LKPDPertemuan 3Bab 7Fase CSemester 2

LKPD Pendidikan Pancasila Kelas 6: Bentuk-Bentuk Gotong Royong di Lingkungan Sekolah dan Masyarakat

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas 6 dengan topik "Bentuk-Bentuk Gotong Royong di Lingkungan Sekolah dan Masyarakat". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Pancasila Kelas 6: Bentuk-Bentuk Gotong Royong di Lingkungan Sekolah dan Masyarakat

Pendidikan Pancasila - Kelas 6

Bab 7 - Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Pancasila — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Bentuk-Bentuk Gotong Royong di Lingkungan Sekolah dan Masyarakat

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Pancasila
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikBentuk-Bentuk Gotong Royong di Lingkungan Sekolah dan Masyarakat
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengidentifikasi berbagai bentuk kegiatan gotong royong (kerja bakti, musyawarah, tanggap bencana, dan lain-lain) yang dilakukan di lingkungan sekolah dan masyarakat sekitar.
  2. Murid dapat menunjukkan sikap menghormati keberagaman dalam kegiatan gotong royong sebagai wujud pengamalan semboyan Bhinneka Tunggal Ika.

PETUNJUK UMUM

  • Baca setiap petunjuk dengan cermat sebelum mengerjakan.
  • Kerjakan setiap kegiatan secara berurutan dari Kegiatan 1 sampai Kegiatan 3.
  • Pada kegiatan diskusi, dengarkan pendapat teman dengan penuh hormat sebelum menyampaikan pendapatmu.
  • Kamu boleh bertanya kepada guru jika ada instruksi yang kurang jelas.
  • Tulis nama lengkap, kelas, dan tanggal pada bagian atas lembar kerja sebelum mulai.
  • Jadikan pengalaman nyata di sekitarmu sebagai sumber inspirasi dalam menjawab.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mengenal Wajah Gotong Royong di Sekitarku

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar LKPD tercetak
  • Pensil atau pulpen
  • Penggaris (untuk tabel)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah teks pendek di bawah ini dengan seksama.
  2. Amati gambar-gambar ilustrasi yang tersedia (jika tersedia di lembar cetak).
  3. Jawab pertanyaan isian dan lengkapi tabel yang tersedia secara mandiri terlebih dahulu.
  4. Setelah selesai, bandingkan jawabanmu dengan teman sebangku dan diskusikan perbedaannya.

Pertanyaan:

1. Bacalah teks berikut:

"Warga RT 05 berkumpul setiap hari Minggu pagi untuk membersihkan selokan dan menanam bunga di depan rumah masing-masing. Pak Ketua RT memimpin kegiatan ini dan semua warga—tua muda, dari berbagai suku—ikut berpartisipasi dengan senang hati."

Kegiatan gotong royong apa yang dilakukan warga RT 05? Tuliskan nama bentuk gotong royong tersebut dan jelaskan ciri-cirinya dalam 2–3 kalimat.

2. Lengkapi tabel berikut dengan informasi yang tepat. Tuliskan nama bentuk gotong royong, di mana biasanya dilakukan (sekolah/masyarakat), dan satu contoh nyata kegiatannya.

NoBentuk Gotong RoyongLingkungan (Sekolah/Masyarakat/Keduanya)Contoh Nyata Kegiatan
1Kerja Bakti......
2Musyawarah......
3Tanggap Bencana......
4Belajar Bersama......
5(isi sendiri)......

3. Dari semua bentuk gotong royong yang kamu tulis di tabel, pilih satu yang pernah kamu ikuti sendiri. Tuliskan: (a) nama kegiatannya, (b) kapan dan di mana kamu ikut, (c) apa perasaanmu setelah mengikutinya.

Jawaban nomor 1 dan 3: tulis dalam bentuk paragraf singkat di kotak isian yang tersedia (minimal 2–3 kalimat). Jawaban nomor 2: isi langsung di kolom tabel yang tersedia.

Kegiatan 2: Bhinneka Tunggal Ika dalam Gotong Royong — Kita Berbeda, Kita Bersatu!

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar LKPD tercetak
  • Pulpen atau spidol warna
  • Kertas HVS kosong untuk coretan diskusi (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kegiatan ini dilakukan dalam kelompok kecil (3–4 orang). Pastikan kelompokmu beragam jika memungkinkan.
  2. Bacalah kasus-kasus yang disajikan dengan cermat.
  3. Diskusikan bersama kelompokmu, lalu tuliskan hasil diskusi di kolom yang tersedia.
  4. Setiap anggota kelompok harus menyampaikan minimal satu pendapat selama diskusi.
  5. Setelah berdiskusi, satu perwakilan kelompok akan memaparkan hasil di depan kelas.

Pertanyaan:

1. Baca tiga kasus berikut, lalu diskusikan:

Kasus A: Saat kerja bakti membersihkan sekolah, Budi menolak bekerja satu kelompok dengan Rani karena Rani berasal dari suku yang berbeda.

Kasus B: Dalam musyawarah kelas, Dewi selalu mendengarkan pendapat semua teman, termasuk teman yang beragama berbeda darinya, sebelum menyimpulkan keputusan bersama.

Kasus C: Ketika ada bencana banjir di desa sebelah, warga dari berbagai latar belakang—petani, pedagang, guru, berbagai suku—bersatu membantu tanpa membeda-bedakan.

Untuk setiap kasus:

  1. Apakah sikap yang ditunjukkan sudah sesuai semboyan Bhinneka Tunggal Ika?
  2. Jika belum, apa yang sebaiknya dilakukan?

2. Sebagai kelompok, buatlah 'Daftar Sikap Gotong Royong Kami' — yaitu minimal 4 sikap konkret yang akan kalian terapkan saat bergotong royong agar semboyan Bhinneka Tunggal Ika benar-benar terasa. Tuliskan dalam bentuk poin-poin singkat yang mudah diingat.

3. Menurutmu, mengapa gotong royong justru menjadi lebih kuat dan bermakna ketika dilakukan oleh orang-orang yang berbeda latar belakang (suku, agama, budaya)? Tulis pendapat kelompokmu dalam 3–4 kalimat.

Nomor 1: gunakan tabel 3 baris (Kasus A, B, C) dengan 2 kolom (Sesuai/Tidak Sesuai + Penjelasan/Saran). Nomor 2: tulis daftar poin bernomor di kotak yang tersedia. Nomor 3: tulis paragraf diskusi kelompok di kotak jawaban uraian.

Kegiatan 3: Aksi Nyata — Merancang Kegiatan Gotong Royong Sekolahku

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar LKPD tercetak
  • Pensil warna atau krayon
  • Spidol hitam untuk outline gambar
  • Penggaris

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kegiatan ini merupakan tugas kreatif individu, tetapi kamu boleh mendapat masukan dari teman.
  2. Bayangkan kamu adalah 'Koordinator Gotong Royong' di sekolahmu.
  3. Pilih SATU masalah nyata di lingkungan sekolah atau masyarakat sekitar yang bisa diselesaikan melalui gotong royong.
  4. Rancang sebuah kegiatan gotong royong sederhana untuk mengatasi masalah tersebut menggunakan panduan di bawah.
  5. Gambar atau tuliskan idemu dengan jelas dan kreatif.

Pertanyaan:

1. Tuliskan masalah nyata yang kamu pilih di lingkungan sekolah atau masyarakat sekitar, lalu jelaskan mengapa masalah itu perlu diselesaikan bersama-sama (bukan sendiri-sendiri).

2. Lengkapi kartu rencana gotong royong berikut:

Komponen RencanaIsimu
Nama KegiatanTujuan Kegiatan
Bentuk Gotong Royong(kerja bakti / musyawarah / tanggap bencana / lainnya)
Siapa yang Terlibat(sebutkan minimal 3 kelompok orang yang berbeda)
Langkah-Langkah Kegiatan(minimal 3 langkah)
Sikap Bhinneka Tunggal Ika yang Diterapkan(minimal 2 sikap)

3. Gambar atau buat sketsa sederhana poster ajakan gotong royong untuk kegiatanmu! Poster harus memuat: (a) judul kegiatan, (b) satu kalimat ajakan yang menarik, (c) gambar yang menunjukkan keberagaman peserta.

Ruang gambar

Nomor 1: tulis uraian di kotak yang tersedia (3–5 kalimat). Nomor 2: isi langsung di kolom-kolom tabel kartu rencana. Nomor 3: gunakan kotak gambar kosong berukuran setengah halaman yang tersedia; boleh menggunakan pensil warna atau spidol.

REFLEKSI

1. Dari kegiatan hari ini, bentuk gotong royong mana yang paling sering kamu temukan di sekitarmu? Mengapa menurutmu kegiatan itu paling banyak dilakukan?

2. Pernahkah kamu merasa ragu atau tidak nyaman bergotong royong dengan seseorang yang berbeda latar belakang darimu? Apa yang akan kamu lakukan berbeda setelah pelajaran hari ini?

3. Bagaimana kamu akan mempraktikkan semboyan 'Bhinneka Tunggal Ika' dalam kegiatan gotong royong yang paling dekat dengan kehidupanmu sehari-hari — baik di sekolah maupun di rumah?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.