LKPDPertemuan 2Bab 4Fase CSemester 1

LKPD Pendidikan Pancasila Kelas 6: Musyawarah untuk Mufakat dan Hubungannya dengan Sila Keempat Pancasila

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas 6 dengan topik "Musyawarah untuk Mufakat dan Hubungannya dengan Sila Keempat Pancasila". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Pancasila Kelas 6: Musyawarah untuk Mufakat dan Hubungannya dengan Sila Keempat Pancasila

Pendidikan Pancasila - Kelas 6

Bab 4 - Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Pancasila — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Musyawarah untuk Mufakat dan Hubungannya dengan Sila Keempat Pancasila

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Pancasila
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikMusyawarah untuk Mufakat dan Hubungannya dengan Sila Keempat Pancasila
Alokasi Waktu3 x 35 menit (1 pertemuan)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menghubungkan prinsip musyawarah untuk mufakat dengan nilai sila keempat Pancasila (Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan).
  2. Murid dapat membedakan musyawarah dengan pemungutan suara dan menjelaskan mengapa musyawarah mengutamakan kebijaksanaan demi kepentingan bersama.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan saksama sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan secara berurutan dari Kegiatan 1 sampai Kegiatan 3.
  • Jawablah pertanyaan dengan jujur dan sesuai pemahamanmu sendiri.
  • Jika diminta berdiskusi, dengarkan pendapat teman dan sampaikan pendapatmu dengan santun.
  • Gunakan buku catatan atau lembar kerja terpisah jika ruang jawaban tidak mencukupi.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menelusuri Makna Musyawarah dalam Sila Keempat

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Buku catatan atau lembar kerja yang disediakan guru
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah teks berikut dengan saksama.
  2. Teks: "Sila keempat Pancasila berbunyi: Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan. Kata kuncinya adalah 'musyawarah' dan 'kebijaksanaan'. Musyawarah adalah cara bangsa Indonesia mengambil keputusan bersama dengan mengutamakan dialog, saling mendengarkan, dan mencari titik temu. Tujuannya bukan sekadar menang kalah, melainkan mencapai mufakat (kesepakatan bersama) demi kepentingan seluruh anggota. Dalam musyawarah, setiap orang berhak memberi pendapat, tetapi keputusan akhir diambil dengan bijaksana, bukan dengan suara terbanyak saja."
  3. Setelah membaca, isilah tabel berikut dengan menghubungkan setiap bagian sila keempat dengan prinsip musyawarah.
  4. Jawablah pertanyaan uraian di bawah tabel dengan kalimatmu sendiri.

Pertanyaan:

1. Isilah tabel hubungan antara bunyi sila keempat dan prinsip musyawarah.

Bagian Sila KeempatArtinya (dalam musyawarah)
Kerakyatan...
yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan...
dalam Permusyawaratan/Perwakilan...

2. Menurutmu, mengapa sila keempat disebut sebagai 'roh' dari musyawarah? Jelaskan dengan bahasamu sendiri!

Tulis jawaban tabel di atas di dalam tabel yang tersedia. Untuk pertanyaan nomor 2, tulis di selembar kertas atau kotak jawaban dengan panjang sekitar 3-5 kalimat.

Kegiatan 2: Musyawarah vs. Pemungutan Suara: Mana yang Lebih Bijaksana?

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja tabel perbandingan
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah cerita singkat berikut: "Kelas 6 akan memutuskan tema pentas seni akhir tahun. Sebagian siswa ingin tema 'Pahlawan', sebagian ingin 'Budaya Nusantara'. Ada yang mengusulkan voting (pemungutan suara) agar cepat selesai. Namun, Bu Guru menyarankan musyawarah dulu sampai semua sepakat."
  2. Bentuklah kelompok kecil (3-4 orang) dan diskusikan perbedaan antara musyawarah dan pemungutan suara.
  3. Bersama kelompok, isilah tabel perbandingan di bawah ini.
  4. Setelah itu, jawablah pertanyaan nomor 3 secara individu.

Pertanyaan:

1. Diskusikan bersama kelompok, lalu isilah tabel perbandingan musyawarah dan pemungutan suara.

Aspek PerbandinganMusyawarahPemungutan Suara (Voting)
Cara mengambil keputusan......
Tujuan utama......
Kelebihan......
Kekurangan......
Contoh dalam kehidupan sehari-hari......

2. Menurut pendapatmu, mengapa musyawarah lebih mengutamakan kebijaksanaan dibandingkan pemungutan suara? Tuliskan minimal dua alasan.

3. Berdasarkan cerita tadi, apa yang akan terjadi jika kelas 6 memutuskan tema pentas seni hanya dengan voting? Apa kelebihan jika mereka bermusyawarah?

Tabel diisi langsung di lembar kerja. Jawaban nomor 2 dan 3 ditulis di kertas terpisah, masing-masing minimal 3 kalimat.

Kegiatan 3: Simulasi Musyawarah: Praktikkan Nilai Sila Keempat!

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar simulasi musyawarah (opsi masalah)
  • Kertas catatan untuk hasil musyawarah
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kalian akan melakukan simulasi musyawarah dalam kelompok (4-5 orang).
  2. Setiap kelompok mendapat satu masalah yang perlu diselesaikan bersama. Pilih salah satu dari dua opsi berikut (guru dapat menentukan): - Opsi A: Kelas kalian mendapat hadiah Rp200.000. Bagaimana cara terbaik menggunakan uang itu? (Misal: beli buku, alat olahraga, atau donasi?) - Opsi B: Tempat duduk di kelas perlu diatur ulang. Ada yang ingin duduk dekat jendela, ada yang di depan, ada yang dekat papan tulis. Bagaimana kalian sepakat?
  3. Ikuti langkah-langkah musyawarah berikut: 1. Tentukan pemimpin musyawarah (moderator). 2. Moderator membuka musyawarah dan menyampaikan masalah. 3. Setiap anggota menyampaikan pendapat secara bergantian. 4. Diskusikan dan carilah titik temu (mufakat). Gunakan prinsip kebijaksanaan: dengarkan semua, utamakan kepentingan bersama. 5. Catat hasil kesepakatan dan alasan di baliknya.
  4. Setelah simulasi selesai, jawablah pertanyaan refleksi di bawah ini secara individu.

Pertanyaan:

1. Tuliskan hasil musyawarah kelompokmu. Keputusan apa yang kalian capai? Bagaimana proses mencapai mufakat?

2. Selama simulasi, adakah perbedaan pendapat? Bagaimana cara kalian menyelesaikannya tanpa voting?

3. Hubungkan simulasi tadi dengan sila keempat Pancasila. Jelaskan bagaimana nilai musyawarah yang kalian lakukan mencerminkan 'hikmat kebijaksanaan' dan 'permusyawaratan'.

Tulis jawaban di lembar refleksi yang disediakan. Setiap jawaban minimal 4 kalimat dan menggunakan bahasa yang jelas.

REFLEKSI

1. Setelah mengerjakan ketiga kegiatan, jawablah pertanyaan berikut dengan jujur:

2. 1. Hal baru apa yang paling berkesan kamu pelajari tentang musyawarah hari ini?

3. 2. Dalam kehidupan sehari-hari, pernahkah kamu terlibat musyawarah? Ceritakan sekilas pengalamanmu!

4. 3. Menurutmu, apa satu sikap yang masih perlu kamu latih agar bisa bermusyawarah dengan baik? (Misal: lebih sabar mendengarkan, berani bicara, dll.)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.