LKPD Pendidikan Pancasila Kelas 4: Meneladani Karakter Tokoh Perumus Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas 4 dengan topik "Meneladani Karakter Tokoh Perumus Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Pancasila Kelas 4: Meneladani Karakter Tokoh Perumus Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari
Pendidikan Pancasila - Kelas 4
Bab 4 - Pertemuan 8
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Pancasila — Kelas 4 (Fase B) Topik: Meneladani Karakter Tokoh Perumus Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Aku Mengenal Karakter Tokoh Perumus PancasilaEstimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Perhatikan tabel berikut. Lengkapi kolom yang masih kosong!
2. Dari kelima tokoh di atas, karakter mana yang paling ingin kamu teladani? Tuliskan nama tokohnya dan satu alasan mengapa kamu memilihnya! Tulis jawabanmu pada tabel 3 kolom: Nama Tokoh | Karakter Tokoh | Contoh Sikap dalam Kehidupan Sehari-hari. Untuk nomor 2, tulis dalam 2–3 kalimat di bawah tabel. Kegiatan 2: Ayo Diskusi: Menjadi Teladan di SekitarkuEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Situasi A: Saat jam istirahat, Budi melihat temannya, Rani, menangis sendirian karena diejek oleh beberapa teman lain karena berbeda suku. Budi ingin membantu, tetapi merasa takut ikut diejek. Jika kamu adalah Budi, apa yang akan kamu lakukan? Karakter tokoh perumus Pancasila mana yang bisa menjadi teladanmu dalam situasi ini? Jelaskan! 2. Situasi B: Kelasmu akan mengadakan lomba kebersihan antarkelas. Ketua kelas meminta semua murid bergotong royong membersihkan kelas, tetapi beberapa teman lebih memilih bermain sendiri. Menurut kelompokmu, apa yang seharusnya dilakukan? Karakter tokoh perumus Pancasila mana yang bisa menjadi teladan? Tuliskan hasilnya dalam tabel berikut!
3. Tuliskan satu contoh situasi lain dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekitarmu (keluarga, sekolah, atau masyarakat) di mana kamu bisa menerapkan karakter tokoh perumus Pancasila. Ceritakan situasinya dan karakter apa yang kamu terapkan! Tulis jawaban nomor 1 dalam bentuk paragraf 3–5 kalimat. Tulis jawaban nomor 2 dalam tabel 3 kolom: Tindakan yang Tepat | Karakter Tokoh yang Diteladani | Alasan. Tulis jawaban nomor 3 dalam paragraf 3–4 kalimat. Kegiatan 3: Ayo Bercerita: Aku Pun Bisa Jadi Teladan!Estimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tulis cerita pengalaman pribadimu menggunakan panduan 'Bintang Ceritaku' berikut: ⭐ Siapa saja yang terlibat dalam ceritamu? Tulis ceritamu dalam 2 paragraf! 2. Setelah kamu menulis dan menceritakan pengalamanmu, isilah tabel penilaian dirimu sendiri berikut ini dengan memberikan tanda centang (✓)!
Tulis cerita nomor 1 dalam 2 paragraf (masing-masing 3–5 kalimat) menggunakan panduan Bintang Ceritaku. Isi tabel penilaian diri nomor 2 dengan tanda centang (✓) pada kolom yang sesuai dengan kondisimu. REFLEKSI1. Karakter tokoh perumus Pancasila mana yang paling menginspirasimu hari ini? Mengapa karakter itu terasa penting bagimu? 2. Apakah ada hal yang ingin kamu ubah dari sikapmu sehari-hari setelah belajar tentang keteladanan para tokoh perumus Pancasila? Ceritakan! 3. Bagaimana perasaanmu setelah berbagi cerita pengalaman pribadi dengan teman-teman? Apa yang kamu pelajari dari cerita temanmu? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.