LKPDPertemuan 13Bab 4Fase CSemester 2

LKPD Pendidikan Pancasila Kelas 5: Menunjukkan Perilaku Gotong Royong pada Kegiatan Kerja Bakti Lingkungan RT/RW sebagai Wujud Bela Negara

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Pancasila kelas 5 dengan topik "Menunjukkan Perilaku Gotong Royong pada Kegiatan Kerja Bakti Lingkungan RT/RW sebagai Wujud Bela Negara".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Pancasila Kelas 5: Menunjukkan Perilaku Gotong Royong pada Kegiatan Kerja Bakti Lingkungan RT/RW sebagai Wujud Bela Negara

Pendidikan Pancasila - Kelas 5

Bab 4 Pertemuan 13

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Pancasila — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Menunjukkan Perilaku Gotong Royong pada Kegiatan Kerja Bakti Lingkungan RT/RW sebagai Wujud Bela Negara

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Pancasila
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMenunjukkan Perilaku Gotong Royong pada Kegiatan Kerja Bakti Lingkungan RT/RW sebagai Wujud Bela Negara
Alokasi Waktu2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menunjukkan perilaku gotong royong untuk menjaga persatuan di lingkungan sekitar sebagai wujud bela negara

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Bacalah setiap teks pengantar dan instruksi kegiatan dengan cermat.
  • Bekerjasamalah secara aktif dan tertib dengan teman sekelompokmu.
  • Tuliskan hasil kerja secara rapi pada format yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menemukenali Perilaku Gotong Royong dalam Kerja Bakti RT/RW

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Lembar teks narasi kegiatan kerja bakti

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah teks narasi singkat tentang kegiatan kerja bakti di lingkungan RT 03 / RW 05.
  2. Identifikasi tindakan-tindakan warga yang menunjukkan perilaku gotong royong.
  3. Tentukan tindakan mana saja yang secara langsung menjaga persatuan warga sebagai wujud bela negara.
  4. Tuliskan hasil identifikasimu ke dalam tabel yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan cerita 'Warga RT 03 Bersatu Membersihkan Lingkungan': Pak RT, warga dari berbagai suku, pemuda, dan anak-anak berkumpul hari Minggu pagi. Ada yang membersihkan selokan tersumbat, memotong rumput liar lapangan bersama, serta ibu-ibu menyiapkan minuman dan makanan tradisional bersama-sama tanpa membeda-bedakan asal-usul. Tunjukkan minimal 3 bentuk perilaku gotong royong warga pada kegiatan kerja bakti tersebut!

2. Tunjukkan perilaku dalam kegiatan kerja bakti tersebut yang membuktikan bahwa gotong royong dapat menjaga persatuan warga di lingkungan sekitar!

Format isian tabel 2 kolom: Kolom 1 (Bentuk Perilaku Gotong Royong), Kolom 2 (Bukti Menjaga Persatuan Warga).

Kegiatan 2: Menunjukkan Pilihan Perilaku Bela Negara di Lingkungan RT/RW

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kartu studi kasus lingkungan RT/RW
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan empat kartu situasi kegiatan di lingkungan rukun tetangga/rukun warga (RT/RW).
  2. Pilihlah dan tunjukkan tindakan gotong royong yang tepat untuk setiap situasi guna menjaga persatuan dan keutuhan lingkungan sekitar sebagai bentuk bela negara.
  3. Diskusikan alasan mengapa tindakan yang kalian tunjukkan tersebut merupakan wujud bela negara di lingkungan sekitar.

Pertanyaan:

1. Situasi A: Selokan di batas RT tersumbat sampah dan menjelang musim hujan rawan banjir. Tunjukkan perilaku gotong royong apa yang harus dilakukan warga dan anak-anak untuk menjaga persatuan lingkungan!

2. Situasi B: Ada warga baru yang pindah dari daerah lain dan belum mengenal tetangga saat pengumuman kerja bakti balai RW. Tunjukkan perilaku gotong royong warga lama yang mencerminkan persatuan sebagai wujud bela negara!

3. Lengkapi tabel pemilahan: Tunjukkan dengan tanda centang (V) perilaku yang merupakan wujud gotong royong menjaga persatuan (Bela Negara) atau bukan:

  1. Ikut membersihkan pos ronda bersama warga,
  2. Hanya mau bekerja jika bersama teman satu suku,
  3. Membantu membagikan air minum kepada warga yang sedang kerja bakti,
  4. Menolak ikut kerja bakti karena merasa bukan tugasnya.
Ruang tabel jawaban

Format jawaban diskusi berupa uraian singkat 2-3 kalimat per situasi, dan tabel centang 4 baris untuk butir pemilahan perilaku.

Kegiatan 3: Menunjukkan Komitmen Perilaku Gotong Royong Diri Sendiri

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar refleksi dan komitmen diri
  • Buku catatan murid

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Tuliskan rencana tindakan nyata perilaku gotong royong yang dapat kamu tunjukkan secara langsung saat ada kegiatan kerja bakti di lingkungan tempat tinggalmu (RT/RW).
  2. Jelaskan bagaimana tindakanmu tersebut membantu menjaga kerukunan dan persatuan di lingkungan sekitarmu sebagai wujud bela negara.
  3. Lakukan refleksi pembelajaran bersama guru di akhir kegiatan ini.

Pertanyaan:

1. Tunjukkan 3 perilaku gotong royong konkret yang dapat kamu lakukan sesuai kemampuanmu sebagai murid kelas 5 saat kegiatan kerja bakti di lingkungan RT/RW tempat tinggalmu!

2. Tunjukkan alasan mengapa melakukan kerja bakti bersama warga di RT/RW termasuk wujud bela negara bagi seorang murid!

Format daftar 3 butir rencana tindakan konkret dan kolom uraian penjelasan alasan bela negara.

REFLEKSI

1. Perilaku gotong royong apa yang paling mudah kamu tunjukkan saat kerja bakti di lingkungan rumahmu?

2. Bagaimana perasaanmu ketika dapat ikut serta bergotong royong bersama warga yang berbeda suku atau usia?

3. Mengapa menjaga persatuan melalui kerja bakti RT/RW penting untuk keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.