LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 8: Makna Iman, Pengharapan, dan Wujud Hidup Beriman yang Dipimpin Roh Kudus
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 8 dengan topik "Makna Iman, Pengharapan, dan Wujud Hidup Beriman yang Dipimpin Roh Kudus". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 8: Makna Iman, Pengharapan, dan Wujud Hidup Beriman yang Dipimpin Roh Kudus
Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 8
Bab 7 - Pertemuan 3
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 8 (Fase D) Topik: Makna Iman, Pengharapan, dan Wujud Hidup Beriman yang Dipimpin Roh Kudus INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Menyelami Makna Iman dan PengharapanEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Dari Kisah Para Rasul 2:41-47, tuliskan 3 ciri kehidupan jemaat mula-mula yang menunjukkan mereka hidup dalam iman dan pengharapan! Ruang tabel jawaban 2. Menurut Efesus 4:17-32, apa perbedaan antara kehidupan lama (sebelum mengenal Kristus) dan kehidupan baru (sesudah mengenal Kristus)? Buatlah tabel perbandingan dengan minimal 3 perbedaan! Ruang tabel jawaban 3. Dalam bahasa Ibrani, kata 'iman' berarti 'berpegang teguh'. Tuliskan dengan kata-katamu sendiri: apa artinya beriman kepada Yesus dalam kehidupan sehari-hari? 4. Bagaimana Roh Kudus berperan dalam membentuk iman dan pengharapan jemaat mula-mula? Berikan penjelasan singkat! Jawaban nomor 1 dan 2 ditulis dalam bentuk tabel. Jawaban nomor 3 dan 4 ditulis dalam bentuk uraian (minimal 3-5 kalimat per pertanyaan). Kegiatan 2: Wujud Hidup Beriman dalam KehidupankuEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi tabel evaluasi diri berikut dengan jujur! Ruang tabel jawaban 2. Dari tabel di atas, pilih satu wujud hidup beriman yang SUDAH kamu lakukan dengan baik. Ceritakan pengalamanmu secara singkat! 3. Pilih satu wujud hidup beriman yang BELUM kamu lakukan dengan baik. Buatlah rencana konkret untuk memperbaikinya dalam 2 minggu ke depan! Jawaban nomor 1 berupa tabel dengan kolom: Wujud Hidup Beriman, Sudah (✓), Belum (✓), Contoh Konkret/Alasan. Minimal 5 wujud hidup yang dievaluasi. Jawaban nomor 2 dan 3 ditulis dalam bentuk uraian (minimal 5 kalimat). Kegiatan 3: Menjadi Saksi Hidup: Proyek Mini KepedulianEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Apa kebutuhan atau masalah yang kalian identifikasi di sekitar kalian? 2. Apa aksi kepedulian konkret yang akan kelompok kalian lakukan? Jelaskan langkah-langkahnya! 3. Bagaimana aksi kepedulian ini mencerminkan hidup beriman dan berpengharapan yang dipimpin Roh Kudus? 4. Setelah melaksanakan aksi (diisi kemudian): Apa yang kelompok kalian rasakan dan pelajari dari pengalaman ini? Semua jawaban ditulis dalam bentuk uraian. Pertanyaan 1-3 dijawab saat perencanaan (hari ini). Pertanyaan 4 dijawab setelah aksi dilaksanakan (minggu depan). Minimal 5 kalimat per pertanyaan. REFLEKSI1. Setelah mengerjakan semua kegiatan di LKPD ini, apa hal baru yang kamu pahami tentang makna iman dan pengharapan Kristen? 2. Bagaimana Roh Kudus dapat membantu kamu dalam menjalani hidup beriman di tengah tantangan yang kamu hadapi sebagai remaja? 3. Komitmen apa yang akan kamu buat untuk menjadi saksi Kristus yang lebih baik di sekolah dan lingkunganmu? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.