LKPD Pendidikan Pancasila Kelas 10: Asesmen Sumatif Bab 2: Membangun Budaya Taat Hukum
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas 10 dengan topik "Asesmen Sumatif Bab 2: Membangun Budaya Taat Hukum". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Pancasila Kelas 10: Asesmen Sumatif Bab 2: Membangun Budaya Taat Hukum
Pendidikan Pancasila - Kelas 10
Bab 2 - Pertemuan 7
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Pancasila — Kelas 10 (Fase E) Topik: Asesmen Sumatif Bab 2: Membangun Budaya Taat Hukum INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Membedah Kasus: Uji Pemahaman Menyeluruh tentang Budaya Taat HukumEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Kasus: Rian (16 tahun) mengendarai sepeda motor tanpa SIM, tidak memakai helm, dan melawan arus. Saat dihentikan polisi, ia beralasan terburu-buru ke sekolah dan belum tahu aturan itu ada. Berdasarkan kasus ini, identifikasikan: (a) bentuk kesadaran hukum yang rendah, (b) perilaku tidak taat hukum yang dilakukan, (c) dampak pelanggaran tersebut bagi dirinya dan masyarakat. Tuliskan dalam bentuk paragraf singkat (maksimal 150 kata). 2. Lengkapi tabel analisis berikut dengan menunjukkan peraturan yang dilanggar Rian, posisinya dalam hierarki peraturan perundang-undangan Indonesia, dan satu nilai Pancasila yang mendasari aturan tersebut. Ruang tabel jawaban 3. Mengapa Pancasila disebut sebagai sumber dari segala sumber hukum? Kaitkan penjelasanmu dengan kasus Rian: bagaimana seharusnya nilai Pancasila membentuk budaya taat hukum sejak dini? Tulis jawaban pada lembar jawaban terpisah. Untuk soal nomor 2, buat tabel tiga kolom: 'No', 'Peraturan yang Dilanggar & Pasal Singkat', 'Posisi dalam Hierarki', dan 'Nilai Pancasila yang Mendasari'. Isi nomor urut (1,2) dan informasi lengkapnya. Kegiatan 2: Komitmenku: Refleksi Diri sebagai Warga Negara Bertanggung JawabEstimasi: 25 menit Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Sebutkan satu pengalaman pribadi di mana kamu pernah atau hampir melanggar aturan (misal: terlambat, tidak memakai seragam lengkap, membuang sampah sembarangan). Jelaskan secara singkat: (a) situasi tersebut, (b) mengapa kamu melakukannya, (c) bagaimana perasaanmu setelahnya, dan (d) nilai Pancasila apa yang terkait dengan perbaikan sikap tersebut. 2. Berdasarkan pemahamanmu tentang budaya taat hukum, tuliskan tiga komitmen konkret yang akan kamu lakukan dalam kehidupan sehari-hari! Setiap komitmen harus mencakup:
Contoh: Ruang tabel jawaban Pada lembar jawaban, tuliskan jawaban soal nomor 4 dalam bentuk paragraf reflektif. Untuk soal nomor 5, buat tabel dengan empat kolom: No, Perilaku Spesifik, Tempat Penerapan, Nilai Pancasila. Isi dengan tiga komitmenmu. Kegiatan 3: Aksi Nyata: Merancang Kampanye Budaya Taat Hukum Berbasis PancasilaEstimasi: 35 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Buatlah deskripsi rancangan kampanye budaya taat hukummu! Sertakan: (a) judul/slogan, (b) elemen visual yang direncanakan (deskripsikan, misal: gambar timbangan hukum, lambang Pancasila, tangan bergandengan), (c) pesan utama (jenis ajakan dan target perilaku). Ruang gambar 2. Jelaskan secara tertulis bagaimana slogan dan visual yang kamu rancang mencerminkan:
Pada lembar jawaban, buat dua bagian: 'Deskripsi Rancangan' (berisi jawaban soal 6) dan 'Penjelasan Konsep' (berisi jawaban soal 7). Jika membuat sketsa, tempatkan di kotak yang disediakan atau di kertas terpisah yang dilampirkan. REFLEKSI1. Setelah mengerjakan asesmen ini, apa hal paling berkesan yang kamu pahami tentang pentingnya budaya taat hukum? 2. Nilai Pancasila apa yang paling mendorongmu untuk berkomitmen taat hukum, dan mengapa? 3. Satu langkah kecil apa yang akan segera kamu mulai esok hari untuk menjadi pribadi yang lebih taat hukum? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.