LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 8: Mengenal Tokoh-tokoh Masyarakat dan Penerapan Keteladanan dalam Kehidupan
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 8 dengan topik "Mengenal Tokoh-tokoh Masyarakat dan Penerapan Keteladanan dalam Kehidupan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 8: Mengenal Tokoh-tokoh Masyarakat dan Penerapan Keteladanan dalam Kehidupan
Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 8
Bab 6 - Pertemuan 3
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 8 (Fase D) Topik: Mengenal Tokoh-tokoh Masyarakat dan Penerapan Keteladanan dalam Kehidupan INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Puzzle Tokoh InspirasiEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Siapakah nama tokoh yang berhasil kalian susun dari puzzle? 2. Ceritakan secara singkat riwayat hidup tokoh tersebut (latar belakang, perjuangan, dan pencapaiannya). 3. Lengkapi tabel berikut tentang nilai-nilai keteladanan tokoh tersebut: Ruang tabel jawaban 4. Bagaimana nilai-nilai keteladanan tokoh ini berhubungan dengan nilai-nilai Kristiani yang kamu pelajari? Jelaskan dengan menyebutkan minimal satu ayat Alkitab atau ajaran Yesus yang relevan. Jawaban nomor 3 ditulis dalam tabel dengan 3 kolom: (1) Nilai Keteladanan, (2) Bukti Konkret dari Kehidupan Tokoh, (3) Nilai Kristiani Terkait. Sediakan 3-4 baris kosong untuk diisi murid. Kegiatan 2: Galeri Tokoh TeladanEstimasi: 25 menit Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi tabel Galeri Tokoh Teladan berikut: Ruang tabel jawaban 2. Dari kedua tokoh yang kamu pilih, sikap atau nilai mana yang paling ingin kamu teladani dalam hidupmu saat ini? Mengapa? 3. Menurut pengamatanmu, apa tantangan terbesar yang dihadapi para tokoh ini dalam meneladani Kristus? Tabel untuk nomor 1 berisi 4 kolom (Nama Tokoh, Bidang Pelayanan/Perjuangan, Nilai Keteladanan Utama, Alasan Menginspirasi Saya) dengan 2 baris untuk diisi. Nomor 2 dan 3 sediakan kotak uraian masing-masing 5-8 baris. Kegiatan 3: Komitmen Pribadiku: Menjadi TeladanEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Dari semua tokoh yang sudah kita pelajari hari ini, satu sikap terpuji mana yang paling ingin kamu teladani? 2. Tuliskan komitmen pribadimu secara lengkap dengan format berikut: SAYA BERKOMITMEN UNTUK... (tuliskan sikap konkret), DENGAN CARA... (tuliskan tindakan spesifik), DIMULAI DARI... (tuliskan kapan dan di mana), SEBAGAI WUJUD IMAN SAYA KEPADA KRISTUS. 3. Apa tantangan yang mungkin kamu hadapi dalam menjalankan komitmen ini? Bagaimana kamu akan mengatasinya dengan pertolongan Tuhan? 4. Buatlah ilustrasi atau simbol sederhana yang mewakili komitmenmu (bisa berupa gambar, diagram, atau kata-kata artistik). Ruang gambar Nomor 1: sediakan 2 baris. Nomor 2: sediakan kotak besar dengan 8-10 baris untuk menulis komitmen lengkap. Nomor 3: sediakan 6-8 baris. Nomor 4: sediakan kotak gambar ukuran 10x10 cm. REFLEKSI1. Apa hal paling berkesan yang kamu pelajari dari keteladanan tokoh-tokoh hari ini? 2. Bagaimana mempelajari tokoh-tokoh ini mengubah pandanganmu tentang menjadi orang Kristen yang beriman di tengah dunia saat ini? 3. Ceritakan satu pengalaman pribadi di mana kamu pernah meneladani seseorang atau seseorang meneladani Kristus melalui hidupmu. Apa yang kamu rasakan? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.