LKPDPertemuan 6Bab 4Fase CSemester 1

LKPD Pendidikan Pancasila Kelas 6: Menerapkan Kesepakatan Bersama Hasil Musyawarah dalam Kegiatan Belajar di Sekolah

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Pancasila kelas 6 dengan topik "Menerapkan Kesepakatan Bersama Hasil Musyawarah dalam Kegiatan Belajar di Sekolah".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Pancasila Kelas 6: Menerapkan Kesepakatan Bersama Hasil Musyawarah dalam Kegiatan Belajar di Sekolah

Pendidikan Pancasila - Kelas 6

Bab 4 Pertemuan 6

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Pancasila — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Menerapkan Kesepakatan Bersama Hasil Musyawarah dalam Kegiatan Belajar di Sekolah

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Pancasila
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikMenerapkan Kesepakatan Bersama Hasil Musyawarah dalam Kegiatan Belajar di Sekolah
Alokasi Waktu2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menerapkan kesepakatan bersama hasil musyawarah dalam lingkungan sekolah

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Bacalah setiap instruksi dan skenario situasi di sekolah dengan teliti.
  • Bekerjasamalah dengan tertib saat berdiskusi dan kerjakan tugas secara sungguh-sungguh.
  • Fokuskan jawaban kalian pada tindakan nyata dalam menerapkan kesepakatan bersama hasil musyawarah di sekolah.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menentukan Tindakan Nyata Penerapan Kesepakatan Kelas

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Buku tulis/lembar kerja
  • Alat tulis (pulpen/pensil)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati 3 butir kesepakatan bersama yang telah dihasilkan melalui musyawarah kelas di bawah ini: (A) Menjaga kebersihan dan kerapian ruang kelas selama belajar, (B) Bergantian berbicara dan mendengarkan saat diskusi kelas, (C) Mengembalikan perlengkapan belajar bersama ke tempat semula.
  2. Tentukan 1 bentuk tindakan konkret yang harus kalian lakukan untuk menerapkan masing-masing kesepakatan tersebut dalam kegiatan sehari-hari di sekolah.
  3. Tuliskan tindakan penerapan kalian pada format tabel yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan kesepakatan A (Menjaga kebersihan dan kerapian ruang kelas), apa tindakan konkret yang kamu terapkan saat melihat sampah kertas berserakan di bawah meja belajarmu?

2. Berdasarkan kesepakatan B (Bergantian berbicara dan mendengarkan), apa tindakan konkret yang kamu terapkan ketika teman sedang menyampaikan pendapatnya di depan kelas?

3. Berdasarkan kesepakatan C (Mengembalikan perlengkapan belajar bersama), apa tindakan konkret yang kamu terapkan setelah selesai memakai gunting dan lem milik sudut baca/kelas?

Tuliskan jawaban pada tabel 3 kolom berikut: Kolom 1 (No. Kesepakatan), Kolom 2 (Rumusan Kesepakatan), Kolom 3 (Tindakan Penerapan Nyata Murid).

Kegiatan 2: Studi Kasus: Menyelesaikan Situasi Sekolah Sesuai Kesepakatan Bersama

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja peserta didik
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah dua skenario situasi belajar di sekolah berikut bersama teman sebangku.
  2. Skenario 1: Saat jam istirahat selesai, kelompok belajar Dimas belum merapikan buku ensiklopedia perpustakaan yang dipinjam ke kelas, padahal ada kesepakatan kelas bahwa kelas harus bersih sebelum pelajaran berikutnya dimulai.
  3. Skenario 2: Dalam kerja kelompok matematika, Rani tidak setuju dengan cara pembagian tugas kelompok yang sudah disepakati bersama secara musyawarah kemarin, lalu ia memilih diam dan tidak mau mengerjakan tugas bagiannya.
  4. Tentukan langkah tindakan penerapan kesepakatan yang tepat untuk masing-masing skenario agar kesepakatan musyawarah tetap terlaksana.

Pertanyaan:

1. Pada Skenario 1, bagaimana tindakan yang seharusnya diterapkan oleh Dimas dan anggota kelompoknya untuk mematuhi kesepakatan bersama?

2. Pada Skenario 2, bagaimana tindakan penerapan kesepakatan yang harus diambil oleh Rani dan teman-teman sekelompoknya?

Tuliskan uraian solusi tindakan dalam format paragraf singkat (masing-masing 2-3 kalimat) pada kolom Skenario 1 dan Skenario 2 yang disediakan.

Kegiatan 3: Simulasi Penerapan Komitmen Kesepakatan Belajar di Sekolah

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja komitmen murid
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pilihlah salah satu aturan/kesepakatan hasil musyawarah yang berlaku di sekolahmu (misalnya: aturan antre mencuci tangan/wudu, aturan tertib di perpustakaan, atau jadwal piket kelas).
  2. Tuliskan rencana aksi nyata yang akan kamu terapkan mulai hari ini saat kegiatan belajar berlangsung.
  3. Tuliskan kendala yang mungkin dihadapi dan tindakan nyata untuk tetap mematuhi kesepakatan tersebut.

Pertanyaan:

1. Sebutkan 1 aturan/kesepakatan hasil musyawarah sekolah/kelas yang kamu pilih beserta 2 tindakan penerapan langsung yang kamu lakukan hari ini!

Ruang tabel jawaban

2. Jika ada godaan untuk melanggar kesepakatan tersebut (misalnya merasa lelah atau diajak bermain saat jam piket), tindakan apa yang kamu pilih untuk membuktikan penerapan komitmenmu?

Isilah format kartu komitmen tindakan: (1) Nama Aturan/Kesepakatan, (2) Tindakan Penerapan Nyata Hari Ini, (3) Tindakan Mengatasi Godaan Pelanggaran.

REFLEKSI

1. Dari kesepakatan hasil musyawarah di kelas, tindakan mana yang paling mudah dan paling menantang untuk kamu terapkan sehari-hari?

2. Mengapa kita harus tetap menerapkan keputusan hasil musyawarah meskipun ada bagian keputusan yang awalnya tidak sesuai dengan keinginan pribadi kita?

3. Perubahan sikap apa yang akan kamu lakukan mulai besok agar menjadi murid yang lebih bertanggung jawab dalam menerapkan kesepakatan sekolah?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.