LKPDPertemuan 4Bab 3Fase ESemester 2

LKPD Pendidikan Pancasila Kelas 10: Gotong Royong sebagai Perwujudan Sistem Ekonomi Pancasila yang Inklusif

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas 10 dengan topik "Gotong Royong sebagai Perwujudan Sistem Ekonomi Pancasila yang Inklusif". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Pancasila Kelas 10: Gotong Royong sebagai Perwujudan Sistem Ekonomi Pancasila yang Inklusif

Pendidikan Pancasila - Kelas 10

Bab 3 - Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Pancasila — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Gotong Royong sebagai Perwujudan Sistem Ekonomi Pancasila yang Inklusif

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Pancasila
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikGotong Royong sebagai Perwujudan Sistem Ekonomi Pancasila yang Inklusif
Alokasi Waktu90 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu menjelaskan prinsip gotong royong sebagai cerminan sistem ekonomi Pancasila yang inklusif dan berkeadilan.
  2. Murid mampu menganalisis hubungan antara nilai gotong royong dengan konsep kesejahteraan berkeadilan dan kemandirian (berdikari) dalam perekonomian nasional.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap instruksi dengan cermat sebelum mengerjakan.
  • Kerjakan LKPD ini secara individu dan kelompok sesuai petunjuk pada setiap kegiatan.
  • Gunakan pengalaman dan pengamatan kalian terhadap kehidupan ekonomi di sekitar sebagai bahan refleksi.
  • Tuliskan jawaban dengan jelas dan lengkap di ruang yang tersedia.
  • Jika ada pertanyaan, diskusikan dengan teman atau tanyakan kepada guru.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mengidentifikasi Prinsip Gotong Royong dalam Sistem Ekonomi Pancasila

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Artikel/berita tentang ekonomi Pancasila (disediakan guru)
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah artikel berita tentang ekonomi Pancasila yang disediakan guru (atau akses melalui tautan/QR code).
  2. Buatlah 3 pertanyaan prediksi tentang ide pokok yang mungkin muncul dalam teks sebelum membaca secara mendalam.
  3. Baca artikel secara saksama dan temukan informasi tentang prinsip gotong royong dalam sistem ekonomi Pancasila.
  4. Jawab pertanyaan yang disediakan berdasarkan pemahaman kalian.

Pertanyaan:

1. Tuliskan 3 pertanyaan prediksi kalian tentang isi artikel sebelum membaca secara mendalam!

2. Jelaskan minimal 3 prinsip utama sistem ekonomi Pancasila yang kalian temukan dalam artikel!

3. Bagaimana nilai gotong royong tercermin dalam prinsip-prinsip sistem ekonomi Pancasila? Berikan penjelasan!

Tuliskan jawaban dalam bentuk paragraf untuk pertanyaan uraian, dan daftar bernomor untuk pertanyaan isian. Gunakan 5-7 kalimat untuk setiap jawaban uraian.

Kegiatan 2: Menganalisis Hubungan Gotong Royong dengan Kesejahteraan Berkeadilan dan Kemandirian Ekonomi

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Gambar koperasi sekolah dan ekonomi digital
  • Kertas plano/flipchart untuk presentasi
  • Spidol warna

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuklah kelompok yang terdiri dari 4-5 orang.
  2. Amati gambar koperasi sekolah dan ekonomi digital yang disediakan.
  3. Diskusikan dalam kelompok bagaimana kedua model ekonomi tersebut mencerminkan nilai gotong royong dan prinsip berdikari.
  4. Lengkapi tabel analisis yang disediakan.
  5. Presentasikan hasil diskusi kelompok kalian di depan kelas.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel analisis berikut berdasarkan hasil diskusi kelompok!

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan analisis kalian, jelaskan hubungan antara nilai gotong royong dengan konsep kesejahteraan berkeadilan dalam kedua contoh ekonomi tersebut!

3. Mengapa kemandirian (berdikari) ekonomi penting bagi bangsa Indonesia? Kaitkan dengan semangat gotong royong!

Untuk tabel, buat 4 kolom: Model Ekonomi | Penerapan Gotong Royong | Kontribusi terhadap Kesejahteraan Berkeadilan | Wujud Kemandirian (Berdikari). Isi dengan minimal 3 poin per kolom. Untuk pertanyaan uraian, tuliskan dalam 7-10 kalimat.

Kegiatan 3: Merancang Proyek Ekonomi Berbasis Gotong Royong

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas A4 atau buku tulis
  • Alat tulis
  • Referensi tentang koperasi/usaha bersama (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Tetap dalam kelompok yang sama.
  2. Rancanglah sebuah proyek ekonomi sederhana di lingkungan sekolah atau komunitas kalian yang menerapkan prinsip gotong royong dan sistem ekonomi Pancasila.
  3. Proyek dapat berupa: koperasi kelas, bank sampah, usaha bersama, atau program lainnya.
  4. Tuangkan rancangan proyek kalian dalam format yang disediakan.
  5. Presentasikan rancangan proyek di depan kelas dan terima masukan dari kelompok lain.

Pertanyaan:

1. Lengkapi format rancangan proyek ekonomi berbasis gotong royong berikut!

2. Jelaskan bagaimana proyek kalian mencerminkan sistem ekonomi Pancasila yang inklusif dan berkeadilan!

3. Apa tantangan yang mungkin dihadapi dalam menjalankan proyek ini dan bagaimana solusinya berdasarkan semangat gotong royong?

Gunakan format proposal sederhana dengan poin-poin: Nama Proyek, Tujuan, Prinsip Gotong Royong, Struktur Organisasi, Sumber Modal, Rencana Kegiatan, Indikator Kesejahteraan Berkeadilan, dan Rencana Keberlanjutan. Setiap poin dijelaskan dalam 3-5 kalimat.

REFLEKSI

1. Setelah mempelajari gotong royong sebagai perwujudan sistem ekonomi Pancasila, bagaimana pandangan kalian tentang peran gotong royong dalam membangun perekonomian Indonesia yang inklusif dan berkeadilan?

2. Apakah kalian melihat praktik gotong royong dalam kegiatan ekonomi di sekitar kalian? Ceritakan pengalaman atau pengamatan kalian!

3. Apa yang dapat kalian lakukan sebagai pelajar untuk mempraktikkan nilai gotong royong dalam kehidupan ekonomi sehari-hari, baik di sekolah maupun di masyarakat?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.