LKPD Pendidikan Pancasila Kelas 10: Asesmen Sumatif Bab 3: Mengelola Kebinekaan sebagai Modal Sosial Pembangunan Nasional
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas 10 dengan topik "Asesmen Sumatif Bab 3: Mengelola Kebinekaan sebagai Modal Sosial Pembangunan Nasional". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Pancasila Kelas 10: Asesmen Sumatif Bab 3: Mengelola Kebinekaan sebagai Modal Sosial Pembangunan Nasional
Pendidikan Pancasila - Kelas 10
Bab 3 - Pertemuan 7
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Pancasila — Kelas 10 (Fase E) Topik: Asesmen Sumatif Bab 3: Mengelola Kebinekaan sebagai Modal Sosial Pembangunan Nasional INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Menelusuri Jejak Bhinneka Tunggal IkaEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi tabel berikut tentang asal-usul semboyan Bhinneka Tunggal Ika! Ruang tabel jawaban 2. Jelaskan mengapa semboyan Bhinneka Tunggal Ika disebut sebagai 'modal sosial' bagi pembangunan nasional! Berikan minimal dua alasan yang didukung contoh konkret. 3. Menurut pendapatmu, tantangan apa yang paling besar dalam menjaga semangat Bhinneka Tunggal Ika di era digital? Usulkan satu solusi nyata yang bisa dilakukan pelajar! Tabel 3 kolom (Aspek | Informasi | Keterangan) untuk soal 1; uraian minimal 8 kalimat untuk soal 2 dan 3. Kegiatan 2: Mengevaluasi Gotong Royong dalam Ekonomi PancasilaEstimasi: 35 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Kasus 1: Sebuah koperasi desa di Nusa Tenggara Timur menghimpun dana dari 200 keluarga lintas suku untuk membuka usaha tenun bersama. Hasilnya dibagi sesuai kontribusi tenaga dan modal. — Evaluasi kasus ini berdasarkan prinsip ekonomi Pancasila dan gotong royong! 2. Kasus 2: Program pemerintah membangun jalan trans-Papua melibatkan pekerja lokal dari berbagai suku yang sebelumnya berkonflik. Proyek ini menyerap tenaga kerja lokal 60%. — Evaluasi bagaimana proyek ini mewujudkan gotong royong yang mendukung pembangunan nasional inklusif! 3. Berdasarkan kedua kasus di atas, buatlah perbandingan dalam bentuk tabel: aspek yang dibandingkan meliputi skala kegiatan, pelaku gotong royong, prinsip ekonomi Pancasila yang dominan, dan dampak terhadap pembangunan nasional. Ruang tabel jawaban Uraian analitis minimal 10 kalimat per kasus untuk soal 1-2; tabel 4 baris x 3 kolom (Aspek | Kasus 1 | Kasus 2) untuk soal 3. Kegiatan 3: Merancang Aksi Nyata: Gotong Royong untuk LingkungankuEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tuliskan nama program, tujuan, sasaran peserta (pastikan mencerminkan kebinekaan), dan bentuk kegiatan gotong royong yang akan dilakukan! 2. Jelaskan bagaimana programmu menerapkan minimal dua prinsip ekonomi Pancasila (kekeluargaan, keadilan, berdikari, atau kesejahteraan rakyat)! 3. Gambarkan secara visual (bagan/diagram sederhana) alur kegiatan programmu dari perencanaan hingga evaluasi! Beri keterangan singkat pada setiap tahap. Ruang gambar Uraian terstruktur minimal 8 kalimat untuk soal 1-2; satu halaman kosong dengan kotak bingkai untuk menggambar bagan/diagram pada soal 3. REFLEKSI1. Setelah mengerjakan seluruh kegiatan, nilai dirimu sendiri: bagian mana yang paling kamu kuasai dan bagian mana yang masih perlu diperdalam? Mengapa? 2. Dari seluruh materi Bab 3, nilai atau prinsip apa yang paling relevan dengan kehidupanmu sehari-hari? Ceritakan satu pengalaman nyata yang membuktikannya. 3. Jika kamu menjadi pemimpin di komunitasmu, langkah konkret apa yang akan kamu ambil untuk memperkuat gotong royong lintas perbedaan? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.