LKPDPertemuan 6Bab 5Fase CSemester 2

LKPD Pendidikan Pancasila Kelas 6: Gotong Royong sebagai Wujud Menghormati Perbedaan Budaya dan Agama

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas 6 dengan topik "Gotong Royong sebagai Wujud Menghormati Perbedaan Budaya dan Agama". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Pancasila Kelas 6: Gotong Royong sebagai Wujud Menghormati Perbedaan Budaya dan Agama

Pendidikan Pancasila - Kelas 6

Bab 5 - Pertemuan 6

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Pancasila — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Gotong Royong sebagai Wujud Menghormati Perbedaan Budaya dan Agama

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Pancasila
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikGotong Royong sebagai Wujud Menghormati Perbedaan Budaya dan Agama
Alokasi Waktu2 x 35 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menunjukkan perilaku gotong royong lintas budaya dan agama di lingkungan sekolah dan masyarakat sebagai wujud menjaga persatuan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.
  2. Murid dapat mengaitkan semboyan Bhinneka Tunggal Ika dengan praktik gotong royong antarwarga yang berbeda budaya dan agama di wilayah kabupaten/kota atau provinsi tempat tinggal mereka.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap instruksi dengan cermat sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan dengan jujur berdasarkan pengamatan dan pengalaman kalian sendiri.
  • Diskusikan dengan teman saat ada kegiatan kelompok, dengarkan pendapat semua anggota.
  • Tuliskan jawaban dengan rapi dan lengkap di tempat yang disediakan.
  • Jika ada yang kurang jelas, tanyakan kepada guru.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mengenal Gotong Royong Lintas Budaya dan Agama di Sekitarku

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Pengalaman atau hasil pengamatan di lingkungan sekitar

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati lingkungan di sekitar tempat tinggal atau sekolahmu.
  2. Ingat-ingat kejadian gotong royong yang pernah kamu lihat atau alami, terutama yang melibatkan warga dari budaya atau agama berbeda.
  3. Tuliskan paling sedikit 2 contoh kegiatan gotong royong tersebut dalam tabel yang tersedia.
  4. Jelaskan siapa saja yang terlibat dan bagaimana mereka bekerja sama meskipun berbeda latar belakang.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel berikut berdasarkan pengamatan atau pengalamanmu tentang gotong royong lintas budaya dan agama di lingkungan sekitar!

Ruang tabel jawaban

2. Menurutmu, mengapa gotong royong dapat mempersatukan orang-orang yang berbeda budaya dan agama?

Tabel dengan 5 kolom: No, Kegiatan Gotong Royong, Siapa yang Terlibat (budaya/agama), Bagaimana Pelaksanaannya, Manfaat bagi Persatuan. Sediakan 2-3 baris kosong. Untuk pertanyaan uraian, sediakan 5-7 baris.

Kegiatan 2: Mengaitkan Bhinneka Tunggal Ika dengan Praktik Gotong Royong

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Informasi dari pengalaman, berita lokal, atau wawancara dengan orang tua/tokoh masyarakat

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Baca kembali tentang makna semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang sudah kalian pelajari sebelumnya.
  2. Pilih salah satu contoh gotong royong dari Kegiatan 1 atau cari contoh baru dari wilayah kabupaten/kota atau provinsimu.
  3. Analisis bagaimana kegiatan gotong royong tersebut mencerminkan nilai Bhinneka Tunggal Ika.
  4. Diskusikan dengan teman sebangku sebelum menuliskan jawabanmu.

Pertanyaan:

1. Tuliskan semboyan Bhinneka Tunggal Ika dan artinya!

2. Pilih satu contoh gotong royong lintas budaya atau agama di wilayah kabupaten/kota atau provinsimu. Jelaskan kegiatan tersebut!

3. Bagaimana kegiatan gotong royong yang kamu jelaskan mencerminkan nilai Bhinneka Tunggal Ika? Jelaskan kaitannya!

Pertanyaan 1: 2-3 baris. Pertanyaan 2: 5-7 baris dengan contoh konkret dari daerahmu. Pertanyaan 3: 6-8 baris untuk analisis keterkaitan.

Kegiatan 3: Aksi Nyata: Merencanakan Gotong Royong di Sekolah

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Kertas untuk diskusi kelompok (opsional)
  • Kreativitas dan pengalaman siswa

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuk kelompok terdiri dari 4-5 orang dengan anggota yang beragam (berbeda suku, budaya, atau agama jika memungkinkan).
  2. Diskusikan bersama kelompok untuk merancang satu kegiatan gotong royong yang bisa dilakukan di sekolah dan melibatkan seluruh warga sekolah tanpa membedakan latar belakang.
  3. Buat rencana sederhana yang mencakup nama kegiatan, tujuan, siapa yang terlibat, langkah pelaksanaan, dan manfaatnya bagi persatuan.
  4. Presentasikan rencana kelompokmu di depan kelas jika diminta guru.

Pertanyaan:

1. Buatlah rencana kegiatan gotong royong di sekolah yang melibatkan seluruh warga sekolah dengan latar belakang berbeda!

Ruang tabel jawaban

2. Bagaimana kegiatan yang kalian rencanakan dapat mewujudkan nilai gotong royong dan persatuan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika?

3. Apa komitmen pribadi yang akan kamu lakukan untuk mempraktikkan gotong royong lintas budaya dan agama di sekolah dan masyarakat?

Pertanyaan 1: Tabel dengan kolom Nama Kegiatan, Tujuan, Siapa yang Terlibat, Langkah Pelaksanaan, Manfaat bagi Persatuan. Pertanyaan 2: 5-7 baris untuk hasil diskusi kelompok. Pertanyaan 3: 6-8 baris untuk komitmen pribadi.

REFLEKSI

1. Apa hal paling berkesan yang kamu pelajari tentang gotong royong lintas budaya dan agama hari ini?

2. Bagaimana perasaanmu setelah belajar bahwa gotong royong dapat mempersatukan orang-orang yang berbeda?

3. Apa yang akan kamu lakukan mulai besok untuk menjadi pribadi yang lebih menghargai perbedaan dan aktif bergotong royong?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.