LKPD Pendidikan Pancasila Kelas 2: Sikap Mematuhi Aturan di Rumah
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas 2 dengan topik "Sikap Mematuhi Aturan di Rumah". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Pancasila Kelas 2: Sikap Mematuhi Aturan di Rumah
Pendidikan Pancasila - Kelas 2
Bab 1 - Pertemuan 3
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Pancasila — Kelas 2 (Fase A) Topik: Sikap Mematuhi Aturan di Rumah INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: 🔍 Ayo Amati Cerita Bergambar Rizal!Estimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Gambar 1 menunjukkan Rizal bangun pagi pukul 05.00 dan langsung merapikan tempat tidurnya. Apa dua sikap patuh aturan yang dilakukan Rizal pada gambar 1? 2. Gambar 2 menunjukkan Rizal berdoa sebelum makan bersama keluarganya. Mengapa berdoa sebelum makan itu penting? Tuliskan jawabanmu! 3. Gambar 3 menunjukkan Rizal berpamitan kepada ayah dan ibunya sebelum berangkat sekolah. Apa yang biasanya kamu katakan saat berpamitan kepada orang tua? Tuliskan! 4. Dari cerita Rizal, lengkapi tabel berikut! Tuliskan sikap patuh aturan yang dilakukan Rizal beserta waktunya. Ruang tabel jawaban Nomor 1-2: tulis jawaban di baris kosong yang tersedia. Nomor 3: tulis jawabanmu sendiri di kotak uraian. Nomor 4: isi tabel 2 kolom (Waktu | Sikap Patuh Aturan) dengan 3 baris isian. Kegiatan 2: ✅ Patuh atau Tidak Patuh? Yuk, Pilah Bersama!Estimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Perhatikan daftar perilaku berikut. Tulis P (Patuh) atau TP (Tidak Patuh) di kolom Penilaian, lalu tuliskan alasan singkatmu di kolom Alasan. Perilaku:
Ruang tabel jawaban 2. 💬 Diskusi: Dari daftar perilaku nomor 1, pilih SATU perilaku Tidak Patuh yang menurut kamu paling sering terjadi. Ceritakan mengapa perilaku itu sebaiknya diubah! (Tulis 2-3 kalimat) 3. Gambarlah atau tuliskan SATU contoh perilaku tidak patuh aturan di rumah yang ingin kamu ubah menjadi perilaku patuh. Tulis: Perilaku lama → Perilaku baru. Ruang gambar Nomor 1: isi tabel 3 kolom (Perilaku | P / TP | Alasan Singkat) dengan 5 baris. Nomor 2: tulis paragraf pendek 2-3 kalimat di kotak diskusi. Nomor 3: gambar bebas di kotak kosong berukuran 8x6 cm, lalu tuliskan keterangan 'Perilaku lama → Perilaku baru' di bawah gambar. Kegiatan 3: ⭐ Aku Bisa Patuh Aturan! — Buat Kartu JanjikuEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tuliskan 3 aturan di rumahmu yang ingin kamu patuhi. Gunakan kalimat 'Aku akan ...' untuk setiap aturan. 2. Menurutmu, apa manfaat yang akan kamu rasakan jika kamu mematuhi ketiga aturan itu? Tuliskan jawabanmu dalam 2-3 kalimat. 3. 💬 Ceritakan kepada temanmu: Aturan mana yang paling mudah dan mana yang paling sulit untuk kamu patuhi? Mengapa? (Diskusikan bersama, lalu tulis kesimpulan singkat kalian berdua.) Nomor 1: tulis di dalam kotak 'Kartu Janjiku' berbentuk kartu bergaris (3 baris bernomor). Nomor 2: tulis di kotak uraian baris kosong. Nomor 3: tulis hasil diskusi bersama teman di kotak diskusi berpasangan. Kartu Janjiku boleh dihias dengan gambar dan warna di sekelilingnya. REFLEKSI1. Sikap patuh aturan apa yang sudah kamu lakukan hari ini di rumah? Ceritakan dengan bangga! 😊 2. Bagaimana perasaanmu ketika berhasil mematuhi aturan di rumah? Apakah orang tuamu ikut senang? 3. Apa satu hal baru yang kamu pelajari hari ini tentang mematuhi aturan di rumah? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.