LKPDPertemuan 7Bab 3Fase BSemester 2

LKPD Pendidikan Pancasila Kelas 4: Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Persatuan dalam Kerja Sama Antarwarga

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas 4 dengan topik "Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Persatuan dalam Kerja Sama Antarwarga". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Pancasila Kelas 4: Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Persatuan dalam Kerja Sama Antarwarga

Pendidikan Pancasila - Kelas 4

Bab 3 - Pertemuan 7

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Pancasila — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Persatuan dalam Kerja Sama Antarwarga

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Pancasila
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikBahasa Indonesia sebagai Bahasa Persatuan dalam Kerja Sama Antarwarga
Alokasi Waktu3 x 35 menit (105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan peran Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan yang mempererat kerja sama antarwarga dari berbagai suku bangsa di lingkungan masyarakat.
  2. Murid dapat menunjukkan sikap bangga menggunakan Bahasa Indonesia sebagai alat komunikasi dalam kegiatan kerja sama di lingkungan sekitar.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan cermat sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan semua kegiatan dengan jujur dan penuh semangat.
  • Gunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam setiap kegiatan.
  • Diskusikan dengan teman atau kelompokmu jika ada kegiatan berkelompok.
  • Tanyakan kepada guru jika ada hal yang belum kamu pahami.
  • Jangan lupa mengisi bagian refleksi di akhir lembar kerja.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Jelajah Bahasa di Lingkunganku

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Lembar pengamatan

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati lingkungan sekitarmu (sekolah, rumah, atau pasar).
  2. Perhatikan orang-orang yang sedang bekerja sama atau berkomunikasi.
  3. Catat bahasa apa saja yang mereka gunakan (bahasa daerah, bahasa Indonesia, atau bahasa lainnya).
  4. Identifikasi situasi kapan mereka menggunakan Bahasa Indonesia.
  5. Isi tabel pengamatan yang tersedia.
  6. Diskusikan temuanmu dengan teman sebangku.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel pengamatanmu tentang penggunaan bahasa di lingkungan sekitar!

Ruang tabel jawaban

2. Mengapa orang-orang di tempat tersebut menggunakan Bahasa Indonesia saat bekerja sama?

3. Apa yang akan terjadi jika mereka tidak menggunakan Bahasa Indonesia dalam bekerja sama?

Tabel 4 kolom: Tempat | Kegiatan Kerja Sama | Bahasa yang Digunakan | Kapan Pakai Bahasa Indonesia. Sediakan 4-5 baris kosong. Untuk pertanyaan uraian, sediakan 5-7 baris untuk menulis jawaban.

Kegiatan 2: Poster Bahasa Pemersatu

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas A3 atau karton
  • Spidol warna atau krayon
  • Penggaris
  • Pensil dan penghapus
  • Lem (opsional untuk menempel gambar)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuk kelompok beranggotakan 4-5 orang.
  2. Diskusikan bersama kelompokmu: mengapa Bahasa Indonesia disebut bahasa persatuan?
  3. Pikirkan contoh nyata di lingkungan sekolah atau rumahmu tentang peran Bahasa Indonesia dalam mempersatukan.
  4. Buat poster sederhana yang menggambarkan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.
  5. Poster harus memuat: judul menarik, gambar/ilustrasi, dan pesan tentang pentingnya Bahasa Indonesia.
  6. Presentasikan poster kelompokmu di depan kelas.

Pertanyaan:

1. Tuliskan hasil diskusi kelompokmu: Mengapa Bahasa Indonesia disebut bahasa persatuan bangsa Indonesia?

2. Berikan 3 contoh kegiatan kerja sama di lingkunganmu yang menggunakan Bahasa Indonesia!

3. Buatlah sketsa/rancangan postermu! (Bisa digambar langsung atau dijelaskan dengan kata-kata)

Ruang gambar

Jawaban nomor 1 ditulis dalam bentuk poin-poin (minimal 3 alasan). Nomor 2 ditulis dalam bentuk daftar bernomor. Nomor 3 sediakan kotak besar untuk menggambar sketsa atau ruang untuk menjelaskan rancangan poster.

Kegiatan 3: Aku Bangga Berbahasa Indonesia!

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pikirkan pengalamanmu sendiri menggunakan Bahasa Indonesia.
  2. Renungkan bagaimana Bahasa Indonesia membantumu berkomunikasi dengan orang lain.
  3. Tuliskan komitmenmu untuk bangga berbahasa Indonesia.
  4. Jawab pertanyaan-pertanyaan dengan jujur berdasarkan perasaan dan pengalamanmu.
  5. Ceritakan kepada teman atau guru tentang komitmenmu.

Pertanyaan:

1. Ceritakan satu pengalaman ketika kamu menggunakan Bahasa Indonesia untuk bekerja sama dengan teman dari daerah lain atau suku bangsa yang berbeda!

2. Bagaimana perasaanmu saat bisa menggunakan Bahasa Indonesia untuk berkomunikasi dengan banyak orang dari berbagai daerah?

3. Tuliskan 3 komitmen yang akan kamu lakukan untuk menunjukkan rasa bangga menggunakan Bahasa Indonesia!

4. Menurutmu, apa hubungan antara Bahasa Indonesia dengan semangat gotong royong dan kerja sama antarwarga?

Setiap pertanyaan uraian sediakan 6-8 baris kosong untuk menulis cerita atau penjelasan. Untuk pertanyaan nomor 3, sediakan format bernomor 1), 2), 3) dengan ruang cukup untuk menulis komitmen.

REFLEKSI

1. Apa hal paling menarik yang kamu pelajari hari ini tentang Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan?

2. Bagaimana kegiatan hari ini mengubah pandanganmu tentang pentingnya Bahasa Indonesia dalam kerja sama?

3. Apa yang akan kamu lakukan mulai besok untuk lebih bangga menggunakan Bahasa Indonesia?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.