LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 9: Pelayanan yang Berdampak: Aku Diberkati untuk Menjadi Berkat
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 9 dengan topik "Pelayanan yang Berdampak: Aku Diberkati untuk Menjadi Berkat". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 9: Pelayanan yang Berdampak: Aku Diberkati untuk Menjadi Berkat
Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 9
Bab 5 - Pertemuan 3
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 9 (Fase D) Topik: Pelayanan yang Berdampak: Aku Diberkati untuk Menjadi Berkat INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Menyelami Pelayanan Yesus: Apa yang Yesus Lakukan dan Rasakan?Estimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Dalam Matius 9:35, apa saja tiga hal yang dilakukan Yesus ketika berkeliling ke semua kota dan desa? Tuliskan dengan kata-katamu sendiri. 2. Ayat 36 menggambarkan perasaan Yesus saat melihat orang banyak. Apa yang dirasakan Yesus, dan mengapa Dia merasakan itu? Apa artinya bagi kita hari ini? 3. Lengkapi tabel berikut berdasarkan Matius 9:35-38. Identifikasi tiga aspek pelayanan Yesus, temukan buktinya di ayat tersebut, dan tuliskan contoh pelayanan serupa yang bisa kamu lakukan hari ini. Ruang tabel jawaban 4. Dalam ayat 37-38, Yesus berkata: 'Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit.' Menurutmu, apa maksud Yesus dengan kalimat ini? Apa tantangan yang dihadapi pemuda Kristen zaman sekarang untuk menjadi 'pekerja tuaian' tersebut? Tulis jawaban nomor 1, 2, dan 4 dalam bentuk paragraf singkat (3-5 kalimat). Untuk nomor 3, buat tabel 3 kolom dengan judul: 'Aspek Pelayanan', 'Bukti di Matius 9:35-38', dan 'Contoh yang Bisa Aku Lakukan' — isi 3 baris sesuai aspek rohani, jasmani, dan sosial. Kegiatan 2: Menghubungkan Firman dengan Hidup: Cermin Pelayanan HolistikEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Baca Kisah A: Seorang siswa SMP bernama Doni selalu menyisihkan uang jajannya setiap minggu untuk membeli nasi bungkus yang dibagikan kepada tukang becak di sekitar sekolah. Ia tidak pernah memamerkan perbuatannya, bahkan terkadang ia titipkan nasi itu lewat temannya. — Nilai Kristiani apa yang ditunjukkan Doni? Hubungkan dengan pelayanan Yesus dalam Matius 9:35-38. Apakah pelayanan Doni sudah holistik? Jelaskan. 2. Baca Kisah B: Rena rajin memimpin doa dan hafal banyak ayat Alkitab. Setiap hari Minggu ia ikut paduan suara gereja. Namun saat ada teman sekelasnya yang dibully, Rena diam saja dan tidak membelanya karena takut ikut kena masalah. — Menurut diskusi kelompokmu, apa yang kurang dari pelayanan Rena? Apa yang sebaiknya ia lakukan jika ingin meneladani Yesus secara holistik? 3. Dari dua kisah tersebut, buatlah bersama kelompokmu sebuah 'Profil Pelayan Holistik Remaja Kristen' — tuliskan minimal 5 ciri konkret seorang remaja Kristen yang melayani secara holistik seperti Yesus. Berikan contoh tindakan nyata untuk setiap ciri. Ruang tabel jawaban 4. Diskusikan: Apakah mungkin seseorang melayani secara rohani saja tanpa peduli pada kebutuhan jasmani dan sosial orang lain, dan tetap disebut meneladani Yesus? Berikan argumen kelompokmu dengan mengacu pada Matius 9:35-38. Catat hasil diskusi kelompok untuk nomor 1, 2, dan 4 dalam bentuk poin-poin singkat (minimal 3 poin per pertanyaan). Untuk nomor 3, buat tabel 2 kolom berjudul 'Ciri Pelayan Holistik' dan 'Contoh Tindakan Nyata' — isi minimal 5 baris. Juru bicara kelompok wajib mencatat nama-nama anggota kelompok di pojok atas halaman jawaban. Kegiatan 3: Dari Hati ke Aksi: Merancang Pelayananku yang BerdampakEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Sebelum merancang aksimu, jawablah dulu: Berkat apa yang sudah kamu terima dari Tuhan dalam hidupmu? (Pikirkan minimal 3 hal — bisa berupa talenta, kesehatan, keluarga, kesempatan belajar, atau hal lain.) Mengapa berkat-berkat itu tidak hanya untukmu sendiri? 2. Lengkapi Kanvas Rencana Aksi Pelayananku berikut ini. Isi setiap bagian dengan informasi yang spesifik dan dapat dilaksanakan. Ruang tabel jawaban 3. Buatlah sebuah SLOGAN PELAYANANMU — satu kalimat pendek yang menggambarkan semangat dan nilai yang ingin kamu bawa dalam aksi pelayananmu. Tuliskan juga mengapa kamu memilih slogan itu. 4. Surat Komitmen untuk Diriku Sendiri: Tuliskan surat singkat (minimal 5 kalimat) kepada dirimu sendiri yang berisi: (a) satu pelayanan yang akan kamu lakukan, (b) mengapa kamu mau melakukannya, dan (c) bagaimana kamu akan tetap setia menjalankannya meski ada tantangan. Mulailah dengan 'Kepada diriku yang terkasih...' Nomor 1 dan 3: tulis dalam bentuk paragraf singkat (3-6 kalimat). Nomor 2: gunakan format tabel kanvas dengan 8 baris sesuai panduan — tulis di halaman terpisah jika perlu, atau di kertas HVS yang dilampirkan. Nomor 4: tulis surat dengan format bebas, minimal 5 kalimat, dimulai dengan 'Kepada diriku yang terkasih...' dan diakhiri dengan tanda tanganmu. REFLEKSI1. Setelah belajar tentang pelayanan Yesus hari ini, aspek mana (rohani, jasmani, atau sosial) yang paling mudah kamu lakukan, dan aspek mana yang terasa paling sulit? Mengapa? 2. Pernahkah kamu menerima pertolongan dari orang lain yang benar-benar mengubah harimu? Bagaimana perasaanmu saat itu, dan bagaimana pengalaman itu menginspirasimu untuk melayani orang lain? 3. Satu kata apa yang paling menggambarkan tekadmu setelah pelajaran hari ini? Tuliskan kata itu dan jelaskan mengapa kamu memilihnya. |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.