LKPD Pendidikan Pancasila Kelas 6: Mengidentifikasi Bentuk Perilaku Gotong Royong Tingkat Sekolah sebagai Wujud Bela Negara
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Pancasila kelas 6 dengan topik "Mengidentifikasi Bentuk Perilaku Gotong Royong Tingkat Sekolah sebagai Wujud Bela Negara".
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Pancasila Kelas 6: Mengidentifikasi Bentuk Perilaku Gotong Royong Tingkat Sekolah sebagai Wujud Bela Negara
Pendidikan Pancasila - Kelas 6
Bab 7 Pertemuan 2
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Pancasila — Kelas 6 (Fase C) Topik: Mengidentifikasi Bentuk Perilaku Gotong Royong Tingkat Sekolah sebagai Wujud Bela Negara INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Menemukan Bukti Gotong Royong di Lingkungan SekolahEstimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Situasi A: Seluruh murid kelas 6 membersihkan ruang kelas dan menata bangku bersama-sama setelah jam pelajaran selesai agar kelas rapi dan nyaman digunakan. Ruang tabel jawaban 2. Situasi B: Doni membiarkan teman piketnya menyapu sendirian karena merasa tugasnya hanya menghapus papan tulis. Ruang tabel jawaban 3. Situasi C: Kelompok belajar yang terdiri dari berbagai suku dan latar belakang bekerja sama menyelesaikan tugas mading sekolah tentang kerukunan. Ruang tabel jawaban 4. Situasi D: Beberapa murid saling membantu menyiapkan tenda dan perlengkapan perkemahan Pramuka sekolah tanpa membeda-bedakan regu. Ruang tabel jawaban Tabel 4 baris dengan 4 kolom: Nomor Situasi | Uraian Situasi | Kategori (Centang: Gotong Royong / Bukan) | Alasan Identifikasi. Kegiatan 2: Mengidentifikasi Perilaku Gotong Royong sebagai Wujud Bela NegaraEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Teks Narasi: 'Setiap hari Jumat, SDN Sukamaju mengadakan kegiatan Jumat Bersih. Rian dan Siti mengumpulkan sampah daun di halaman, sementara Made dan Ahmad membersihkan saluran air. Tidak ada yang bermalas-malasan. Ketika menjelang peringatan hari besar nasional, mereka juga bersama-sama menghias panggung sekolah dengan ornamen nusantara secara rukun tanpa mempermasalahkan perbedaan asal daerah. Mereka saling berbagi tugas dan saling membantu mengangkat meja berat.' Berdasarkan teks tersebut, sebutkan 3 bentuk perilaku gotong royong di sekolah yang berhasil kamu identifikasi! 2. Dari 3 perilaku gotong royong yang kamu temukan, jelaskan keterkaitannya dengan upaya menjaga persatuan sekolah sebagai wujud bela negara! Kolom isian bergaris untuk mencatat 3 bentuk perilaku hasil identifikasi dan kotak uraian penjelasan hubungan gotong royong dengan persatuan/bela negara. Kegiatan 3: Memetakan Bentuk Gotong Royong di Berbagai Area SekolahEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Identifikasi bentuk perilaku gotong royong menjaga persatuan yang dilakukan di ruang kelas beserta pihak yang terlibat! Ruang tabel jawaban 2. Identifikasi bentuk perilaku gotong royong menjaga persatuan yang dilakukan di halaman/taman sekolah beserta pihak yang terlibat! Ruang tabel jawaban 3. Identifikasi bentuk perilaku gotong royong menjaga persatuan yang dilakukan di perpustakaan sekolah beserta pihak yang terlibat! Ruang tabel jawaban Tabel 3 baris: Kolom 1 (Area Sekolah), Kolom 2 (Bentuk Perilaku Gotong Royong Hasil Identifikasi), Kolom 3 (Pihak yang Terlibat). REFLEKSI1. Bentuk gotong royong apa di sekolah yang paling sering kamu lakukan bersama teman-temanmu? 2. Mengapa melakukan gotong royong di sekolah membuat hubungan pertemanan menjadi lebih rukun dan bersatu? 3. Perilaku gotong royong apa yang ingin kamu tingkatkan di sekolah mulai besok sebagai wujud kecintaanmu terhadap persatuan bangsa? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.