LKPD Pendidikan Pancasila Kelas 4: Refleksi dan Penguatan: Menjadi Anak yang Disiplin
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas 4 dengan topik "Refleksi dan Penguatan: Menjadi Anak yang Disiplin". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Pancasila Kelas 4: Refleksi dan Penguatan: Menjadi Anak yang Disiplin
Pendidikan Pancasila - Kelas 4
Bab 2 - Pertemuan 9
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Pancasila — Kelas 4 (Fase B) Topik: Refleksi dan Penguatan: Menjadi Anak yang Disiplin INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Cermin Diriku: Merefleksikan Pengalaman DisiplinEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi tabel refleksi diri berikut dengan jujur! Berilah tanda centang (✓) pada kolom yang sesuai, lalu tuliskan contoh pengalamanmu. Ruang tabel jawaban 2. Dari tabel di atas, tuliskan 3 hal baik yang sudah kamu lakukan dengan disiplin! 3. Tuliskan 2 hal yang masih perlu kamu perbaiki agar menjadi anak yang lebih disiplin! Tabel dengan 10 baris pernyataan dan 5 kolom (Selalu, Sering, Kadang-kadang, Jarang, Contoh Pengalaman). Pernyataan meliputi: bangun pagi tepat waktu, merapikan tempat tidur, datang sekolah tepat waktu, mengerjakan tugas tepat waktu, membuang sampah pada tempatnya, meminta izin sebelum keluar rumah, mendengarkan nasihat orang tua/guru, berbaris sebelum masuk kelas, menjaga kebersihan lingkungan, membantu pekerjaan rumah sesuai kemampuan. Untuk soal 2-3: ruang uraian 5-6 baris per soal. Kegiatan 2: Galeri Disiplin: Menyajikan Contoh Perilaku Bertanggung JawabEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Buatlah komik strip sederhana (4-6 panel) yang menceritakan contoh perilaku disiplin dalam melaksanakan aturan dan kewajiban! Pilih salah satu lingkungan: rumah, sekolah, atau masyarakat. Ruang gambar 2. Tuliskan cerita singkat berdasarkan komik yang kamu buat! (minimal 1 paragraf, 5-7 kalimat) 3. Apa manfaat dari perilaku disiplin yang kamu ceritakan dalam komik? Kotak komik 4-6 panel (ukuran setiap panel sekitar 8x6 cm), dengan ruang keterangan di bawah/samping setiap panel. Ruang uraian untuk soal 2: 7-8 baris. Ruang uraian untuk soal 3: 5-6 baris. Kegiatan 3: Komitmen Disiplinku: Rencana Aksi NyataEstimasi: 15 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi kartu komitmen disiplin berikut dengan rencana aksi nyata yang akan kamu lakukan! Tuliskan minimal 5 perilaku disiplin dengan cara dan waktu pelaksanaannya. Ruang tabel jawaban 2. Apa yang akan kamu lakukan jika suatu hari kamu tidak bisa menepati komitmenmu? 3. Siapa yang bisa membantumu agar tetap disiplin menjalankan komitmen ini? Bagaimana cara mereka membantumu? Kartu komitmen berbentuk tabel dengan 4 kolom (No, Perilaku Disiplin yang Akan Dilakukan, Cara Melakukannya, Kapan/Waktu Pelaksanaan) dan minimal 5 baris isian. Di bagian bawah kartu ada kolom tanda tangan: 'Saya berkomitmen untuk melaksanakan hal-hal di atas dengan sungguh-sungguh. Tanda tangan murid: (...) Tanggal: (...) Saksi Orang Tua: (...) Saksi Guru: (...)'. Ruang uraian untuk soal 2-3: masing-masing 6-7 baris. REFLEKSI1. Apa hal paling berharga yang kamu pelajari hari ini tentang menjadi anak yang disiplin? 2. Bagaimana perasaanmu setelah membuat komitmen disiplin? Apakah kamu yakin bisa menjalankannya? 3. Apa yang akan kamu ceritakan kepada keluargamu di rumah tentang pembelajaran hari ini? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.