LKPDPertemuan 2Bab 9Fase DSemester 2

LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 9: Mengasihi Semua Orang: Nilai Kristiani dalam Masyarakat Majemuk

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 9 dengan topik "Mengasihi Semua Orang: Nilai Kristiani dalam Masyarakat Majemuk". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 9: Mengasihi Semua Orang: Nilai Kristiani dalam Masyarakat Majemuk

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 9

Bab 9 - Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Mengasihi Semua Orang: Nilai Kristiani dalam Masyarakat Majemuk

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikMengasihi Semua Orang: Nilai Kristiani dalam Masyarakat Majemuk
Alokasi Waktu3 x 40 menit (120 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan makna kasih tanpa syarat (1 Korintus 13:1-13; Yohanes 13:34-35; Lukas 6:27-36) sebagai landasan remaja Kristen dalam memperlakukan semua orang secara setara dan bermartabat di tengah masyarakat majemuk. (elemen: Manusia dan Nilai-nilai Kristiani — Subelemen Hakikat Manusia (4.2.1))
  2. Murid dapat menunjukkan penerapan prinsip rendah hati, penguasaan diri, dan kepedulian terhadap sesama yang berbeda latar belakang sebagai cerminan nilai-nilai Kristiani dalam pergaulan remaja masa kini. (elemen: Manusia dan Nilai-nilai Kristiani — Subelemen Nilai-Nilai Kristiani (4.2.2))

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan.
  • Kerjakan aktivitas dengan jujur dan penuh kesadaran.
  • Diskusikan pertanyaan bersama teman sekelompok dan dengarkan pendapat setiap anggota.
  • Gunakan Alkitab yang tersedia untuk menggali ayat-ayat yang diminta.
  • Tulis jawabanmu dengan rapi dan kreatif di tempat yang disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menyelami Kasih Tanpa Syarat dalam Alkitab

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Alkitab (cetak atau digital)
  • Alat tulis
  • Lembar jawaban bergaris

Petunjuk Pengerjaan:

  1. 1. Duduklah dalam kelompok yang terdiri dari 4-5 orang.
  2. 2. Bacalah ketiga ayat berikut ini bersama-sama: 1 Korintus 13:1-13; Yohanes 13:34-35; Lukas 6:27-36.
  3. 3. Diskusikan isi setiap ayat dengan kelompokmu.
  4. 4. Isilah tabel ciri-ciri kasih tanpa syarat berdasarkan ayat-ayat tersebut.
  5. 5. Jawablah pertanyaan uraian secara individu, lalu bahas bersama kelompok untuk memperkaya pemahaman.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan 1 Korintus 13:4-7, tuliskan ciri-ciri kasih yang disebutkan dalam tabel berikut dengan menyandingkan “Kasih itu…” dan “Kasih itu tidak…”.

Ruang tabel jawaban

2. Menurut Yohanes 13:34-35, apa perintah baru yang Yesus berikan kepada murid-murid-Nya? Mengapa saling mengasihi menjadi tanda pengenal murid Kristus di tengah masyarakat majemuk?

3. Lukas 6:27-36 mengajarkan kasih kepada musuh. Sebutkan empat tindakan kasih yang diajarkan Yesus dalam perikop ini dan jelaskan bagaimana setiap tindakan tersebut dapat diterapkan remaja Kristen dalam pergaulan di sekolah yang majemuk.

4. Setelah mempelajari ketiga ayat tadi, rumuskan dengan kalimatmu sendiri makna “kasih tanpa syarat” sebagai landasan remaja Kristen untuk memperlakukan semua orang secara setara dan bermartabat. Tuliskan dalam 4-6 kalimat.

Untuk nomor 1, gunakan tabel dengan dua kolom: ‘Kasih itu…’ dan ‘Kasih itu tidak…’. Untuk nomor 2, 3, dan 4, tulis jawaban dalam uraian paragraf pada kertas lembar jawaban yang disediakan.

Kegiatan 2: Skenario Emas: Praktik Rendah Hati, Penguasaan Diri, dan Peduli

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas HVS
  • Spidol warna
  • Properti sederhana untuk roleplay (misal: bangku, alat tulis)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. 1. Masih dalam kelompok yang sama, bacalah dua skenario berikut.
  2. 2. Diskusikan bagaimana kalian akan merespons setiap situasi sebagai remaja Kristen yang ingin menerapkan kasih tanpa syarat.
  3. 3. Tuliskan tanggapan kalian dalam bentuk ‘Rencana Aksi’ yang mencerminkan prinsip rendah hati, penguasaan diri, dan peduli.
  4. 4. Siapkan peran singkat (1-2 menit) untuk memperagakan salah satu skenario dengan solusi yang sudah kalian diskusikan.
  5. 5. Setelah peragaan, saling berikan umpan balik konstruktif antar kelompok.

Pertanyaan:

1. Skenario A: Di kelasmu ada seorang murid baru bernama Dian yang berasal dari daerah terpencil dan menganut kepercayaan lokal. Beberapa teman sering mengejek logat bicaranya dan menjauhinya saat kerja kelompok. Sebagai remaja Kristen, apa tindakan konkret yang akan kamu lakukan agar Dian diperlakukan setara? Jelaskan kaitannya dengan prinsip rendah hati, penguasaan diri, dan kepedulian.

2. Skenario B: Saat istirahat, seorang teman non-Kristen menyebarkan informasi salah tentang iman Kristen dan menyebut teman Kristenmu munafik. Kamu merasa tersinggung. Bagaimana kamu mengelola emosimu dan merespons situasi ini dengan kasih? Rumuskan respons yang menunjukkan penguasaan diri, rendah hati, dan peduli pada hubungan baik.

3. Setelah mendiskusikan skenario, tuliskan tiga prinsip menjaga pergaulan di tengah kemajemukan yang bisa kalian terapkan di media sosial berdasarkan teladan kasih tanpa syarat.

Tuliskan Rencana Aksi untuk Skenario A dan B dalam bentuk poin-poin. Catat juga ringkasan peran yang akan diperagakan. Gunakan kertas HVS bebas untuk menuliskan tiga prinsip media sosial.

Kegiatan 3: Aksi Kasihku: Rancangan Nyata untuk Sekolahku

Estimasi: 50 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas A3
  • Pensil warna, spidol, cat air
  • Gunting, lem
  • Device dengan aplikasi desain (opsional)
  • Karton untuk display galeri

Petunjuk Pengerjaan:

  1. 1. Kembalilah ke kelompok masing-masing.
  2. 2. Pilih satu isu ketidaksetaraan atau diskriminasi ringan yang terjadi di sekolahmu (misal: pengelompokkan berdasarkan status ekonomi, budaya, atau fisik).
  3. 3. Buatlah rancangan aksi kecil (kampanye singkat, poster, gerakan satu pekan) yang mendorong seluruh warga sekolah untuk mengasihi semua orang tanpa syarat.
  4. 4. Isi tabel perencanaan yang disediakan, lalu buat satu contoh produk visual (poster/spanduk digital atau manual) sebagai model.
  5. 5. Pamerkan hasil karya kalian dalam galeri mini di akhir pertemuan untuk saling menginspirasi.

Pertanyaan:

1. Tentukan judul aksi dan jelaskan isu yang ingin diatasi. Isi tabel berikut: (a) Nama Aksi, (b) Isu Sasaran, (c) Tujuan, (d) Langkah Kegiatan, (e) Pesan Utama Kasih Tanpa Syarat yang ingin disampaikan.

Ruang tabel jawaban

2. Buatlah satu poster atau spanduk sederhana (boleh gambar manual di kertas A3 atau desain digital sederhana) yang memuat ajakan mengasihi tanpa syarat berdasarkan salah satu ayat yang sudah dipelajari. Sertakan gambar/simbol dan kalimat singkat yang mudah diingat.

Ruang gambar

3. Tuliskan harapanmu: perubahan apa yang ingin kamu lihat di sekolah setelah aksi ini diterapkan, dan bagaimana aksi ini menjadi cerminan iman Kristenmu?

Rencana aksi ditulis dalam tabel 5 kolom (disediakan di lembar LKPD). Gambar poster dibuat pada kertas A3 atau aplikasi Canva kemudian dicetak/tampilkan di galeri. Uraian harapan ditulis di balik kertas poster.

REFLEKSI

1. Setelah seluruh kegiatan, tuliskan di buku catatan pribadimu: 1) Hal baru apa yang kamu pelajari tentang kasih tanpa syarat hari ini? 2) Di bagian mana kamu merasa paling tertantang untuk mengasihi orang yang berbeda? 3) Satu langkah nyata yang akan kamu lakukan minggu ini untuk menunjukkan kasih tanpa syarat di lingkunganmu.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.