LKPD Pendidikan Pancasila Kelas 5: Hakikat Norma dalam Kehidupan Sehari-hari
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas 5 dengan topik "Hakikat Norma dalam Kehidupan Sehari-hari". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Pancasila Kelas 5: Hakikat Norma dalam Kehidupan Sehari-hari
Pendidikan Pancasila - Kelas 5
Bab 2 - Pertemuan 1
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Pancasila — Kelas 5 (Fase C) Topik: Hakikat Norma dalam Kehidupan Sehari-hari INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Detektif Norma: Mengamati Kehidupan Sehari-hariEstimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Berdasarkan dua situasi di atas, tuliskan dengan kata-katamu sendiri: apa itu norma? Mengapa norma ada dalam kehidupan kita? 2. Bayangkan jika tidak ada norma di keluarga atau sekolahmu. Tuliskan 2 akibat yang mungkin terjadi di keluarga dan 2 akibat di sekolah! Ruang tabel jawaban 3. Dari jawabanmu di nomor 1 dan 2, simpulkan dalam 1-2 kalimat: mengapa norma sangat diperlukan dalam kehidupan bermasyarakat? Jawaban nomor 1 dan 3: tulis paragraf bebas minimal 2 kalimat. Jawaban nomor 2: tulis dalam tabel 2 kolom (Di Keluarga | Di Sekolah), masing-masing 2 baris. Kegiatan 2: Memburu Ciri-Ciri Norma: Eksplorasi dari PengalamankuEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi tabel berikut dengan contoh norma yang kamu temui sehari-hari! Ruang tabel jawaban 2. Perhatikan contoh normamu di tabel. Menurut kamu dan kelompokmu, apa saja CIRI-CIRI yang dimiliki oleh norma? Tuliskan minimal 4 ciri dan berikan alasannya! 3. Dari contoh-contoh di tabelmu, pilih SATU norma yang menurutmu paling penting. Jelaskan: apa norma itu, di mana berlakunya, dan mengapa kamu menganggapnya paling penting? Nomor 1: tabel 3 kolom (No. | Norma di Keluarga | Norma di Sekolah) dengan minimal 3 baris isi. Nomor 2: daftar bernomor minimal 4 ciri, masing-masing disertai penjelasan singkat 1 kalimat. Nomor 3: paragraf bebas minimal 3 kalimat. Kegiatan 3: Galeri Norma: Membuat Kartu Norma dan Berbagi CeritaEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Buat Kartu Norma untuk norma yang kamu pilih dari KELUARGA. Isi semua bagian kartu: (a) Nama norma, (b) Lingkungan berlakunya, (c) Minimal 2 ciri norma yang tampak, (d) Alasan norma ini diperlukan, (e) Gambar/simbol sederhana. Ruang gambar 2. Buat Kartu Norma untuk norma yang kamu pilih dari SEKOLAH. Isi semua bagian kartu: (a) Nama norma, (b) Lingkungan berlakunya, (c) Minimal 2 ciri norma yang tampak, (d) Alasan norma ini diperlukan, (e) Gambar/simbol sederhana. Ruang gambar 3. Setelah mendengarkan presentasi pasangan lain, tuliskan: satu norma menarik yang kamu pelajari dari teman, dan apa yang membuatnya penting menurut kamu. Nomor 1 dan 2: kotak kartu berukuran setengah halaman dengan 5 bagian berlabel (a)-(e); bagian (e) adalah kotak kosong untuk menggambar. Nomor 3: tulis bebas 2-3 kalimat di bawah kotak kartu. REFLEKSI1. Setelah belajar hari ini, norma apa yang sudah kamu jalankan dengan baik di rumah atau sekolah? Bagaimana perasaanmu ketika menjalankan norma tersebut? 2. Apakah ada norma yang menurutmu sulit untuk dijalankan? Mengapa, dan apa yang bisa kamu lakukan agar lebih mudah menjalankannya? 3. Dari semua yang kamu pelajari hari ini, apa satu hal paling penting tentang norma yang ingin kamu ingat dan terapkan mulai sekarang? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.