LKPDPertemuan 5Bab 1Fase ESemester 1

LKPD Pendidikan Pancasila Kelas 10: Menganalisis Kedudukan Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa dalam Menuntun Kehidupan Bermasyarakat

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Pancasila kelas 10 dengan topik "Menganalisis Kedudukan Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa dalam Menuntun Kehidupan Bermasyarakat".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Pancasila Kelas 10: Menganalisis Kedudukan Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa dalam Menuntun Kehidupan Bermasyarakat

Pendidikan Pancasila - Kelas 10

Bab 1 Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Pancasila — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Menganalisis Kedudukan Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa dalam Menuntun Kehidupan Bermasyarakat

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Pancasila
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikMenganalisis Kedudukan Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa dalam Menuntun Kehidupan Bermasyarakat
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis kedudukan Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap instruksi dan studi kasus yang disajikan dengan cermat.
  • Bekerjalah secara mandiri pada tahap telaah awal, lalu berdiskusilah secara aktif dan santun bersama kelompok.
  • Gunakan kemampuan analisis kritis untuk menghubungkan fungsi pandangan hidup bangsa dengan pemecahan persoalan di masyarakat.
  • Tuliskan hasil analisismu secara terstruktur pada ruang jawaban yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Telaah Konseptual: Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku teks Pendidikan Pancasila Kelas 10
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati kutipan teks konseptual berikut: 'Tanpa Pancasila sebagai pandangan hidup, bangsa Indonesia akan hidup terombang-ambing karena tidak memiliki pedoman moral dan arah dalam menyelesaikan masalah kemasyarakatan.'
  2. Lakukan analisis terhadap kedudukan Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa (leitstar dinamis/petunjuk arah) dibandingkan kedudukannya semata-mata sebagai dokumen formal.
  3. Jawablah pertanyaan analisis pada format yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan kutipan teks di atas, analisislah mengapa suatu bangsa yang majemuk seperti Indonesia mutlak memerlukan Pancasila dengan kedudukan sebagai pandangan hidup bangsa!

2. Analisislah apa yang membedakan kedudukan Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa dengan kedudukannya sebagai dasar negara dalam praktik kehidupan sehari-hari!

Tuliskan jawaban analisis berupa uraian terstruktur masing-masing 1-2 paragraf pada kolom esai yang disediakan.

Kegiatan 2: Analisis Kasus: Menimbang Dilema Sosial Berdasarkan Sila-Sila Pancasila

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Kerja Murid
  • Alat tulis
  • Kertas plano/catatan kelompok (jika diperlukan)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah narasi kasus berikut secara berkelompok:
  2. Narasi: 'Sebuah desa yang heterogen berencana membangun fasilitas ruang publik serbaguna di atas lahan desa. Terjadi perbedaan tajam antara warga: sebagian ingin membangun sentra UMKM demi keuntungan ekonomi cepat kelompok pedagang, sebagian ingin balai kesenian untuk merawat kebudayaan lokal, dan sebagian warga kurang mampu mengusulkan perumahan transit/pusat bantuan sosial. Suasana musyawarah sempat memanas karena masing-masing pihak memaksakan kepentingannya.'
  3. Analisislah kedudukan nilai-nilai Pancasila sebagai pandangan hidup dalam membedah dan menuntun penyelesaian sengketa tersebut melalui tabel telaah sila.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah tabel analisis penuntun nilai pandangan hidup bangsa untuk ketiga sila terkait (Sila Ke-2, Ke-4, dan Ke-5) dalam mengurai masalah pada kasus di atas!

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan telaah sila di atas, analisislah konsekuensi yang akan terjadi terhadap kohesi masyarakat desa apabila Pancasila diabaikan sebagai pandangan hidup dalam pengambilan keputusan bersama tersebut!

Isilah tabel 3 baris (Kolom: Sila Pancasila, Analisis Peran Nilai sebagai Penuntun Solusi Kasus) pada lembar kerja, diikuti uraian analisis konsekuensi sosial pada kolom di bawah tabel.

Kegiatan 3: Analisis Kritis dan Sintesis Pandangan Hidup

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Kerja Murid
  • Papan tulis / proyektor untuk presentasi singkat

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Secara berpasangan/kelompok, analisislah sebuah fenomena mutakhir di era digital: 'Meningkatnya ujaran kebencian, sikap intoleran, dan polarisasi opini di media sosial antargenerasi muda'.
  2. Lakukan analisis mendalam mengenai bagaimana kedudukan Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa dapat berfungsi menyaring arus budaya digital dan merekatkan kembali kehidupan bermasyarakat.
  3. Rumuskan simpulan analisis dan siapkan perwakilan untuk memaparkan hasil telaah secara singkat di depan kelas (waktu sudah mencakup paparan kelas, refleksi bersama, dan penutupan pembelajaran).

Pertanyaan:

1. Analisislah peran Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa dalam menuntun etika bermedia sosial generasi muda agar tidak terjebak dalam polarisasi dan perpecahan!

2. Simpulkanlah hakikat kedudukan Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa dalam menjaga keberlangsungan tatanan hidup bermasyarakat di Indonesia!

Tuliskan simpulan argumentatif hasil diskusi kelompok dalam bentuk bagan alur penuntun etika atau esai analitis ringkas 2 paragraf pada kolom presentasi.

REFLEKSI

1. Setelah menganalisis kedudukan Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa, nilai sila keberapakah yang menurutmu paling menantang untuk konsisten dipraktikkan dalam pergaulan sehari-hari? Mengapa?

2. Bagaimana caramu menguji apakah suatu tindakan atau keputusan sosial yang kamu ambil sudah mencerminkan Pancasila sebagai pandangan hidup?

3. Apa makna terpenting yang kamu peroleh hari ini mengenai fungsi Pancasila dalam menjaga persatuan masyarakat di sekitarmu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.