LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 8: Prinsip Hidup Berbuah dan Penerapan Nilai-Nilai Kristiani dalam Kehidupan Sehari-hari
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 8 dengan topik "Prinsip Hidup Berbuah dan Penerapan Nilai-Nilai Kristiani dalam Kehidupan Sehari-hari". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 8: Prinsip Hidup Berbuah dan Penerapan Nilai-Nilai Kristiani dalam Kehidupan Sehari-hari
Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 8
Bab 9 - Pertemuan 3
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 8 (Fase D) Topik: Prinsip Hidup Berbuah dan Penerapan Nilai-Nilai Kristiani dalam Kehidupan Sehari-hari INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Menggali Prinsip Hidup Berbuah dari Firman TuhanEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Menurut Yohanes 15:1-8, siapakah yang diibaratkan sebagai 'pokok anggur' dan siapakah 'ranting-ranting'? Jelaskan artinya! 2. Apa yang dimaksud dengan 'berbuah' dalam konteks kehidupan Kristen? Berikan 3 contoh konkret buah tersebut! 3. Dalam Matius 7:17-18, disebutkan 'pohon yang baik menghasilkan buah yang baik'. Bagaimana kita bisa menjadi 'pohon yang baik' di usia remaja? 4. Lengkapi tabel berikut tentang prinsip hidup berbuah! Ruang tabel jawaban Jawaban nomor 1-3 ditulis dalam bentuk uraian 3-5 kalimat. Tabel nomor 4 berisi 4 baris x 2 kolom (Prinsip | Penjelasan Singkat). Kegiatan 2: Meneladani Tokoh Iman yang BerbuahEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Pilih satu tokoh gereja atau masyarakat yang menginspirasi kelompokmu. Siapa tokoh tersebut dan apa latar belakang kehidupannya? 2. Nilai-nilai Kristiani apa saja yang tercermin dalam kehidupan tokoh tersebut? Berikan contoh tindakan konkretnya! Ruang tabel jawaban 3. Tantangan apa yang dihadapi tokoh tersebut dalam meneladani Kristus? Bagaimana ia mengatasinya? 4. Pelajaran apa yang dapat kalian ambil dari tokoh ini untuk diterapkan dalam kehidupan remaja saat ini? Jawaban nomor 1, 3, dan 4 ditulis dalam bentuk paragraf. Tabel nomor 2 berisi 3 baris x 3 kolom (Nilai Kristiani | Contoh Tindakan | Dampaknya). Siapkan kertas presentasi untuk kelompok. Kegiatan 3: Merancang Aksi Nyata: Hidup Berbuah di Masa KiniEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Buatlah 'Pohon Kehidupanku' dengan menggambar pohon. Pada akar, tuliskan sumber kekuatan imanmu (contoh: doa, Alkitab, keluarga, gereja). Pada batang, tuliskan nilai-nilai Kristiani yang ingin kamu kembangkan. Pada ranting dan buah, tuliskan tindakan konkret yang akan kamu lakukan. Ruang gambar 2. Lengkapi 'Rencana Aksi Hidup Berbuah' berikut untuk 2 minggu ke depan! Ruang tabel jawaban 3. Tantangan apa yang mungkin kamu hadapi dalam menerapkan nilai-nilai Kristiani di pergaulan remaja masa kini? Bagaimana strategimu menghadapinya? 4. Tuliskan komitmen pribadimu: 'Sebagai remaja Kristen, aku berkomitmen untuk...' (minimal 3 komitmen spesifik) Gambar pohon pada kertas kosong ukuran A4. Tabel nomor 2 berisi 5 baris x 5 kolom (Nilai Kristiani | Konteks/Situasi | Tindakan Konkret | Hasil yang Diharapkan | Target Waktu). Jawaban nomor 3 dan 4 ditulis dalam bentuk paragraf 5-7 kalimat. REFLEKSI1. Setelah mengerjakan LKPD ini, bagaimana pemahamanmu tentang 'hidup berbuah' sebagai remaja Kristen? Apakah ada yang berubah dalam cara pandangmu? 2. Nilai Kristiani mana yang paling menantang untuk kamu terapkan dalam pergaulan sehari-hari? Mengapa? 3. Apa langkah pertama yang akan kamu lakukan besok untuk mulai 'berbuah' dalam kehidupanmu? Siapa yang bisa membantumu mewujudkannya? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.