LKPDPertemuan 8Bab 6Fase CSemester 2

LKPD Pendidikan Pancasila Kelas 6: Menulis Surat kepada Kepala Daerah: Kontribusi Nyata untuk Provinsi

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas 6 dengan topik "Menulis Surat kepada Kepala Daerah: Kontribusi Nyata untuk Provinsi". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Pancasila Kelas 6: Menulis Surat kepada Kepala Daerah: Kontribusi Nyata untuk Provinsi

Pendidikan Pancasila - Kelas 6

Bab 6 - Pertemuan 8

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Pancasila — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Menulis Surat kepada Kepala Daerah: Kontribusi Nyata untuk Provinsi

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Pancasila
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikMenulis Surat kepada Kepala Daerah: Kontribusi Nyata untuk Provinsi
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menulis surat kepada kepala daerah yang berisi ide atau potensi diri untuk turut berperan membangun provinsi tempat tinggalnya dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
  2. Murid dapat merefleksikan rasa bangga terhadap provinsinya sekaligus menunjukkan sikap menghormati keberagaman provinsi lain sebagai wujud gotong royong dalam bela negara.

PETUNJUK UMUM

  • Baca setiap petunjuk kegiatan dengan seksama sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan setiap kegiatan secara berurutan karena setiap bagian saling berkaitan.
  • Pada kegiatan diskusi, dengarkan pendapat temanmu dengan saksama dan sampaikan pendapatmu dengan sopan.
  • Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam setiap jawaban dan tulisanmu.
  • Jika ada kata atau istilah yang belum kamu mengerti, tanyakan kepada gurumu.
  • Selamat bekerja — suara dan ideamu penting untuk provinsimu!

KEGIATAN

Kegiatan 1: Aku dan Provinsiku — Menggali Potensi Diri

Estimasi: 15 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis (pensil/pulpen)
  • LKPD ini

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bayangkan kamu adalah seorang anak yang sangat mencintai provinsi tempat tinggalmu.
  2. Pikirkan: apa saja keunggulan atau keistimewaan provinsimu? Apa bakat, keahlian, atau ide yang kamu miliki?
  3. Lengkapi tabel di bawah ini secara mandiri terlebih dahulu, lalu bandingkan jawabanmu dengan teman sebangku.
  4. Tidak ada jawaban yang salah — semakin jujur dan kreatif, semakin bagus!

Pertanyaan:

1. Tuliskan nama provinsi tempat tinggalmu dan sebutkan minimal 3 keunggulan atau keistimewaan provinsimu (boleh dari segi alam, budaya, makanan khas, produk unggulan, dll.).

Ruang tabel jawaban

2. Dari keunggulan provinsimu di atas, pilih SATU yang paling membuatmu bangga. Jelaskan mengapa keunggulan itu membuatmu merasa bangga sebagai bagian dari provinsi tersebut.

3. Sekarang pikirkan tentang dirimu sendiri. Tuliskan minimal 2 bakat, kemampuan, atau ide yang kamu miliki dan bisa kamu sumbangkan untuk membangun provinsimu (contoh: pintar menggambar, suka membersihkan lingkungan, punya ide membuat tempat sampah kreatif, dll.).

Ruang tabel jawaban

Isi tabel 3 kolom untuk pertanyaan 1 (Nomor, Keunggulan Provinsi, Penjelasan Singkat) dan tabel 3 kolom untuk pertanyaan 3 (Nomor, Bakat/Kemampuanku, Ide Kontribusiku untuk Provinsi). Untuk pertanyaan 2, tulis uraian minimal 3 kalimat di kotak jawaban yang tersedia.

Kegiatan 2: Suaraku untuk Gubernurku — Menulis Surat Resmi

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis (pensil/pulpen)
  • Kertas bergaris atau kotak surat di LKPD
  • Hasil Kegiatan 1 sebagai referensi

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kamu akan menulis surat resmi kepada Gubernur (atau Kepala Daerah) provinsimu.
  2. Gunakan hasil eksplorasi di Kegiatan 1 sebagai bahan isi suratmu.
  3. Perhatikan struktur surat resmi yang sudah tersedia sebagai panduan — jangan sampai ada bagian yang terlewat.
  4. Gunakan bahasa Indonesia yang sopan, jelas, dan baik. Ingat, kamu sedang menulis kepada pejabat negara!
  5. Tulis draf suratmu di ruang yang tersedia. Setelah selesai, tukar suratmu dengan teman untuk saling memberi masukan.

Pertanyaan:

1. Sebelum menulis, lengkapi rencana suratmu dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut: (a) Apa masalah atau kebutuhan di provinsimu yang ingin kamu sampaikan? (b) Apa ide atau kontribusi konkret yang ingin kamu tawarkan kepada kepala daerah? (c) Apa harapanmu setelah surat ini dibaca?

2. Tulis surat resmimu kepada Gubernur provinsimu! Gunakan struktur berikut sebagai panduan:

  1. Tempat dan Tanggal,
  2. Yth. [nama jabatan dan nama gubernur],
  3. Perihal,
  4. Salam Pembuka,
  5. Paragraf Perkenalan Diri,
  6. Paragraf Isi — sampaikan ide/potensi dirimu untuk provinsi,
  7. Paragraf Harapan/Penutup,
  8. Salam Penutup,
  9. Tanda tangan dan nama terang.

3. Setelah bertukar surat dengan temanmu, tuliskan SATU hal yang paling menarik dari surat temanmu dan SATU saran untuk memperbaikinya.

Pertanyaan 1: Isi kolom perencanaan 3 baris (Masalah/Kebutuhan, Ide Kontribusiku, Harapanku). Pertanyaan 2: Tulis surat di kotak berlaris yang tersedia (minimal 1 halaman penuh). Pertanyaan 3: Tulis di kotak 'Tanggapan Teman' dengan 2 sub-kolom: Hal Menarik dan Saran.

Kegiatan 3: Satu Indonesia, Banyak Kebanggaan — Menghormati Provinsi Lain

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Kartu informasi provinsi (disediakan guru) atau buku teks Pendidikan Pancasila Kelas VI
  • Hasil Kegiatan 1 dan 2 sebagai referensi

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Indonesia memiliki 38 provinsi dengan keunikan dan keistimewaan masing-masing.
  2. Membangga-banggakan provinsimu tidak berarti merendahkan provinsi lain — justru sebaliknya, kita saling menghormati.
  3. Baca kartu provinsi yang disediakan guru (atau informasi singkat di bawah), lalu kerjakan kegiatan berikut bersama kelompokmu (3-4 orang).
  4. Diskusikan bersama, lalu tuliskan kesimpulan kelompokmu.

Pertanyaan:

1. Perhatikan tabel berikut. Pilih 3 provinsi SELAIN provinsimu sendiri. Isi tabel dengan keistimewaan/ciri khas provinsi tersebut dan tuliskan satu hal yang bisa dipelajari atau diapresiasi dari provinsi itu.

Ruang tabel jawaban

2. Diskusikan bersama kelompokmu: Mengapa menghormati dan menghargai keberagaman antar-provinsi merupakan wujud gotong royong dalam bela negara? Tuliskan kesimpulan diskusi kelompokmu dalam 3-5 kalimat.

3. Bayangkan kamu bertemu dengan anak seusiamu dari provinsi lain yang berbeda suku dan budayanya. Apa yang akan kamu lakukan atau katakan untuk menunjukkan rasa hormat dan ketertarikanmu pada provinsi mereka? Tuliskan dalam bentuk percakapan singkat (minimal 4 baris dialog).

Pertanyaan 1: Isi tabel 4 kolom (Nomor, Nama Provinsi, Keistimewaan/Ciri Khas, Yang Bisa Kita Pelajari/Apresiasi) dengan 3 baris isian. Pertanyaan 2: Tulis kesimpulan diskusi kelompok di kotak uraian yang tersedia. Pertanyaan 3: Tulis dialog di kotak berlaris dengan format Nama: dialog, minimal 4 baris bolak-balik.

REFLEKSI

1. Setelah menulis surat kepada Gubernur hari ini, apa satu hal baru yang kamu sadari tentang peran dirimu sebagai bagian dari provinsi dan NKRI? Apakah kamu merasa ide dan potensimu benar-benar bisa membuat perbedaan? Mengapa?

2. Saat kamu mempelajari keistimewaan provinsi lain, bagaimana perasaanmu? Apakah ada provinsi yang membuatmu kagum atau ingin tahu lebih banyak? Apa hubungannya dengan sikap gotong royong dan bela negara?

3. Jika suratmu benar-benar dibaca oleh Gubernur dan ideamu dilaksanakan, apa perubahan nyata yang kamu harapkan terjadi di provinsimu? Apa langkah kecil yang bisa kamu mulai lakukan sekarang, bahkan tanpa menunggu balasan dari Gubernur?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.