LKPDPertemuan 11Bab 1Fase CSemester 1

LKPD Pendidikan Pancasila Kelas 5: Menghubungkan Keterkaitan Sila Ketiga, Keempat, dan Kelima sebagai Kesatuan yang Utuh

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Pancasila kelas 5 dengan topik "Menghubungkan Keterkaitan Sila Ketiga, Keempat, dan Kelima sebagai Kesatuan yang Utuh".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Pancasila Kelas 5: Menghubungkan Keterkaitan Sila Ketiga, Keempat, dan Kelima sebagai Kesatuan yang Utuh

Pendidikan Pancasila - Kelas 5

Bab 1 Pertemuan 11

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Pancasila — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Menghubungkan Keterkaitan Sila Ketiga, Keempat, dan Kelima sebagai Kesatuan yang Utuh

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Pancasila
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMenghubungkan Keterkaitan Sila Ketiga, Keempat, dan Kelima sebagai Kesatuan yang Utuh
Alokasi Waktu2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menghubungkan sila-sila dalam Pancasila sebagai suatu kesatuan yang utuh

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah doa sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Bekerjalah bersama teman sekelompokmu secara aktif, tertib, dan saling menghargai.
  • Cermati setiap instruksi dan studi kasus yang disajikan sebelum menarik garis atau menuliskan keterkaitan antarsila.
  • Tanyakan kepada bapak/ibu guru apabila ada instruksi yang kurang dipahami.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menghubungkan Simbol dan Makna Rangkaian Sila Ketiga, Keempat, dan Kelima

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Pendidikan Pancasila Kelas 5
  • Alat tulis / pensil warna

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati tiga lambang sila Pancasila: Pohon Beringin (Sila ke-3), Kepala Banteng (Sila ke-4), serta Padi dan Kapas (Sila ke-5).
  2. Pahami bahwa ketiga sila tersebut saling bertaut: persatuan menjadi landasan berkumpul/musyawarah, musyawarah menghasilkan mufakat bersama, dan hasil mufakat ditujukan untuk keadilan sosial bagi seluruh rakyat.
  3. Jodohkan pernyataan keterkaitan pada kolom A dengan pasangan keterhubungan sila yang tepat pada kolom B.

Pertanyaan:

1. Pasangkan pernyataan berikut dengan pasangan sila yang saling terhubung:
(A1) Rasa persatuan dan rasa kebersamaan sebagai satu bangsa membuat warga mau duduk bersama untuk bermusyawarah menyelesaikan masalah tanpa perpecahan.
(A2) Musyawarah dan mufakat yang mementingkan kepentingan bersama menghasilkan keputusan pembagian tugas ronda dan gotong royong yang adil serta merata tanpa pilih kasih.
(A3) Persatuan seluruh warga desa menjadi landasan utama tercapainya kesejahteraan dan perlindungan hak bagi setiap anggota masyarakat secara adil.

Ruang tabel jawaban

Format tabel pasangan 2 kolom: Kolom 1 (Kode Pernyataan A1/A2/A3) dan Kolom 2 (Keterhubungan Sila yang Sesuai).

Kegiatan 2: Menghubungkan Rantai Tiga Sila dalam Peristiwa Konkret Sekolah

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja kelompok
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah narasi peristiwa berikut dengan saksama: 'Siswa kelas 5 bermaksud mengadakan kegiatan bakti lingkungan membersihkan taman sekolah. Seluruh siswa yang berasal dari latar belakang suku dan daerah berbeda sepakat bersatu membentuk ikatan kebersamaan (Tindakan X). Mereka kemudian mengadakan musyawarah kelas untuk membagi jadwal piket dan perlengkapan secara demokratis dan mufakat (Tindakan Y). Melalui pembagian tersebut, semua murid mendapatkan porsi tugas yang seimbang dan menikmati taman sekolah yang bersih secara merata tanpa ada yang dirugikan (Tindakan Z).'
  2. Analisis dan hubungkan setiap tindakan dalam cerita tersebut dengan sila Pancasila yang saling terkait menjadi satu alur yang utuh.

Pertanyaan:

1. Tunjukkan hubungan kausalitas (sebab-akibat keterkaitan) antara Tindakan X, Tindakan Y, dan Tindakan Z sebagai kesatuan utuh Sila Ketiga, Keempat, dan Kelima Pancasila!

2. Apa yang akan terjadi pada keterwujudan Sila Kelima (Keadilan Sosial) jika dalam musyawarah pemilihan ketua kelas (Sila Keempat) para murid tidak berlandaskan semangat persatuan dan kekeluargaan (Sila Ketiga)? Hubungkan kedua hal tersebut!

Bagan rantai alur keterhubungan 3 kotak bertingkat (Sila 3 -> Sila 4 -> Sila 5) disertai kolom uraian penjelasan sebab-akibat keterkaitan.

Kegiatan 3: Menyusun Sintesis Keterpaduan Sila Ketiga, Keempat, dan Kelima

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Kertas plano/lembar kerja

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Diskusikan dalam kelompok kecil (3-4 murid) mengenai pernyataan: 'Sila-sila Pancasila bukanlah pasal-pasal yang terpisah, melainkan kesatuan organis yang utuh'.
  2. Lengkapilah kalimat penghubung keterpaduan antara Sila ke-3, ke-4, dan ke-5 pada pertanyaan berikut.
  3. Selesaikan kegiatan dan ikuti refleksi pembelajaran bersama guru.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah kalimat keterhubungan logis berikut ini sehingga membentuk satu kesatuan sila yang utuh:
'Kita harus memperkokoh ... (Sila ke-3), agar kita mampu melaksanakan ... secara bijaksana untuk kepentingan bersama (Sila ke-4), sehingga akhirnya terwujud ... bagi seluruh rakyat (Sila ke-5).'

2. Rumuskan dalam satu simpulan singkat: Mengapa Sila Ketiga, Keempat, dan Kelima disebut sebagai rangkaian langkah yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain?

Kolom isian rumpang kalimat konseptual dan kotak uraian simpulan diskusi kelompok.

REFLEKSI

1. Bagaimana caramu membuktikan bahwa kamu tidak hanya menjalankan sila persatuan saja, tetapi juga menghubungkannya dengan sikap bermusyawarah dan berbuat adil kepada teman sekelas?

2. Bagian mana dari hubungan antarsila Pancasila hari ini yang membuatmu menyadari pentingnya menjaga kerukunan bersama teman?

3. Apa makna baru yang kamu peroleh setelah memahami bahwa sila-sila Pancasila merupakan satu kesatuan utuh yang saling terikat?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.