LKPDPertemuan 7Bab 3Fase ESemester 2

LKPD Pendidikan Pancasila Kelas 10: Menganalisis Prinsip Gotong Royong dalam Tata Kelola Perekonomian yang Berkeadilan

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Pancasila kelas 10 dengan topik "Menganalisis Prinsip Gotong Royong dalam Tata Kelola Perekonomian yang Berkeadilan".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Pancasila Kelas 10: Menganalisis Prinsip Gotong Royong dalam Tata Kelola Perekonomian yang Berkeadilan

Pendidikan Pancasila - Kelas 10

Bab 3 Pertemuan 7

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Pancasila — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Menganalisis Prinsip Gotong Royong dalam Tata Kelola Perekonomian yang Berkeadilan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Pancasila
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikMenganalisis Prinsip Gotong Royong dalam Tata Kelola Perekonomian yang Berkeadilan
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis prinsip gotong royong sebagai perwujudan sistem ekonomi Pancasila yang inklusif dan berkeadilan

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah pengantar kasus dan stimulus dengan cermat untuk memahami konteks masalah perekonomian.
  • Bekerjalah secara aktif, mandiri atau bersama kelompok sesuai instruksi pada setiap kegiatan.
  • Gunakan kemampuan analisis kritis untuk menghubungkan nilai gotong royong dengan keadilan ekonomi Pancasila.
  • Tuliskan hasil analisismu secara terstruktur pada ruang jawaban yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Aktivitas 1: Dekonstruksi Kasus Praktik Ekonomi Gotong Royong vs Individualistik

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja siswa
  • Alat tulis
  • Buku Siswa Pendidikan Pancasila Kelas X (Bab 3 Subbab B)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati teks perbandingan dua model usaha berikut:
  2. Teks Kasus A: Koperasi Unit Desa (KUD) 'Maju Bersama' diinisiasi oleh para petani lokal. Pengambilan keputusan dilakukan secara musyawarah mufakat, modal dikumpulkan bersama, dan Sisa Hasil Usaha (SHU) dibagikan secara adil berdasarkan kontribusi jasa anggota. Petani kecil mendapat akses pupuk murah dan pendampingan setara.
  3. Teks Kasus B: Perusahaan Distribusi Hasil Tani 'Monopoli Makmur' dimiliki oleh satu pemodal tunggal. Penentuan harga gabah dikendalikan sepenuhnya oleh pemilik modal. Petani tidak memiliki hak suara dan keuntungan terbesar dinikmati oleh pemilik modal semata, sementara buruh tani menanggung risiko gagal panen secara mandiri.
  4. Analisislah kedua model usaha di atas berdasarkan indikator prinsip gotong royong, inklusivitas, dan keadilan distribusi ekonomi pada tabel yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan kedua kasus di atas, analisislah perbandingan praktik ekonomi keduanya dengan melengkapi tabel analisis:

  1. Prinsip Kepemilikan & Pengambilan Keputusan,
  2. Keterlibatan Anggota/Masyarakat (Inklusivitas), dan
  3. Distribusi Kesejahteraan (Keadilan Hasil).
Ruang tabel jawaban

2. Analisislah mengapa model tata kelola pada Kasus A mencerminkan perwujudan prinsip gotong royong dalam sistem ekonomi Pancasila, sedangkan Kasus B bertentangan dengannya!

Tabel 4 kolom: [Aspek Analisis, Praktik Kasus A (KUD), Praktik Kasus B (Monopoli), Catatan Kritis], dilanjutkan uraian penjelasan analisis pada kolom teks di bawahnya.

Kegiatan 2: Aktivitas 2: Investigasi Kritis Pilar Ekonomi Pancasila yang Inklusif dan Berkeadilan

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja kelompok
  • Kertas plano/HVS
  • Spidol/pena

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuk kelompok kerja yang terdiri atas 4-5 orang.
  2. Pelajari kutipan konsep: 'Sistem ekonomi Pancasila berlandaskan gotong royong mengharuskan pembangunan yang inklusif (merangkul kelompok rentan/terpinggirkan) dan berkeadilan (tidak ada ketimpangan ekstrem antara pemilik modal dan pekerja)'.
  3. Analisislah sebuah fenomena nyata: Keberadaan program digitalisasi pasar tradisional yang dikelola bersama oleh paguyuban pedagang kecil untuk menyaingi dominasi platform ritel transnasional.
  4. Diskusikan dan jabarkan analisis kelompok sesuai dengan pertanyaan pemantik.

Pertanyaan:

1. Analisislah bagaimana prinsip gotong royong bekerja dalam inisiatif paguyuban pasar tradisional tersebut sehingga mampu menciptakan perekonomian yang inklusif bagi pedagang kecil!

2. Analisislah dampak yang terjadi terhadap tata kelola ekonomi nasional jika prinsip gotong royong diabaikan dan digantikan sepenuhnya oleh mekanisme persaingan bebas tanpa batas!

Format diagram alir analisis hubungan sebab-akibat (Gotong Royong -> Inklusivitas -> Keadilan Sosial) disertai paragraf hasil perumusan diskusi kelompok.

Kegiatan 3: Aktivitas 3: Sintesis dan Rekomendasi Solusi Berbasis Ekonomi Gotong Royong

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja siswa
  • Buku catatan/kertas bergaris

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kerjakan secara mandiri.
  2. Perhatikan isu ekonomi lingkungan sekitar: Masalah ketergantungan petani/pedagang mikro pada pinjaman rentenir online/offline berbunga tinggi akibat sulitnya akses modal perbankan formal.
  3. Lakukan analisis kritis untuk merumuskan tata kelola ekonomi berbasis gotong royong yang mampu memecahkan ketidakadilan tersebut.
  4. Selesaikan tugas ini sekaligus rangkum pemahamanmu sebelum sesi refleksi penutup.

Pertanyaan:

1. Lakukan analisis pemecahan masalah: Identifikasi 2 akar masalah ketidakadilan dari fenomena jeratan rentenir, lalu rumuskan bagaimana tata kelola berbasis prinsip gotong royong (misal: penguatan koperasi simpan pinjam komunitas/lumbung modal warga) dapat menjadi solusi yang inklusif dan berkeadilan!

2. Analisislah keterkaitan antara semboyan Bhinneka Tunggal Ika (keragaman masyarakat) dengan keberhasilan penerapan gotong royong dalam sistem ekonomi Pancasila!

Format esai analisis terstruktur: Identifikasi Akar Masalah (2 poin), Analisis Solusi Gotong Royong (mekanisme kerja & dampaknya), serta Keterkaitan Modal Sosial Kebinekaan.

REFLEKSI

1. Setelah menganalisis berbagai kasus tadi, menurutmu apakah kegiatan ekonomi di lingkungan sekitarmu sudah mencerminkan prinsip gotong royong dan keadilan? Berikan satu buktinya!

2. Apa tantangan terbesar yang kamu amati dalam mewujudkan sistem ekonomi Pancasila yang inklusif di era persaingan digital saat ini?

3. Sikap atau kesadaran apa yang tumbuh dalam dirimu terkait pentingnya solidaritas ekonomi antarsesama warga negara yang beraneka ragam?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.