LKPDPertemuan 10Bab 1Fase CSemester 1

LKPD Pendidikan Pancasila Kelas 5: Praktik Penerapan Nilai Pancasila: Gotong Royong dan Musyawarah di Sekolah

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas 5 dengan topik "Praktik Penerapan Nilai Pancasila: Gotong Royong dan Musyawarah di Sekolah". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Pancasila Kelas 5: Praktik Penerapan Nilai Pancasila: Gotong Royong dan Musyawarah di Sekolah

Pendidikan Pancasila - Kelas 5

Bab 1 - Pertemuan 10

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Pancasila — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Praktik Penerapan Nilai Pancasila: Gotong Royong dan Musyawarah di Sekolah

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Pancasila
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikPraktik Penerapan Nilai Pancasila: Gotong Royong dan Musyawarah di Sekolah
Alokasi Waktu70 menit (2 x 35 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui praktik gotong royong di lingkungan sekolah, murid dapat menunjukkan perilaku kerja sama dan saling membantu sebagai wujud pengamalan nilai sila ketiga dan keempat Pancasila.
  2. Melalui simulasi musyawarah di kelas, murid dapat mempraktikkan pengambilan keputusan bersama secara demokratis dan adil sebagai penerapan nilai musyawarah mufakat dalam Pancasila.

PETUNJUK UMUM

  • Baca setiap petunjuk kegiatan dengan teliti sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan setiap kegiatan bersama kelompokmu dengan penuh semangat dan saling menghargai.
  • Tuliskan nama lengkap, nomor absen, dan nama kelompok di bagian atas lembar kerjamu.
  • Setiap anggota kelompok wajib berpartisipasi aktif — tidak ada yang diam, semua berkontribusi!
  • Jika ada kata atau instruksi yang kurang dipahami, tanyakan kepada gurumu.
  • Jaga kebersihan dan kerapian lembar kerjamu agar mudah dibaca.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Membaca Situasi: Ada Apa di Kelasku?

Estimasi: 15 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar LKPD
  • Alat tulis (pensil/pulpen)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah cerita situasi berikut ini dengan cermat secara bergantian dalam kelompok (satu orang membaca satu paragraf).
  2. Setelah membaca, diskusikan bersama kelompokmu pertanyaan-pertanyaan yang tersedia.
  3. Tuliskan hasil diskusi kalian di ruang jawaban yang sudah disediakan.
  4. Pastikan semua anggota kelompok menyampaikan pendapatnya sebelum menuliskan jawaban.

Pertanyaan:

1. Cerita Situasi — Bacalah!

Kelas 5A akan mengadakan pentas seni akhir semester. Pak Budi, wali kelas mereka, meminta murid-murid untuk berdiskusi menentukan jenis penampilan, pembagian tugas persiapan, dan jadwal latihan. Namun, suasana kelas menjadi ribut karena setiap orang memiliki keinginan yang berbeda. Dito ingin kelas menampilkan drama, Sari ingin tari daerah, sedangkan Raka ingin pertunjukan musik. Pak Budi kemudian mengajak semua murid untuk duduk melingkar dan berbicara satu per satu dengan tertib.

Berdasarkan cerita di atas, tuliskan dua masalah utama yang dihadapi kelas 5A!

2. Menurutmu, mengapa Pak Budi meminta murid berbicara satu per satu dengan tertib? Hubungkan jawabanmu dengan nilai Pancasila sila keempat!

3. Lengkapi tabel berikut dengan mengidentifikasi nilai-nilai Pancasila yang relevan dengan situasi kelas 5A!

Ruang tabel jawaban

Nomor 1 dan 2: tulis uraian minimal 2 kalimat per jawaban di kotak yang tersedia. Nomor 3: isi tabel 3 kolom (Situasi | Nilai Pancasila | Cara Menerapkan) dengan minimal 3 baris.

Kegiatan 2: Bergerak Bersama: Misi Gotong Royong Kelasku!

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar LKPD
  • Alat tulis (pensil/pulpen)
  • Pensil warna atau spidol (untuk diagram/gambar — opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kegiatan ini dilakukan dalam kelompok (4–5 orang).
  2. Kelompokmu akan merancang satu kegiatan gotong royong nyata yang bisa dilakukan di sekolah (contoh: membersihkan sudut kelas, menghias mading, merapikan buku perpustakaan, dll.).
  3. Diskusikan bersama: apa kegiatannya, siapa mengerjakan apa, bagaimana cara bekerja sama, dan apa manfaatnya.
  4. Tuliskan rancangan kegiatan kalian di format yang tersedia, lalu presentasikan rencana kalian dalam 1–2 menit di depan kelas.
  5. Dengarkan presentasi kelompok lain dengan hormat dan berikan satu komentar positif setelah mereka selesai.

Pertanyaan:

1. Tuliskan nama kegiatan gotong royong yang dipilih kelompokmu dan alasan mengapa kegiatan itu penting untuk dilakukan di sekolah!

2. Lengkapi Tabel Pembagian Tugas Gotong Royong untuk kelompokmu!

Ruang tabel jawaban

3. Ketika kalian membagi tugas tadi, apakah semua anggota setuju dengan tugasnya? Ceritakan bagaimana kelompokmu mencapai kesepakatan tersebut! Apakah ada yang merasa tugasnya kurang adil? Bagaimana kalian mengatasinya?

4. Gambarkan atau tuliskan dalam bentuk diagram sederhana bagaimana kegiatan gotong royong kelompokmu akan berlangsung dari awal hingga selesai! (boleh berupa urutan langkah, bagan alur, atau gambar berseri)

Ruang gambar

Nomor 1: kotak uraian minimal 3 kalimat. Nomor 2: tabel 3 kolom (Nama Anggota | Tugas yang Dikerjakan | Cara Membantu Teman), jumlah baris sesuai anggota kelompok. Nomor 3: kotak diskusi minimal 4 kalimat. Nomor 4: area kosong untuk gambar/diagram minimal setengah halaman.

Kegiatan 3: Simulasi Musyawarah: Suaraku, Keputusan Kita!

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar LKPD
  • Alat tulis (pensil/pulpen)
  • Kartu nama peran (Ketua / Notulis / Peserta — bisa dibuat dari potongan kertas)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kegiatan ini adalah simulasi musyawarah di kelas. Setiap kelompok akan memainkan peran dalam sebuah rapat kelas.
  2. Tentukan peran masing-masing anggota: 1 orang sebagai Ketua/Pemimpin Musyawarah, 1 orang sebagai Notulis (pencatat), dan anggota lainnya sebagai peserta musyawarah.
  3. Topik musyawarah: 'Menentukan satu kegiatan kelas yang akan dilakukan bersama dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia di sekolah.'
  4. Setiap peserta wajib menyampaikan minimal satu usulan atau pendapat secara lisan.
  5. Ketua musyawarah memimpin diskusi dengan memastikan semua orang mendapat giliran bicara dan tidak ada yang mendominasi.
  6. Notulis mencatat semua usulan yang masuk dan hasil akhir keputusan bersama di lembar LKPD.
  7. Setelah simulasi selesai, jawab pertanyaan refleksi yang tersedia secara individu.

Pertanyaan:

1. Tuliskan daftar semua usulan yang muncul dalam musyawarah kelompokmu beserta nama pengusulnya!

Ruang tabel jawaban

2. Keputusan apa yang dicapai kelompokmu? Apakah keputusan itu disetujui semua anggota (mufakat) atau melalui pemungutan suara? Jelaskan prosesnya!

3. Menurut kamu, apa perbedaan antara musyawarah yang baik dengan pertengkaran dalam menyelesaikan perbedaan pendapat? Berikan masing-masing satu contoh dari pengalaman simulasi tadi!

4. Bayangkan kamu adalah Ketua Musyawarah. Seorang teman sangat bersikeras dengan pendapatnya dan tidak mau menerima hasil keputusan bersama. Apa yang akan kamu lakukan? Tuliskan langkah-langkahmu!

Nomor 1: tabel 2 kolom (Nama Peserta | Usulan Kegiatan), jumlah baris sesuai anggota kelompok. Nomor 2 dan 3: kotak uraian minimal 3–4 kalimat per nomor. Nomor 4: kotak diskusi berupa daftar langkah-langkah bernomor.

REFLEKSI

1. Dari kegiatan hari ini, satu hal baru apa yang kamu pelajari tentang gotong royong atau musyawarah yang belum pernah kamu sadari sebelumnya? Mengapa hal itu penting bagimu?

2. Apakah kamu sudah benar-benar mendengarkan pendapat teman-temanmu selama kegiatan tadi? Ceritakan satu momen ketika kamu memilih untuk mendengarkan daripada langsung berbicara, dan bagaimana perasaanmu saat itu.

3. Nilai Pancasila mana yang paling kamu rasakan hari ini — gotong royong, musyawarah, atau persatuan? Tuliskan satu tekad nyata yang akan kamu lakukan dalam seminggu ke depan sebagai bentuk pengamalan nilai tersebut di sekolah atau di rumah!

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.