LKPDPertemuan 2Bab 6Fase DSemester 1

LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 9: Peristiwa Pentakosta dan Peranan Roh Kudus bagi Jemaat Mula-mula

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 9 dengan topik "Peristiwa Pentakosta dan Peranan Roh Kudus bagi Jemaat Mula-mula". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 9: Peristiwa Pentakosta dan Peranan Roh Kudus bagi Jemaat Mula-mula

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 9

Bab 6 - Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Peristiwa Pentakosta dan Peranan Roh Kudus bagi Jemaat Mula-mula

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikPeristiwa Pentakosta dan Peranan Roh Kudus bagi Jemaat Mula-mula
Alokasi Waktu3 x 40 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menguraikan peristiwa turunnya Roh Kudus pada hari Pentakosta dan dampaknya bagi jemaat mula-mula berdasarkan Kisah Para Rasul 2:1-47.
  2. Murid dapat menjelaskan peranan Roh Kudus dalam memberi keberanian, kuasa, dan pertumbuhan iman kepada jemaat mula-mula sebagai dasar iman orang percaya masa kini berdasarkan Kisah Para Rasul 2:4, 17.

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai setiap kegiatan agar hati dan pikiran terbuka pada tuntunan Roh Kudus.
  • Bacalah bagian Alkitab yang diminta dengan saksama; gunakan Alkitab pribadi atau aplikasi Alkitab yang kamu miliki.
  • Kerjakan semua kegiatan secara berurutan. Kamu boleh berdiskusi dengan teman sekelompok saat diminta, tetapi pastikan jawaban akhir adalah hasil pemahamanmu sendiri.
  • Tulislah dengan rapi pada lembar kerja yang disediakan atau buku catatanmu. Untuk kegiatan menggambar, gunakan kertas gambar tambahan.
  • Jika ada pertanyaan, tanyakan kepada guru dengan sopan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Jejak Pentakosta: Melihat, Mencatat, Merasakan

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Alkitab (cetak atau digital)
  • Lembar kerja atau buku catatan
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuklah kelompok kecil beranggotakan 3–4 orang.
  2. Bacalah Kisah Para Rasul 2:1–13 bersama-sama. Kamu bisa membacanya secara bergantian dengan suara lantang.
  3. Setelah membaca, tuliskan pengamatanmu dalam tabel yang disediakan. Fokuslah pada peristiwa, tokoh, tanda-tanda, dan reaksi orang banyak.
  4. Setiap anggota menuliskan jawabannya sendiri, lalu diskusikan sebentar untuk saling melengkapi. Jangan salin mentah-mentah; gunakan kalimatmu sendiri.

Pertanyaan:

1. Kapan dan di mana peristiwa turunnya Roh Kudus terjadi?

2. Apa saja tanda-tanda yang menyertai turunnya Roh Kudus? Lengkapi tabel berikut:

Ruang tabel jawaban

3. Bagaimana sikap dan reaksi para rasul setelah dipenuhi Roh Kudus? Berikan bukti ayatnya.

4. Apa reaksi orang banyak yang mendengar para rasul? Sebutkan minimal dua reaksi berbeda!

Untuk tabel: gunakan format tiga kolom (Tanda-Tanda, Deskripsi, Ayat). Untuk uraian: tulis dalam paragraf singkat 3-5 kalimat.

Kegiatan 2: Khotbah yang Mengubah: Peranan Roh Kudus dalam Keberanian dan Kuasa

Estimasi: 45 menit (termasuk presentasi)

Alat & Bahan:

  • Alkitab
  • Kertas karton kecil atau kertas HVS A3
  • Spidol warna-warni
  • Lakban atau selotip untuk menempel

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Tetaplah dalam kelompok yang sama.
  2. Bacalah Kisah Para Rasul 2:14–41. Fokus pada khotbah Petrus dan tanggapan pendengarnya.
  3. Buatlah ringkasan khotbah Petrus dengan menuliskan 3–4 poin utama yang ia sampaikan. Tuliskan dengan kalimatmu sendiri.
  4. Diskusikan dalam kelompok: Apa kaitan antara pencurahan Roh Kudus dengan keberanian Petrus berkhotbah? Apa peranan Roh Kudus dalam pertumbuhan iman jemaat mula-mula pada hari itu?
  5. Bersama kelompok, buatlah peta pikiran (mind map) sederhana di selembar kertas besar/karton kecil yang menunjukkan peranan Roh Kudus berdasarkan Kisah Para Rasul 2:4 dan 17. Cantumkan paling sedikit empat peranan (misal: memberi keberanian, kuasa untuk bersaksi, menggenapi janji Allah, dan memimpin pada pertobatan).
  6. Tiap kelompok akan mempresentasikan mind map secara singkat (2 menit) di depan kelas.

Pertanyaan:

1. Tuliskan ringkasan khotbah Petrus (3–4 poin utama) berdasarkan Kisah Para Rasul 2:14–36!

2. Apa yang membuat Petrus yang sebelumnya takut kini berkhotbah dengan berani? Kaitkan dengan peran Roh Kudus!

3. Berapa jumlah orang yang bertobat dan dibaptis pada hari itu? Apa dampaknya bagi pertumbuhan iman jemaat mula-mula?

4. Buatlah peta pikiran yang menunjukkan peranan Roh Kudus bagi jemaat mula-mula berdasarkan Kisah 2:4, 17. Sertakan ayat dan kata kunci!

Ruang gambar

Ringkasan ditulis dalam bentuk poin bernomor. Peta pikiran digambar di kertas tersendiri dengan spidol warna. Hasil diskusi dicatat di lembar kerja sebagai bahan presentasi.

Kegiatan 3: Roh Kudus untuk Masa Kini: Menghidupi Iman yang Berani dan Bertumbuh

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas folio/kertas gambar
  • Pensil, penghapus, pensil warna atau spidol
  • Alkitab

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amatilah kehidupan orang percaya di sekitarmu (keluarga, gereja, komunitas). Pernahkah kamu melihat atau mendengar seseorang menunjukkan keberanian, ketekunan, atau pertumbuhan iman karena dikuatkan Roh Kudus?
  2. Renungkanlah: Sebagai remaja Kristen, dalam situasi apa saja kamu memerlukan peranan Roh Kudus agar imanmu bertumbuh dan berani bersaksi?
  3. Buatlah sebuah karya reflektif pribadi, berupa salah satu dari pilihan berikut:
  4. a. Surat untuk diriku sendiri: Tuliskan surat pendek yang berisi komitmenmu untuk mengandalkan Roh Kudus dalam satu tantangan spesifik yang sedang atau akan kamu hadapi (misal: berani berdoa di depan kelas, mengampuni teman, atau setia membaca Alkitab).
  5. b. Komik 4 panel: Gambarkan sebuah kisah singkat tentang seorang remaja yang tadinya takut, lalu oleh kuasa Roh Kudus menjadi berani melakukan hal benar. Panel 1: masalah, Panel 2: pergumulan, Panel 3: berdoa dan mengingat janji Tuhan, Panel 4: hasil/keberanian.
  6. c. Puisi atau doa kreatif: Tulis puisi atau doa yang mengungkapkan kerinduanmu dipimpin Roh Kudus serta pujian atas karya-Nya.
  7. Karya tersebut bersifat pribadi, namun kamu boleh membagikannya dalam kelompok kecil atau kepada guru (sukarela).

Pertanyaan:

1. Pilih satu bentuk karya di atas dan tuliskan/gambarkan di lembar yang disediakan. Pastikan karyamu mencerminkan peranan Roh Kudus dalam kehidupan orang percaya masa kini.

Ruang gambar

2. Tuliskan satu kalimat motivasi dari Kisah Para Rasul 2 yang paling menguatkanmu dan jelaskan alasannya.

Surat ditulis di kertas folio bergaris. Komik dibuat di kertas gambar ukuran A4. Puisi/doa ditulis rapi di lembar kerja. Cantumkan nama, kelas, dan tanggal.

REFLEKSI

1. Setelah mempelajari peristiwa Pentakosta, bagian mana yang paling mengesankan bagimu? Mengapa?

2. Dalam kehidupan sehari-hari, kapan kamu merasa paling memerlukan dorongan Roh Kudus? Ceritakan pengalamanmu atau harapanmu!

3. Apa satu perubahan sikap yang ingin kamu lakukan minggu ini sebagai wujud mengandalkan Roh Kudus?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.