LKPDPertemuan 5Bab 3Fase ESemester 2

LKPD Pendidikan Pancasila Kelas 10: Peran Warga Negara dalam Mengelola Kebinekaan untuk Pembangunan Nasional

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas 10 dengan topik "Peran Warga Negara dalam Mengelola Kebinekaan untuk Pembangunan Nasional". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Pancasila Kelas 10: Peran Warga Negara dalam Mengelola Kebinekaan untuk Pembangunan Nasional

Pendidikan Pancasila - Kelas 10

Bab 3 - Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Pancasila — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Peran Warga Negara dalam Mengelola Kebinekaan untuk Pembangunan Nasional

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Pancasila
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikPeran Warga Negara dalam Mengelola Kebinekaan untuk Pembangunan Nasional
Alokasi Waktu90 Menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu mendeskripsikan peran dan kedudukan warga negara Indonesia dalam menjaga kebinekaan sebagai modal sosial pembangunan nasional.
  2. Murid mampu menganalisis nilai-nilai Pancasila yang relevan sebagai panduan warga negara dalam berkontribusi pada pembangunan nasional yang berkeadilan.

PETUNJUK UMUM

  • Awali kegiatan dengan berdoa dan siapkan hati serta pikiran yang terbuka (mindful).
  • Bacalah setiap instruksi dengan saksama. Jangan ragu bertanya kepada guru jika ada hal yang membingungkan.
  • Bekerjalah secara kolaboratif bersama teman kelompokmu. Hargai setiap perbedaan pendapat, karena perbedaan adalah modal kekuatan kita!
  • Gunakan Buku Siswa Pendidikan Pancasila Kelas X dan sumber informasi kredibel lainnya untuk memperkaya jawabanmu.
  • Kerjakan tugas dengan penuh semangat dan kegembiraan (joyful). Tunjukkan kreativitas terbaikmu!

KEGIATAN

Kegiatan 1: Eksplorasi Peran: Aku dan Kebinekaan di Sekitarku

Estimasi: 25 Menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Buku Siswa Pendidikan Pancasila Kelas X

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati lingkungan sekolah atau tempat tinggalmu dengan saksama.
  2. Identifikasi berbagai bentuk keberagaman yang ada (misalnya: suku, agama, minat, bakat, atau latar belakang ekonomi).
  3. Pikirkan dan diskusikan bagaimana keberagaman tersebut justru bisa menjadi 'modal sosial' (kekuatan bersama) untuk memajukan lingkunganmu, bukan menjadi sumber perpecahan.
  4. Tuliskan hasil pengamatanmu pada tabel yang disediakan, lalu jawab pertanyaan uraian di bawahnya.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel berikut dengan 3 contoh keberagaman di sekitarmu dan potensinya sebagai modal sosial!

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan tabel yang kamu buat, deskripsikan apa peran dan kedudukanmu sebagai warga negara untuk menjaga keberagaman tersebut agar terus menjadi modal sosial bagi pembangunan nasional!

Tabel 3 kolom (No, Bentuk Keberagaman, Potensi sebagai Modal Sosial) dan kotak bergaris untuk jawaban uraian.

Kegiatan 2: Analisis Kasus: Pancasila sebagai Kompas Pembangunan Berkeadilan

Estimasi: 35 Menit

Alat & Bahan:

  • Kertas HVS/Buku Catatan
  • Sticky notes (opsional untuk curah pendapat)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah narasi singkat berikut bersama kelompokmu: 'Di sebuah desa yang majemuk, pemerintah desa mendapat dana untuk membangun fasilitas umum. Namun, sekelompok pemuda merasa musyawarah pembangunan hanya melibatkan tokoh dari satu golongan saja, sehingga fasilitas yang dibangun nantinya dikhawatirkan tidak menjawab kebutuhan seluruh warga yang beragam.'
  2. Diskusikan kasus tersebut menggunakan kacamata nilai-nilai Pancasila.
  3. Analisis nilai Pancasila mana saja yang dilanggar atau belum diterapkan, dan bagaimana seharusnya warga negara (baik pemerintah desa maupun pemuda) bersikap.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan kasus di atas, nilai-nilai Pancasila sila ke berapa saja yang paling relevan untuk dijadikan panduan penyelesaian masalah? Jelaskan alasanmu!

2. Sebagai warga negara yang baik, langkah kontributif apa yang bisa dilakukan oleh kelompok pemuda tersebut agar pembangunan desa tetap berkeadilan dan kebinekaan tetap terjaga?

Kotak diskusi terbagi dua bagian: (1) Analisis Sila Pancasila dan Alasan, (2) Solusi/Langkah Kontributif Warga Negara.

Kegiatan 3: Aksi Kreatif: Menggagas Proyek Gotong Royong

Estimasi: 30 Menit

Alat & Bahan:

  • Kertas gambar atau area kosong di LKPD
  • Spidol, pensil warna, atau krayon

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bayangkan kalian adalah agen perubahan di sekolah.
  2. Rancanglah sebuah ide kegiatan/proyek gotong royong sederhana di lingkungan sekolah yang melibatkan seluruh siswa dari berbagai latar belakang (menerapkan ekonomi Pancasila yang inklusif/kerja sama).
  3. Buatlah sketsa poster atau peta konsep (mind map) yang menarik untuk mengampanyekan ide proyek gotong royong tersebut.
  4. Pastikan pesan dalam karyamu mencerminkan semangat Bhinneka Tunggal Ika sebagai modal pembangunan.

Pertanyaan:

1. Gambarkan sketsa poster atau peta konsep kampanye gotong royong kalian di sini, lalu tuliskan 2-3 kalimat ajakan utama di bawahnya!

Ruang gambar

Satu halaman kosong berbingkai (frame) untuk menggambar sketsa/peta konsep, dilengkapi 3 baris kosong di bagian bawah untuk menuliskan kalimat ajakan.

REFLEKSI

1. Setelah mengerjakan LKPD ini, apa satu hal baru yang kamu sadari tentang pentingnya keberagaman di Indonesia?

2. Bagaimana perasaanmu saat merancang proyek gotong royong bersama teman yang memiliki pendapat atau latar belakang berbeda?

3. Tindakan kecil apa yang akan kamu mulai besok untuk menunjukkan peranmu dalam menjaga kebinekaan di kelasmu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.