LKPDPertemuan 4Bab 6Fase DSemester 1

LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 9: Asesmen Sumatif: Peranan Roh Kudus dalam Hidup Orang Beriman dan Berpengharapan

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 9 dengan topik "Asesmen Sumatif: Peranan Roh Kudus dalam Hidup Orang Beriman dan Berpengharapan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 9: Asesmen Sumatif: Peranan Roh Kudus dalam Hidup Orang Beriman dan Berpengharapan

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 9

Bab 6 - Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Asesmen Sumatif: Peranan Roh Kudus dalam Hidup Orang Beriman dan Berpengharapan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikAsesmen Sumatif: Peranan Roh Kudus dalam Hidup Orang Beriman dan Berpengharapan
Alokasi Waktu80 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menyimpulkan secara tertulis peranan Roh Kudus dalam memimpin, menolong, dan memperlengkapi orang percaya menghadapi tantangan hidup berdasarkan keseluruhan bahan Alkitab Bab 6 (Yohanes 14:16-17; Kisah Para Rasul 2:1-47; 2 Korintus 4:8-14; Matius 4:1-11; Galatia 5:22-23).
  2. Murid dapat membuat komitmen pribadi secara tertulis untuk hidup dipimpin Roh Kudus dan tabah menghadapi tantangan sebagai pengikut Kristus di masa kini.

PETUNJUK UMUM

  • 1. Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan saksama sebelum memulai.
  • 2. Siapkan Alkitabmu dan bukalah bagian-bagian firman yang diminta.
  • 3. Kerjakan setiap kegiatan dengan jujur dan penuh ketenangan. Ingat, ini adalah saatmu menunjukkan apa yang sudah kamu pahami tentang karya Roh Kudus!
  • 4. Tulis jawaban pada lembar yang disediakan atau di buku catatanmu sesuai format yang diminta.
  • 5. Jangan ragu berdoa singkat sebelum mulai: 'Roh Kudus, tuntunlah pikiranku dan hatiku mengerjakan tugas ini. Amin.'

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menyelami Karya Roh Kudus dalam Alkitab

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alkitab
  • Catatan pembelajaran Bab 6
  • Lembar jawaban atau buku tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. 1. Kamu akan membaca lima bacaan Alkitab yang telah dipelajari di Bab 6.
  2. 2. Setiap bacaan menunjukkan cara Roh Kudus berkarya dalam hidup orang percaya.
  3. 3. Setelah membaca, isilah tabel analisis di bawah. Kamu boleh menggunakan Alkitabmu.
  4. 4. Jika ada ayat yang kurang dipahami, baca kembali catatan atau ingat diskusi kelas lalu.
  5. 5. Perhatikan kolom: di situ kamu diminta menyebutkan peranan Roh Kudus (memimpin, menolong, atau memperlengkapi) dan menjelaskan wujud peran tersebut dalam satu kalimat ringkas.
  6. 6. Kerjakan dengan teliti, karena ini menunjukkan pemahamanmu!

Pertanyaan:

1. Bacalah Yohanes 14:16-17. Sebutkan peranan Roh Kudus yang dijanjikan Yesus kepada murid-murid-Nya. Jelaskan secara singkat wujud peran itu.

2. Bacalah Kisah Para Rasul 2:1-47. Identifikasikan dua peranan Roh Kudus yang paling menonjol dalam peristiwa Pentakosta dan kehidupan jemaat mula-mula. Tulis dalam tabel.

Ruang tabel jawaban

3. Bacalah 2 Korintus 4:8-14. Bagaimana Roh Kudus memperlengkapi orang percaya dalam tekanan dan penderitaan? Jelaskan peranan-Nya dari nas ini.

4. Bacalah Matius 4:1-11. Yesus dicobai di padang gurun. Apa peranan Roh Kudus dalam peristiwa tersebut berdasarkan nas ini dan pemahamanmu?

5. Bacalah Galatia 5:22-23. Sebutkan buah-buah Roh yang merupakan bukti hidup seseorang dipimpin dan diperlengkapi Roh Kudus. Pilih tiga di antaranya dan jelaskan kaitannya dengan menghadapi tantangan remaja masa kini.

Gunakan format tabel berikut: Kolom 1: Bahan Alkitab; Kolom 2: Peranan Roh Kudus (memimpin/menolong/memperlengkapi); Kolom 3: Penjelasan Singkat Wujud Peran. Jumlah baris sesuai jumlah pertanyaan. Untuk uraian, tulis di bawah tabel dengan memberi nomor yang jelas.

Kegiatan 2: Merancang Komitmen Pribadi: Hidup Dipimpin Roh Kudus

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas atau buku catatan
  • Alat tulis
  • Hati yang tenang

Petunjuk Pengerjaan:

  1. 1. Setelah kamu menggali peranan Roh Kudus, sekarang saatnya membuat komitmen pribadi.
  2. 2. Renungkan sejenak bidang kehidupanmu (pergaulan, belajar, ibadah, keluarga, media sosial) yang sering menjadi tantangan.
  3. 3. Tuliskan komitmen secara konkret: apa yang akan kamu lakukan sebagai wujud hidup dipimpin Roh Kudus dan tabah menghadapi tantangan.
  4. 4. Gunakan kalimat positif, jelas, dan dapat diukur. Contoh: 'Aku berkomitmen setiap hari membaca Alkitab 5 menit sebelum tidur agar dipimpin firman.'
  5. 5. Kamu boleh menyusun komitmen dalam bentuk poin, surat kepada diri sendiri, atau janji tertulis.
  6. 6. Seusai menulis, cek kembali: apakah komitmen ini mencerminkan ketabahan dan peranan Roh Kudus yang sudah kamu pelajari?

Pertanyaan:

1. Sebutkan minimal dua area kehidupanmu yang ingin kamu serahkan untuk dipimpin Roh Kudus. Jelaskan mengapa area itu penting.

2. Tuliskan komitmen pribadimu secara tertulis. Panjangnya minimal 100 kata, berisi:

  1. janji konkret untuk hidup menurut pimpinan Roh Kudus,
  2. cara kamu akan mengandalkan-Nya saat ada tantangan, dan
  3. harapanmu sebagai orang yang berpengharapan. Boleh disampaikan dalam bentuk surat kepada Tuhan atau dirimu sendiri.

Tulis komitmen pribadi di lembar khusus atau buku catatan. Beri judul: 'Komitmenku Hidup Dipimpin Roh Kudus'. Sertakan tanggal dan tanda tangan jika ingin personal. Jika ditulis sebagai surat, gunakan format surat sederhana.

Kegiatan 3: Studi Kasus: Remaja yang Berpengharapan

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja
  • Alat tulis
  • Boleh Alkitab (jika diperlukan)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. 1. Baca kasus di bawah ini dengan saksama.
  2. 2. Jawab pertanyaan yang menyusul berdasarkan pemahamanmu tentang peranan Roh Kudus.
  3. 3. Kamu boleh berdiskusi singkat dengan teman semeja (2 menit) untuk saling melengkapi ide, tapi tulis jawabanmu sendiri.
  4. 4. Pastikan jawabanmu menunjukkan kaitan dengan bahan Alkitab yang sudah dipelajari.
  5. 5. Akhiri dengan doa singkat dalam hati setelah selesai.

Pertanyaan:

1. Bacalah kasus: 'Rina adalah siswi kelas 9 yang beberapa bulan lagi akan ujian. Teman-temannya sering menyontek dan mengajaknya membocorkan kunci jawaban. Rina tahu itu curang, tapi ia takut dijauhi. Di rumah, ibunya sakit dan biaya pengobatan menambah beban pikirannya. Rina mulai meragukan penyertaan Tuhan dan merasa sendiri. Ia ingat pelajaran tentang Roh Kudus...' Tugasmu: Jika kamu teman Rina, nasihat apa yang kamu berikan agar ia menyadari peranan Roh Kudus? Tuliskan minimal tiga peran Roh Kudus dan kaitkan dengan masalah Rina.

2. Buatlah doa singkat untuk Rina dari sudut pandangmu sebagai teman, yang isinya memohon peranan Roh Kudus atas situasinya. Doa minimal tiga kalimat.

Tulis jawaban di bawah pertanyaan. Gunakan paragraf yang rapi. Untuk doa, tuliskan dalam bentuk lirik doa.

REFLEKSI

1. Setelah mengerjakan seluruh kegiatan, tuliskan jawabanmu untuk pertanyaan-pertanyaan ini di bawah komitmenmu:

2. 1. Bagian mana dari tugas ini yang paling menguatkan imanmu? Mengapa?

3. 2. Apa satu hal tentang pimpinan Roh Kudus yang dulu kamu tidak sadari, tetapi kini begitu jelas?

4. 3. Bagaimana kamu akan mengingatkan dirimu sendiri setiap hari untuk tetap mengandalkan Roh Kudus? (Contoh: memasang kutipan ayat di meja belajar, dll.)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.