LKPDPertemuan 4Bab 8Fase DSemester 2

LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 8: Asesmen Sumatif: Bersiap Menghadapi Tantangan Pergaulan Masa Kini

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 8 dengan topik "Asesmen Sumatif: Bersiap Menghadapi Tantangan Pergaulan Masa Kini". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 8: Asesmen Sumatif: Bersiap Menghadapi Tantangan Pergaulan Masa Kini

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 8

Bab 8 - Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Asesmen Sumatif: Bersiap Menghadapi Tantangan Pergaulan Masa Kini

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikAsesmen Sumatif: Bersiap Menghadapi Tantangan Pergaulan Masa Kini
Alokasi Waktu2 x 40 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mendemonstrasikan pemahaman tentang tantangan pergaulan masa kini dan keteladanan Yesus Kristus sebagai dasar menghadapinya, melalui tes tertulis dan refleksi penggunaan media sosial secara bertanggung jawab.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap instruksi dengan teliti sebelum mengerjakan.
  • Kerjakan secara jujur dan mandiri, karena ini adalah asesmen sumatif untuk mengukur pemahamanmu.
  • Tuliskan jawabanmu dengan lengkap dan rapi pada tempat yang disediakan.
  • Kerjakan bagian tes tertulis terlebih dahulu, lalu lanjutkan dengan refleksi dan evaluasi diri.
  • Berdoalah sebelum memulai agar Tuhan memberi hikmat dan ketenangan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Tes Tertulis: Memahami Tantangan Pergaulan dan Keteladanan Yesus

Estimasi: 50 menit

Alat & Bahan:

  • Alkitab
  • Alat tulis (pulpen/pensil)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah setiap soal dengan seksama.
  2. Pilih jawaban yang paling tepat untuk soal pilihan ganda (nomor 1-5).
  3. Jawab soal uraian (nomor 6-8) dengan kalimat lengkap dan jelas.
  4. Gunakan pengalamanmu dan pemahaman Alkitab dalam menjawab.

Pertanyaan:

1. Bacaan Alkitab utama yang menjadi teladan Yesus menghadapi tantangan adalah...

  1. Matius 5:13-16
    1. Matius 4:1-11
    2. Roma 12:2
    3. Kolose 3:23

2. Salah satu tantangan pergaulan masa kini yang paling memengaruhi remaja adalah...

  1. Kurangnya buku pelajaran
    1. Perkembangan teknologi dan media sosial
    2. Tidak ada tempat bermain
    3. Tidak boleh berteman

3. Menurut Roma 12:2, orang Kristen dipanggil untuk...

  1. Mengikuti tren dunia agar diterima teman
    1. Tidak menjadi serupa dengan dunia ini
    2. Menghindari semua teknologi
    3. Tidak bergaul dengan siapa pun

4. Prinsip utama penggunaan media sosial bagi orang Kristen menurut Kolose 3:23 adalah...

  1. Memposting sebanyak mungkin
    1. Mengikuti semua tren yang ada
    2. Menggunakan untuk kemuliaan Tuhan
    3. Hanya untuk hiburan pribadi

5. Makna menjadi 'garam dan terang' di media sosial adalah...

  1. Membagikan konten yang viral saja
    1. Memberikan pengaruh positif dan menyebarkan kebenaran
    2. Mengunggah foto sebanyak mungkin
    3. Berkomentar negatif pada postingan orang lain

6. Jelaskan bagaimana Yesus menghadapi pencobaan di Matius 4:1-11 dan apa yang dapat kita teladani dari sikap-Nya dalam menghadapi tantangan pergaulan masa kini!

7. Sebutkan minimal 3 tantangan pergaulan yang kamu hadapi sebagai remaja masa kini, dan bagaimana kamu seharusnya merespons tantangan tersebut sebagai murid Kristus!

8. Berikan 3 contoh konkret cara menggunakan media sosial untuk kemuliaan Tuhan dan menjadi berkat bagi orang lain!

Untuk soal 1-5: lingkari/tulis huruf jawaban yang benar. Untuk soal 6-8: tulis jawaban dalam bentuk paragraf atau poin-poin lengkap di tempat yang disediakan (minimal 5-7 kalimat per soal uraian).

Kegiatan 2: Refleksi Penggunaan Media Sosial: Audit Diri

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Smartphone/laptop untuk mengecek postingan media sosial
  • Alat tulis
  • Kejujuran dan keberanian mengevaluasi diri

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bagian ini adalah evaluasi jujur terhadap penggunaan media sosialmu selama ini.
  2. Jawablah setiap pertanyaan dengan jujur, karena ini untuk pertumbuhan imanmu sendiri.
  3. Tidak ada jawaban benar atau salah, yang penting kejujuranmu.
  4. Renungkan dengan tenang, berdoa meminta Roh Kudus memimpin refleksimu.

Pertanyaan:

1. Buatlah tabel audit konten media sosialmu! Lihat kembali 10 postingan terakhirmu (Instagram, TikTok, Facebook, atau media sosial lain yang kamu pakai). Kategorikan isi postinganmu ke dalam tabel berikut:

Ruang tabel jawaban

2. Evaluasi waktu: Hitung rata-rata waktu yang kamu habiskan untuk media sosial dalam sehari. Bandingkan dengan waktu untuk: (a) berdoa dan membaca Alkitab, (b) belajar, (c) pelayanan/membantu orang lain, (d) berkumpul dengan keluarga secara berkualitas. Tuliskan hasilnya dalam bentuk tabel perbandingan dan beri komentar: manakah yang lebih dominan?

Ruang tabel jawaban

3. Tuliskan 1 komitmen konkret yang akan kamu lakukan mulai hari ini untuk menggunakan media sosial secara bertanggung jawab dan memuliakan Tuhan. Buatlah dalam bentuk pernyataan komitmen yang spesifik dan terukur (contoh: 'Saya berkomitmen untuk...').

Soal 1 & 2: Buat tabel dengan kolom sesuai instruksi. Soal 3: Tulis pernyataan komitmen minimal 3-5 kalimat yang spesifik dan dapat diukur.

Kegiatan 3: Proyek Nyata: Menjadi Garam dan Terang di Media Sosial

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis dan kertas kosong untuk sketsa
  • Pensil warna/spidol (opsional untuk mewarnai sketsa)
  • Kreativitas dan keberanianmu untuk bersaksi!

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Setelah melakukan refleksi, saatnya mengaplikasikan pemahamanmu dalam tindakan nyata.
  2. Buatlah 1 konten media sosial (bisa berupa desain gambar, video pendek, atau tulisan) yang mencerminkan nilai-nilai Kristiani dan dapat memberkati orang lain.
  3. Konten harus positif, kreatif, dan relevan dengan tantangan pergaulan remaja masa kini.
  4. Presentasikan ide kontenmu di bawah ini (tidak harus langsung posting, tapi jelaskan rancangannya).

Pertanyaan:

1. Jelaskan ide konten media sosialmu: Apa tema/pesan utamanya? Mengapa kamu memilih tema ini? Bagaimana konten ini dapat menjadi 'garam dan terang' bagi teman-temanmu?

2. Buatlah sketsa atau deskripsi detail kontenmu: Jika gambar/desain, gambarkan sketsanya. Jika video, jelaskan skenarionya. Jika tulisan/caption, tuliskan draft-nya. Sertakan ayat Alkitab atau pesan Kristiani yang ingin kamu sampaikan.

Ruang gambar

3. Rencana publikasi: Kapan kamu akan memposting konten ini? Platform media sosial apa yang akan kamu gunakan? Siapa target audiens-mu? Apa yang kamu harapkan terjadi setelah konten ini diposting?

Soal 1 & 3: Tulis dalam bentuk paragraf lengkap (5-7 kalimat). Soal 2: Gambar sketsa di kotak yang disediakan atau deskripsikan dengan sangat detail jika tidak menggambar (minimal 7-10 kalimat deskripsi visual/skenario).

REFLEKSI

1. Setelah mengerjakan asesmen ini, apa yang paling membuatmu sadar tentang penggunaan media sosialmu selama ini? Hal apa yang akan segera kamu ubah?

2. Dari ketiga kegiatan tadi (tes tertulis, audit diri, dan proyek konten), mana yang paling menantang bagimu? Mengapa? Apa yang kamu pelajari dari tantangan tersebut?

3. Bagaimana kamu akan terus menerapkan keteladanan Yesus dalam menghadapi tantangan pergaulan masa kini, khususnya dalam dunia digital, mulai dari sekarang dan seterusnya?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.