LKPD Pendidikan Pancasila Kelas 6: Mengidentifikasi Provinsi-Provinsi di Indonesia pada Peta
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas 6 dengan topik "Mengidentifikasi Provinsi-Provinsi di Indonesia pada Peta". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Pancasila Kelas 6: Mengidentifikasi Provinsi-Provinsi di Indonesia pada Peta
Pendidikan Pancasila - Kelas 6
Bab 6 - Pertemuan 3
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Pancasila — Kelas 6 (Fase C) Topik: Mengidentifikasi Provinsi-Provinsi di Indonesia pada Peta INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Kenali Pulau dan Provinsinya!Estimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi tabel berikut dengan nama provinsi dan pulau tempatnya berada. Temukan minimal 10 provinsi dari minimal 4 pulau berbeda! Ruang tabel jawaban 2. Dari 38 provinsi di Indonesia, pulau manakah yang memiliki jumlah provinsi paling banyak? Mengapa menurutmu hal itu bisa terjadi? 3. Provinsi tempat tinggalmu berada di pulau apa? Tuliskan nama provinsimu dan sebutkan 2 provinsi lain yang berbatasan atau berada di pulau yang sama! Tabel 3 kolom: Nomor Urut | Nama Provinsi | Nama Pulau. Sediakan 12 baris isian. Di bawah tabel, tersedia 2 kotak uraian untuk nomor 2 dan nomor 3. Kegiatan 2: Ayo Berlomba Menempel Provinsi!Estimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Provinsi mana yang paling mudah kamu temukan letaknya pada peta? Mengapa provinsi itu mudah dikenali? 2. Provinsi mana yang paling sulit kamu temukan? Strategi apa yang kamu gunakan untuk akhirnya menemukan letaknya? 3. Perhatikan peta yang sudah ditempel kartu provinsinya. Diskusikan bersama kelompok: mengapa penting bagi kita sebagai warga negara Indonesia untuk mengetahui letak provinsi-provinsi di Indonesia? Tiga kotak uraian masing-masing berukuran 4–5 baris. Tambahkan kolom catatan kelompok di bagian bawah: 'Kesimpulan diskusi kelompok kami:' dengan ruang 3 baris. Kegiatan 3: Peta Buta Indonesia — Tantangan Mandiriku!Estimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi peta buta berikut! Tuliskan nama provinsi yang tepat pada 10 kotak/nomor yang sudah ditandai guru. (Nomor pada peta mewakili: 1=Aceh, 2=Sumatera Utara, 5=DKI Jakarta, 8=Jawa Timur, 10=Kalimantan Timur, 15=Sulawesi Selatan, 20=Bali, 25=Maluku, 30=Papua Barat, 38=Papua Pegunungan — guru dapat menyesuaikan nomor sesuai peta yang digunakan) Ruang gambar 2. Setelah melengkapi peta, tuliskan 5 provinsi yang berhasil kamu tulis dengan benar beserta pulaunya. Tandai dengan bintang ⭐ provinsi yang menurutmu paling unik letaknya! Ruang tabel jawaban 3. Menurutmu, apa hubungan antara provinsi-provinsi yang tersebar di berbagai pulau itu dengan konsep Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)? Tuliskan pendapatmu dalam 2–3 kalimat. Gambar peta buta Indonesia dengan 10–15 kotak bernomor yang harus diisi. Di bawah peta: tabel 3 kolom untuk nomor 2 (5 baris isian), dan kotak uraian 4 baris untuk nomor 3. REFLEKSI1. Dari 38 provinsi di Indonesia, berapa banyak yang sudah kamu ketahui letaknya hari ini? Provinsi mana yang paling berkesan bagimu dan mengapa? 2. Bagaimana perasaanmu saat mengetahui bahwa provinsimu adalah bagian dari wilayah NKRI yang luas? Apa yang ingin kamu lakukan untuk ikut menjaga keutuhan NKRI? 3. Hal baru apa yang kamu pelajari hari ini tentang Indonesia? Adakah sesuatu yang membuatmu ingin tahu lebih jauh tentang provinsi-provinsi di Indonesia? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.