LKPDPertemuan 5Bab 1Fase CSemester 1

LKPD Pendidikan Pancasila Kelas 6: Menunjukkan Keterhubungan Sila-Sila dalam Pancasila pada Contoh Sikap Gotong Royong dan Tolong-Menolong di Lingkungan Masyarakat

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Pancasila kelas 6 dengan topik "Menunjukkan Keterhubungan Sila-Sila dalam Pancasila pada Contoh Sikap Gotong Royong dan Tolong-Menolong di Lingkungan Masyarakat".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Pancasila Kelas 6: Menunjukkan Keterhubungan Sila-Sila dalam Pancasila pada Contoh Sikap Gotong Royong dan Tolong-Menolong di Lingkungan Masyarakat

Pendidikan Pancasila - Kelas 6

Bab 1 Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Pancasila — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Menunjukkan Keterhubungan Sila-Sila dalam Pancasila pada Contoh Sikap Gotong Royong dan Tolong-Menolong di Lingkungan Masyarakat

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Pancasila
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikMenunjukkan Keterhubungan Sila-Sila dalam Pancasila pada Contoh Sikap Gotong Royong dan Tolong-Menolong di Lingkungan Masyarakat
Alokasi Waktu2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menunjukkan keterhubungan sila-sila dalam Pancasila pada contoh sikap sehari-hari di lingkungan masyarakat

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah doa sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Bekerjalah bersama teman kelompokmu dengan aktif, tertib, dan saling menghargai.
  • Cermati setiap cerita dan teks situasi gotong royong di masyarakat yang disajikan pada lembar kerja.
  • Tunjukkan hubungan antar-sila Pancasila pada setiap peristiwa dengan mengisi tabel dan bagan yang telah disediakan.
  • Gunakan waktu belajar dengan efektif sesuai petunjuk waktu setiap kegiatan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menunjukkan Sila-Sila dalam Cerita Gotong Royong Warga Desa Sukadamai

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Teks narasi peristiwa Desa Sukadamai
  • Alat tulis (pulpen/pensil)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah narasi peristiwa gotong royong warga Desa Sukadamai berikut:
  2. 'Warga Desa Sukadamai sepakat mengadakan kerja bakti memperbaiki jembatan desa yang rusak dan membantu membersihkan rumah Mbah Sastro, seorang lansia yang hidup sebatang kara. Sebelum kegiatan dimulai, Pak RT memimpin doa bersama memohon kelancaran kepada Tuhan Yang Maha Esa. Warga bekerja sama tanpa membeda-bedakan suku maupun agama, bahu-membahu mengangkat kayu dan membersihkan parit. Semua warga mendapatkan pembagian tugas dan makanan ringan secara adil merata tanpa pilih kasih.'
  3. Diskusikan dengan teman sekelompokmu bukti tindakan warga yang mencerminkan masing-masing sila Pancasila.
  4. Tuliskan hasil temuanmu ke dalam format tabel yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan teks peristiwa Desa Sukadamai, tunjukkan bukti tindakan warga yang mencerminkan Sila Ke-1 sampai Sila Ke-5 pada tabel!

Ruang tabel jawaban

Tabel 3 Kolom: | Sila Pancasila (Sila 1 s.d. 5) | Lambang Sila | Bukti Tindakan Nyata pada Cerita |

Kegiatan 2: Menunjukkan Jalinan Hubungan Antar-Sila dalam Aksi Tolong-Menolong

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja peserta didik
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati peristiwa tolong-menolong berikut: 'Ketika bencana banjir melanda sebuah permukiman warga, warga dari kampung sebelah segera bermusyawarah mendirikan dapur umum dan mengumpulkan sumbangan sembako untuk dibagikan secara adil kepada semua korban tanpa melihat latar belakang keyakinan dan asal-usul mereka.'
  2. Identifikasi bagaimana sila-sila Pancasila saling terkait dan tidak dapat dipisahkan pada peristiwa tersebut.
  3. Tunjukkan keterhubungan antar-sila tersebut dengan menjawab pertanyaan telaah hubungan sila.

Pertanyaan:

1. Tunjukkan bagaimana keterhubungan antara nilai kemanusiaan (Sila ke-2) dengan persatuan masyarakat (Sila ke-3) saat warga bersama-sama menolong korban bencana banjir!

2. Tunjukkan keterhubungan antara musyawarah pembagian bantuan (Sila ke-4) dengan terwujudnya keadilan sosial (Sila ke-5) bagi seluruh korban banjir!

3. Tunjukkan hubungan antara rasa syukur/ketaatan beragama (Sila ke-1) dengan kerelaan warga berkorban menolong sesama (Sila ke-2)!

Kolom uraian bergaris untuk masing-masing butir (3-4 kalimat per butir jawaban).

Kegiatan 3: Memetakan Keterhubungan Utuh Sila-Sila pada Gotong Royong Lingkungan

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Bagan jaring keterhubungan pada lembar kerja
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pilihlah salah satu contoh kegiatan gotong royong/tolong-menolong di lingkungan masyarakat sekitar tempat tinggalmu (misalnya: kerja bakti membersihkan selokan, membantu tetangga mendirikan tenda hajatan, atau poskamling ronda malam).
  2. Tunjukkan bahwa dalam satu kegiatan tersebut terdapat keterhubungan kelima sila Pancasila yang membentuk satu kesatuan utuh.
  3. Lengkapi bagan keterhubungan sila Pancasila yang tersedia pada lembar kerja.

Pertanyaan:

1. Tuliskan nama satu kegiatan gotong royong di lingkungan masyarakat yang kamu pilih, lalu tunjukkan wujud keterhubungan kelima sila Pancasila di dalam kegiatan tersebut ke dalam bagan jaring keterhubungan!

Bagan Jaring Keterhubungan 5 Sudut: Kotak tengah berisi 'Nama Kegiatan Gotong Royong', dikelilingi 5 kotak cabang yang masing-masing memuat label Sila 1 sampai Sila 5 beserta baris isian wujud keterhubungannya.

REFLEKSI

1. Mengapa sikap gotong royong di lingkungan masyarakat tidak bisa dilepaskan dari salah satu sila Pancasila saja?

2. Ketika kamu ikut membantu tetangga atau teman yang sedang kesulitan, sila-sila apa saja yang langsung saling terhubung dalam perbuatanmu tersebut?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.