LKPD Pendidikan Pancasila Kelas 11: Menganalisis Latar Belakang dan Konteks Dekrit Presiden 5 Juli 1959 dalam Pemberlakuan Kembali UUD 1945
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Pancasila kelas 11 dengan topik "Menganalisis Latar Belakang dan Konteks Dekrit Presiden 5 Juli 1959 dalam Pemberlakuan Kembali UUD 1945".
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Pancasila Kelas 11: Menganalisis Latar Belakang dan Konteks Dekrit Presiden 5 Juli 1959 dalam Pemberlakuan Kembali UUD 1945
Pendidikan Pancasila - Kelas 11
Bab 2 Pertemuan 3
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Pancasila — Kelas 11 (Fase F) Topik: Menganalisis Latar Belakang dan Konteks Dekrit Presiden 5 Juli 1959 dalam Pemberlakuan Kembali UUD 1945 INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Pelacakan Kronologis Dinamika Konstitusi (1945–1959)Estimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapilah analisis dinamika pergantian tiga konstitusi yang pernah berlaku di Indonesia sebelum Dekrit Presiden 5 Juli 1959 (UUD 1945 awal, UUD RIS 1949, dan UUDS 1950) mencakup periode waktu dan faktor pemicu pergantiannya! Ruang tabel jawaban Format tabel 4 kolom: [Nama Konstitusi] | [Kurun Waktu Berlaku] | [Bentuk Negara & Sistem Pemerintahan] | [Faktor Penyebab Pergantian Konstitusi] Kegiatan 2: Analisis Kritis Kebuntuan Konstituante Menuju Dekrit PresidenEstimasi: 35 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Berdasarkan data pemungutan suara di Dewan Konstituante, analisislah mengapa mekanisme kuorum pemungutan suara menghasilkan jalan buntu (deadlock) politik ketatanegaraan! 2. Analisislah hubungan sebab-akibat antara kegagalan Konstituante dengan keputusan Presiden Sukarno memberlakukan kembali UUD 1945 melalui Dekrit 5 Juli 1959 menggunakan asas hukum tata negara darurat (staatsnoodrecht)! Format uraian analitis sistematis: Tuliskan jawaban nomor 1 (analisis kegagalan kuorum Konstituante) dan nomor 2 (analisis hukum darurat/hubungan sebab-akibat Dekrit) minimal 1 paragraf argumentatif per nomor. Kegiatan 3: Analisis Komparatif Implikasi Dekrit Presiden 5 Juli 1959Estimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Analisislah 3 implikasi mendasar terhadap dinamika ketatanegaraan Indonesia akibat kembalinya UUD 1945 melalui Dekrit Presiden 5 Juli 1959 ditinjau dari: kedudukan kepala negara/kepala pemerintahan, bentuk kabinet, dan lembaga perwakilan! Format analisis komparatif 3 aspek: sediakan ruang untuk menjelaskan (1) Aspek Eksekutif/Kepala Pemerintahan, (2) Aspek Pertanggungjawaban Kabinet, dan (3) Aspek Lembaga Perwakilan sebelum vs sesudah Dekrit. REFLEKSI1. Setelah menganalisis dinamika konstitusi 1945–1959, apa pelajaran penting mengenai pentingnya kesepakatan dasar (konsensus konstitusi) bagi keberlangsungan suatu negara? 2. Bagaimana pemahaman tentang dinamika konstitusi masa lalu ini membantumu menilai pentingnya penghormatan terhadap aturan hukum dalam kehidupan sehari-hari? 3. Bagian mana dari analisis Dekrit Presiden 5 Juli 1959 yang paling menantang untuk dipahami, dan bagaimana kamu mengatasi kesulitan tersebut? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.