LKPDPertemuan 8Bab 6Fase CSemester 2

LKPD Pendidikan Pancasila Kelas 6: Menyajikan Hasil Identifikasi Potensi Daerah dan Keistimewaan Provinsi Tempat Tinggal serta Pengambilan Bukti Peta Giliran 2 (10 Murid)

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Pancasila kelas 6 dengan topik "Menyajikan Hasil Identifikasi Potensi Daerah dan Keistimewaan Provinsi Tempat Tinggal serta Pengambilan Bukti Peta Giliran 2 (10 Murid)".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Pancasila Kelas 6: Menyajikan Hasil Identifikasi Potensi Daerah dan Keistimewaan Provinsi Tempat Tinggal serta Pengambilan Bukti Peta Giliran 2 (10 Murid)

Pendidikan Pancasila - Kelas 6

Bab 6 Pertemuan 8

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Pancasila — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Menyajikan Hasil Identifikasi Potensi Daerah dan Keistimewaan Provinsi Tempat Tinggal serta Pengambilan Bukti Peta Giliran 2 (10 Murid)

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Pancasila
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikMenyajikan Hasil Identifikasi Potensi Daerah dan Keistimewaan Provinsi Tempat Tinggal serta Pengambilan Bukti Peta Giliran 2 (10 Murid)
Alokasi Waktu2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menunjukkan sebaran wilayah provinsi-provinsi di Indonesia sebagai bagian dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia pada peta
  2. Menyajikan hasil identifikasi karakteristik wilayah provinsi tempat tinggal sebagai bagian dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Bacalah instruksi pada setiap kegiatan dengan cermat dan teliti.
  • Gunakan peta Indonesia dan lembar kerja yang disediakan untuk menyelesaikan tugas.
  • Bekerjasamalah secara tertib dan ikuti giliran unjuk kerja di depan kelas dengan percaya diri.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menunjukkan Sebaran Wilayah Provinsi pada Peta Indonesia

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Peta dinding wilayah NKRI berbatas provinsi
  • Peta buta/atlas Indonesia
  • Alat tulis dan lembar kerja

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati peta sebaran kepulauan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang dibagikan atau dipajang di kelas.
  2. Cermati pulau-pulau besar dan sebaran batas wilayah provinsi di dalamnya.
  3. Bagi 10 murid yang terjadwal pada giliran 2, maju ke depan kelas secara bergantian untuk menunjukkan letak provinsi yang diminta pada peta dinding/digital.
  4. Bagi seluruh murid di meja, lengkapi identifikasi sebaran letak 5 provinsi target pada tabel yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Tunjukkan pulau induk dan letak geografis sebaran dari 5 provinsi berikut dalam wilayah NKRI:

  1. Aceh,
  2. Kalimantan Timur,
  3. Jawa Timur,
  4. Sulawesi Selatan, dan
  5. Papua Barat Daya!
Ruang tabel jawaban

Tabel 5 baris dengan 3 kolom: Kolom 1 (Nama Provinsi), Kolom 2 (Terletak di Pulau), Kolom 3 (Arah/Posisi Sebaran di Peta NKRI).

Kegiatan 2: Menyusun Karakteristik Wilayah Provinsi Tempat Tinggal

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Pendidikan Pancasila Kelas 6 Bab 6
  • Catatan hasil observasi/identifikasi provinsi
  • Pena/alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Fokuslah pada provinsi tempat tinggalmu saat ini sebagai bagian tak terpisahkan dari NKRI.
  2. Identifikasi dan tuliskan karakteristik penting wilayah provinsimu yang mencakup: kondisi fisik alam/letak, kekhasan potensi sumber daya atau budaya, dan keistimewaan/peran khusus provinsi tersebut di Indonesia.
  3. Susun hasil identifikasimu ke dalam format kartu karakteristik provinsi secara jelas dan terstruktur.

Pertanyaan:

1. Tuliskan karakteristik fisik wilayah provinsi tempat tinggalmu (ibu kota provinsi, batas wilayah pulau/laut, dan kenampakan alam utamanya)!

2. Sajikan potensi daerah dan keistimewaan atau ciri khas yang menonjol dari provinsi tempat tinggalmu dalam kerangka NKRI!

Format Kartu Karakteristik Wilayah: Bagian A berupa kolom isian data fisik wilayah (Ibu Kota, Batas Wilayah, Bentang Alam); Bagian B berupa kotak uraian terstruktur untuk menyajikan potensi daerah dan keistimewaan wilayah.

Kegiatan 3: Penyajian Hasil Identifikasi dan Unjuk Bukti Peta

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Peta NKRI
  • Lembar penilaian/rubrik unjuk kerja
  • Lembar kerja peserta didik

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sajikan hasil identifikasi karakteristik wilayah provinsi tempat tinggalmu secara lisan dan tertulis di hadapan kelas/kelompok.
  2. Tunjukkan secara tepat posisi provinsi tempat tinggalmu dan provinsi tetangganya pada peta.
  3. Siswa lain menyimak dan mencatat keterhubungan wilayah provinsi tersebut sebagai satu kesatuan wilayah NKRI.
  4. Kegiatan ini mencakup pelaksanaan demonstrasi unjuk peta Giliran 2, umpan balik dari guru, pengisian refleksi bersama, dan penutupan pembelajaran.

Pertanyaan:

1. Sajikan simpulan bagaimana provinsi tempat tinggalmu saling melengkapi dengan provinsi-provinsi lainnya dalam satu kesatuan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia!

Kotak simpulan penyajian (4-5 baris) yang memuat narasi kesatuan karakteristik provinsi tempat tinggal dalam kerangka NKRI.

REFLEKSI

1. Apakah kamu sudah dapat menemukan dan menunjukkan letak provinsimu serta provinsi lain pada peta Indonesia dengan cepat dan tepat?

2. Apa hal paling membanggakan dari karakteristik dan potensi wilayah provinsimu yang memperkaya persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia?

3. Bagaimana perasaanmu setelah berhasil menyajikan informasi tentang provinsimu di depan teman-teman?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.