LKPDPertemuan 6Bab 3Fase BSemester 2

LKPD Pendidikan Pancasila Kelas 3: Membedakan Identitas Asal Suku Bangsa dalam Lingkup Keluarga dan Teman

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Pancasila kelas 3 dengan topik "Membedakan Identitas Asal Suku Bangsa dalam Lingkup Keluarga dan Teman".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Pancasila Kelas 3: Membedakan Identitas Asal Suku Bangsa dalam Lingkup Keluarga dan Teman

Pendidikan Pancasila - Kelas 3

Bab 3 Pertemuan 6

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Pancasila — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Membedakan Identitas Asal Suku Bangsa dalam Lingkup Keluarga dan Teman

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Pancasila
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikMembedakan Identitas Asal Suku Bangsa dalam Lingkup Keluarga dan Teman
Alokasi Waktu2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Membedakan identitas diri, keluarga, dan teman-temannya sesuai suku bangsa dan bahasa di lingkungan sekitar

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Bacalah setiap teks dan petunjuk kegiatan dengan cermat.
  • Kerjakan tugas secara mandiri dan bersama teman kelompokmu dengan jujur dan gembira.
  • Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan tanyakan kepada guru jika ada langkah yang belum dipahami.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Kegiatan 1: Membedakan Suku Bangsa dan Bahasa dalam Cerita Teman Baru

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil
  • Penghapus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah teks narasi singkat berikut dengan seksama.
  2. Teks: Di kelas 3 SD Merdeka, ada empat anak yang berteman akrab. Wayan berasal dari suku Bali dan sering menyapa kakeknya dengan bahasa Bali. Siti berasal dari suku Jawa dan berbicara dengan bahasa Jawa di rumahnya. Butet berasal dari suku Batak dan menggunakan bahasa Batak saat mengobrol bersama neneknya. Buyung berasal dari suku Minangkabau dan memakai bahasa Minang ketika berbicara dengan ibunya.
  3. Isilah tabel perbandingan identitas suku bangsa dan bahasa daerah masing-masing tokoh berdasarkan teks.
  4. Jawablah pertanyaan analisis perbedaan identitas yang ada.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel perbandingan identitas suku bangsa dan bahasa daerah dari keempat anak dalam bacaan di atas!

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan tabel tersebut, sebutkan perbedaan suku bangsa dan bahasa daerah antara Wayan dan Butet!

3. Berdasarkan tabel tersebut, sebutkan perbedaan suku bangsa dan bahasa daerah antara Siti dan Buyung!

Tabel 3 kolom (Nama Tokoh, Suku Bangsa, Bahasa Daerah) dengan 4 baris isian (Wayan, Siti, Butet, Buyung), dilanjutkan 2 baris garis kosong untuk menjawab perbedaan tokoh.

Kegiatan 2: Kegiatan 2: Kartu Detektif Suku dan Bahasa Teman Sekelas

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Lembar kartu detektif LKPD

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Duduklah berpasangan dengan satu orang teman di dekatmu.
  2. Lakukan wawancara singkat untuk mencari tahu: suku bangsa dirimu sendiri, bahasa daerahmu, suku bangsa temanmu, dan bahasa daerah temanmu.
  3. Tuliskan data identitas diri dan temanmu ke dalam kartu detektif yang tersedia.
  4. Bandingkan apakah suku bangsa dan bahasa daerahmu sama atau berbeda dengan temanmu, lalu tuliskan perbedaannya secara jelas.

Pertanyaan:

1. Tuliskan identitas dirimu: nama, suku bangsa, dan bahasa daerah yang digunakan di lingkungan keluargamu!

2. Tuliskan identitas teman wawancaramu: nama teman, suku bangsa teman, dan bahasa daerah yang digunakan di lingkungan keluarganya!

3. Tuliskan perbandingan antara identitas dirimu dan temanmu: Apakah kalian berasal dari suku bangsa dan bahasa daerah yang sama atau berbeda? Tuliskan perbedaannya!

Dua kotak kartu identitas (Kartu Diriku dan Kartu Temanku) masing-masing memuat kolom Nama, Suku Bangsa, Bahasa Daerah; serta kolom uraian perbandingan kesamaan/perbedaan suku dan bahasa di bagian bawah.

Kegiatan 3: Kegiatan 3: Memilah Perbedaan Suku Bangsa dan Bahasa dalam Silsilah Keluarga

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil
  • Penghapus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan studi kasus keluarga Edo berikut:
  2. Ayah Edo berasal dari suku Ambon dan fasih menggunakan bahasa Melayu Ambon. Ibu Edo berasal dari suku Jawa dan sering menggunakan bahasa Jawa. Paman Edo (adik Ayah) juga bersuku Ambon dan menggunakan bahasa Melayu Ambon, sedangkan Bibi (istri Paman) berasal dari suku Sunda dan menggunakan bahasa Sunda.
  3. Klasifikasikan anggota keluarga Edo berdasarkan suku bangsa dan bahasa daerahnya ke dalam diagram perbandingan.
  4. Jawablah pertanyaan terkait keragaman identitas dalam keluarga Edo.

Pertanyaan:

1. Kelompokkan anggota keluarga Edo berdasarkan suku bangsa dan bahasa daerahnya ke dalam tabel pengelompokan (Ayah, Ibu, Paman, Bibi)!

Ruang tabel jawaban

2. Sebutkan anggota keluarga Edo yang memiliki suku bangsa dan bahasa daerah yang sama!

3. Sebutkan perbedaan suku bangsa dan bahasa daerah antara Ibu Edo dan Bibi Edo!

Format tabel 3 kolom (Anggota Keluarga, Asal Suku Bangsa, Bahasa Daerah yang Digunakan) dan 2 kolom baris uraian singkat untuk menjawab analisis perbedaan dan persamaan identitas.

REFLEKSI

1. Apa suku bangsa dan bahasa daerah yang paling banyak kamu temukan dari teman-teman di kelasmu hari ini?

2. Apakah kamu menemukan teman atau anggota keluarga yang suku bangsa dan bahasa daerahnya berbeda denganmu? Sebutkan perbedaannya!

3. Bagaimana perasaanmu setelah mengetahui bahwa kamu dan teman-temanmu memiliki suku bangsa dan bahasa daerah yang beragam?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.