LKPDPertemuan 7Bab 1Fase ESemester 1

LKPD Pendidikan Pancasila Kelas 10: Menganalisis Kedudukan Pancasila sebagai Ideologi Negara dalam Menjawab Tantangan Zaman

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Pancasila kelas 10 dengan topik "Menganalisis Kedudukan Pancasila sebagai Ideologi Negara dalam Menjawab Tantangan Zaman".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Pancasila Kelas 10: Menganalisis Kedudukan Pancasila sebagai Ideologi Negara dalam Menjawab Tantangan Zaman

Pendidikan Pancasila - Kelas 10

Bab 1 Pertemuan 7

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Pancasila — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Menganalisis Kedudukan Pancasila sebagai Ideologi Negara dalam Menjawab Tantangan Zaman

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Pancasila
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikMenganalisis Kedudukan Pancasila sebagai Ideologi Negara dalam Menjawab Tantangan Zaman
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis kedudukan Pancasila sebagai ideologi negara

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah pengantar kasus dan stimulus analitis pada setiap kegiatan secara cermat bersama kelompokmu.
  • Fokuskan telaah pada kedudukan Pancasila sebagai ideologi negara (ideologi terbuka yang dinamis, memiliki dimensi idealitas, realitas, dan fleksibilitas).
  • Gunakan format ruang jawaban yang telah disediakan untuk menuliskan argumentasi dan hasil analisis kritis kelompok.
  • Manfaatkan waktu sebaik mungkin sesuai pembagian durasi yang ditentukan guru.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Aktivitas 1: Dekonstruksi Karakteristik Kedudukan Pancasila sebagai Ideologi Terbuka

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Teks Pendidikan Pancasila Kelas X
  • Alat tulis
  • Kertas plano/lembar kerja cetak

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati teks komparasi singkat antara ideologi tertutup (dogmatis, kaku, memaksakan doktrin secara totaliter) dan ideologi terbuka (berakar dari nilai riil masyarakat, dinamis, menerima keterbukaan tanpa kehilangan jati diri).
  2. Lakukan analisis mendalam mengenai tiga dimensi kedudukan Pancasila sebagai ideologi negara: dimensi idealitas (cita-cita luhur), dimensi realitas (hidup dan tumbuh dalam masyarakat), dan dimensi fleksibilitas (kemampuan merespons perkembangan zaman).
  3. Lengkapi tabel analisis perbandingan dan berikan argumentasi analisis mengapa kedudukan Pancasila ditempatkan sebagai ideologi terbuka.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan karakteristik ideologi, analisislah kedudukan Pancasila sebagai ideologi negara: mengapa Pancasila dikategorikan sebagai ideologi terbuka dan bukan ideologi tertutup?

2. Lengkapilah analisis tiga dimensi ideologi Pancasila pada tabel: sebutkan makna dimensi tersebut dan analisis keterkaitannya dengan kedudukan Pancasila sebagai ideologi negara.

Ruang tabel jawaban

Tabel 3 kolom: Dimensi Ideologi | Makna Analitis | Analisis Kedudukannya dalam Menjaga Keutuhan Negara

Kegiatan 2: Aktivitas 2: Analisis Kritis Kedudukan Pancasila Menghadapi Disrupsi Global

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Teks studi kasus tantangan era digital
  • Buku Catatan Murid
  • Spidol/lembar presentasi

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pelajari studi kasus mengenai gelombang globalisasi, era disrupsi digital, maraknya hoaks pemecah belah bangsa, serta masuknya ideologi transnasional/individualisme ekstrem.
  2. Diskusikan dalam kelompok beranggotakan 4-5 orang untuk mengurai keterancaman nilai kebangsaan jika kedudukan Pancasila sebagai ideologi negara dikesampingkan.
  3. Analisislah fungsi kedudukan Pancasila sebagai penyaring (filter), panduan etis, dan pemersatu dalam menghadapi dinamika tersebut.

Pertanyaan:

1. Analisislah bagaimana kedudukan Pancasila sebagai ideologi negara berfungsi sebagai instrumen filter budaya dan ideologi transnasional di tengah keterbukaan informasi digital saat ini!

2. Berdasarkan hasil diskusi kelompok, analisislah konsekuensi sosiopolitik yang akan terjadi terhadap keberlangsungan bangsa jika kedudukan Pancasila sebagai ideologi negara melemah di kalangan generasi muda!

Tuliskan hasil diskusi analisis dalam format esai analitis berstruktur 2 bagian: (1) Telaah Kedudukan Filter Ideologi, (2) Analisis Dampak Pelemahan Ideologi.

Kegiatan 3: Aktivitas 3: Sintesis Analisis Aktualisasi Kedudukan Pancasila dalam Kehidupan Berbangsa

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Kerja Siswa
  • Catatan presentasi

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Lakukan telaah sintesis terhadap kedudukan Pancasila sebagai ideologi kerja/ideologi operasional.
  2. Rumuskan simpulan analitis kelompok mengenai strategi menjaga kokohnya kedudukan Pancasila sebagai ideologi negara di lingkungan sekolah dan komunitas remaja.
  3. Sajikan intisari analisis secara singkat di depan kelas (waktu sudah memperhitungkan refleksi dan penutup).

Pertanyaan:

1. Rumuskan simpulan analisis kelompok mengenai bagaimana nilai-nilai Pancasila dapat tetap kokoh memegang kedudukannya sebagai ideologi negara tanpa menjadi ideologi yang kaku dan tertinggal zaman!

Paragraf simpulan analitis (100-150 kata) yang memuat aspek: nilai dasar, keterbukaan kontekstual, dan penguatan kedudukan ideologi.

REFLEKSI

1. Setelah menganalisis kedudukan Pancasila sebagai ideologi terbuka, wawasan baru apa yang kamu peroleh tentang peran Pancasila dalam menyaring pengaruh dari media sosial?

2. Bagian mana dari analisis dimensi ideologi (idealitas, realitas, fleksibilitas) yang paling menantang untuk kamu pahami dan kaitkan dengan kehidupan sehari-hari?

3. Bagaimana kesadaran akan kedudukan Pancasila sebagai ideologi negara mengubah caramu merespons perbedaan pendapat di lingkungan sekolah?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.