk presentasi singkat.

Pertanyaan:

1. Buatlah bagan hubungan antarnorma! Tunjukkan:

  • Persamaan tujuan keempat norma tersebut
  • Perbedaan mendasar dari sisi sumber dan sanksinya
  • Bagaimana keempat norma saling melengkapi (gunakan panah atau kata kunci penghubung seperti 'menguatkan', 'melengkapi', 'menjadi dasar')
Ruang gambar

2. Diskusi Kelompok: Bayangkan jika salah satu norma dihapuskan dari masyarakat. Pilih SATU norma, lalu diskusikan: apa yang akan terjadi pada kehidupan masyarakat jika norma itu tidak ada? Tuliskan 3 dampak konkret yang mungkin terjadi!

3. Menurut kelompokmu, norma mana yang paling sulit ditegakkan dalam kehidupan sehari-hari remaja saat ini? Berikan alasan dan contoh nyata yang kalian temui di lingkungan sekitar!

Pertanyaan no. 1: buat bagan/diagram di ruang kosong yang disediakan (minimal 10×15 cm). Beri judul bagan dan legenda jika diperlukan. Pertanyaan no. 2 dan 3: tulis dalam bentuk poin-poin singkat yang jelas.

REFLEKSI

1. Dari keempat jenis norma yang kamu pelajari hari ini, norma mana yang paling sering kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari? Ceritakan satu contoh konkretnya!

2. Pernahkah kamu menyaksikan seseorang melanggar norma di sekitarmu? Tanpa menyebut nama, apa yang terjadi dan bagaimana perasaanmu saat itu?

3. Setelah memahami bahwa keempat norma saling melengkapi, apa satu hal yang ingin kamu lakukan lebih baik mulai besok sebagai warga masyarakat yang bertanggung jawab?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.