LKPDPertemuan 4Bab 3Fase CSemester 2

LKPD Pendidikan Pancasila Kelas 5: Keragaman Tarian Tradisional, Alat Musik, dan Lagu Daerah di Indonesia

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas 5 dengan topik "Keragaman Tarian Tradisional, Alat Musik, dan Lagu Daerah di Indonesia". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Pancasila Kelas 5: Keragaman Tarian Tradisional, Alat Musik, dan Lagu Daerah di Indonesia

Pendidikan Pancasila - Kelas 5

Bab 3 - Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Pancasila — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Keragaman Tarian Tradisional, Alat Musik, dan Lagu Daerah di Indonesia

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Pancasila
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikKeragaman Tarian Tradisional, Alat Musik, dan Lagu Daerah di Indonesia
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran (individu, berpasangan, diskusi kelompok)
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menunjukkan keragaman tarian tradisional, alat musik tradisional, dan lagu daerah dari berbagai provinsi di Indonesia.
  2. Murid dapat menjelaskan makna dan fungsi tarian tradisional serta alat musik daerah sebagai bagian dari identitas budaya bangsa Indonesia.

PETUNJUK UMUM

  • Baca setiap petunjuk kegiatan dengan cermat sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan setiap kegiatan secara berurutan dari Kegiatan 1 hingga Kegiatan 3.
  • Gunakan pengetahuan yang sudah kamu pelajari di kelas, buku, atau sumber lain yang kamu tahu.
  • Boleh berdiskusi dengan teman satu kelompok, tetapi pastikan kamu memahami jawabanmu sendiri.
  • Tulis nama, kelas, dan tanggal di bagian atas lembar kerjamu.
  • Jawab dengan jujur dan percaya diri — tidak ada jawaban yang salah selama kamu berargumen dengan baik!

KEGIATAN

Kegiatan 1: Kenali Budayamu — Peta Keragaman Seni Nusantara

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Buku pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas 5
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kamu akan menjelajahi keragaman seni budaya dari berbagai penjuru Indonesia.
  2. Perhatikan tabel di bawah ini. Tabel berisi daftar 6 provinsi dari wilayah berbeda di Indonesia.
  3. Isi setiap kolom tabel dengan nama tarian tradisional, alat musik tradisional, dan lagu daerah yang berasal dari provinsi tersebut.
  4. Gunakan pengetahuanmu, buku pelajaran, atau informasi dari gurumu untuk melengkapi tabel.
  5. Setelah tabel selesai, lingkari satu provinsi yang paling menarik bagimu dan tuliskan alasannya dalam 2–3 kalimat di bawah tabel.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel berikut dengan nama tarian tradisional, alat musik tradisional, dan lagu daerah dari setiap provinsi yang tercantum!

Ruang tabel jawaban

2. Dari tabel yang sudah kamu isi, provinsi mana yang paling menarik perhatianmu? Tuliskan alasanmu dalam 2–3 kalimat!

Buat tabel 4 kolom dengan judul: Provinsi | Tarian Tradisional | Alat Musik Tradisional | Lagu Daerah. Isi 6 baris sesuai provinsi: Jawa Tengah, Sumatera Barat, Bali, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, Papua. Di bawah tabel, tulis paragraf pendek (2–3 kalimat) tentang provinsi pilihanmu.

Kegiatan 2: Detektif Budaya — Apa Makna di Balik Tarian dan Alat Musik?

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas 5
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pada kegiatan ini, kamu akan menjadi seorang 'detektif budaya' yang mencari tahu makna dan fungsi dari seni tradisional.
  2. Bacalah deskripsi singkat tiga tarian/alat musik berikut yang disediakan gurumu (atau dari buku halaman yang ditunjuk guru).
  3. Tarian 1: Tari Saman dari Aceh. Tarian 2: Tari Pendet dari Bali. Alat Musik: Angklung dari Jawa Barat.
  4. Untuk setiap tarian dan alat musik, jawab pertanyaan analisis yang tersedia.
  5. Kerjakan secara berpasangan bersama teman sebangkumu.
  6. Setelah selesai, satu pasang akan berbagi temuan mereka kepada kelas selama 2 menit.

Pertanyaan:

1. Tari Saman berasal dari suku Gayo, Aceh. Tarian ini ditarikan oleh banyak penari yang bergerak sangat kompak dan cepat. Menurut pendapatmu: (a) Apa makna atau pesan yang ingin disampaikan Tari Saman? (b) Dalam kesempatan apa biasanya Tari Saman ditampilkan?

2. Tari Pendet dari Bali adalah tarian penyambutan yang dipersembahkan dengan membawa bokor berisi bunga. Jelaskan: (a) Apa fungsi Tari Pendet bagi masyarakat Bali? (b) Mengapa tarian seperti ini penting untuk dijaga kelestariannya?

3. Angklung adalah alat musik dari Jawa Barat yang terbuat dari bambu dan telah diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia. Diskusikan bersama pasanganmu: (a) Apa yang membuat Angklung istimewa dibandingkan alat musik lain? (b) Apa artinya bagi Indonesia jika Angklung diakui dunia?

4. Setelah menganalisis ketiga contoh di atas, buatlah kesimpulan: Mengapa tarian tradisional dan alat musik daerah disebut sebagai 'identitas budaya bangsa Indonesia'? Tulis pendapatmu dalam 3–4 kalimat.

Jawab setiap pertanyaan dalam bentuk paragraf pendek. Untuk pertanyaan diskusi (no. 3), tuliskan hasil kesepakatan berdua dalam 3–5 kalimat. Untuk kesimpulan (no. 4), gunakan format: 'Menurut kami, tarian dan alat musik tradisional adalah identitas budaya karena...'

Kegiatan 3: Aku Duta Budaya — Buat Kartu Promosi Seni Daerahku!

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas A5 atau kertas gambar
  • Pensil warna / spidol warna
  • Penggaris
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Selamat datang di kegiatan kreatif! Kamu akan membuat sebuah 'Kartu Promosi Budaya' untuk memperkenalkan salah satu tarian, alat musik, atau lagu daerah pilihanmu.
  2. Pilih SATU dari tiga kategori: (A) Tarian Tradisional, (B) Alat Musik Tradisional, atau (C) Lagu Daerah.
  3. Pilih satu contoh spesifik dari kategori yang kamu pilih (boleh dari provinsimu sendiri atau provinsi lain yang kamu sukai).
  4. Di kertas yang disediakan, buat Kartu Promosi yang berisi: nama seni budaya, asal provinsi, gambar sederhana (boleh sketsa), deskripsi singkat (3–4 kalimat), dan satu alasan mengapa orang lain harus mengenal budaya ini.
  5. Berikan judul menarik pada kartu promosimu, contoh: 'Yuk, Kenalan sama Tari Saman!' atau 'Angklung: Musik Bambu Kebanggaan Indonesia!'
  6. Setelah selesai, tempelkan kartu di papan kelas atau tukarkan dengan kartu milik teman untuk saling membaca dan memberikan bintang penilaian (1–3 bintang).

Pertanyaan:

1. Tuliskan nama seni budaya yang kamu pilih dan alasan kamu memilihnya. Apa yang membuatmu tertarik dengan budaya ini?

2. Pada kartu promosimu, tuliskan deskripsi singkat (3–4 kalimat) tentang seni budaya pilihanmu. Sertakan: dari mana asalnya, bagaimana ciri khasnya, dan dalam kesempatan apa biasanya ditampilkan atau digunakan.

3. Tulis satu kalimat ajakan yang menarik untuk kartu promosimu! Kalimat ini harus membuat teman-temanmu penasaran dan ingin tahu lebih lanjut tentang budaya pilihanmu.

4. Setelah membaca kartu promosi milik temanmu, tuliskan: satu hal baru yang kamu pelajari tentang budaya Indonesia dari kartu tersebut!

Buat Kartu Promosi di kertas A5 atau setengah halaman buku gambar. Kartu harus memuat: (1) Judul menarik di bagian atas, (2) Gambar sketsa di sisi kiri, (3) Deskripsi 3–4 kalimat di sisi kanan, (4) Kalimat ajakan di bagian bawah. Untuk pertanyaan 1 dan 4, tulis di lembar LKPD ini di ruang yang tersedia.

REFLEKSI

1. Dari semua tarian, alat musik, atau lagu daerah yang kamu pelajari hari ini, mana yang paling berkesan untukmu? Mengapa budaya itu terasa istimewa bagimu?

2. Setelah belajar tentang keragaman seni budaya Indonesia, apa yang bisa kamu lakukan sebagai pelajar kelas 5 untuk ikut menjaga dan melestarikan budaya daerah?

3. Indonesia punya ratusan tarian, alat musik, dan lagu daerah yang berbeda-beda. Menurutmu, apakah keragaman ini membuat Indonesia lebih kuat atau justru lebih sulit bersatu? Jelaskan pendapatmu!

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.