LKPDPertemuan 2Bab 6Fase DSemester 1

LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 8: Mengenal Tokoh-tokoh Gereja dan Nilai Keteladanan Mereka

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 8 dengan topik "Mengenal Tokoh-tokoh Gereja dan Nilai Keteladanan Mereka". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 8: Mengenal Tokoh-tokoh Gereja dan Nilai Keteladanan Mereka

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 8

Bab 6 - Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Mengenal Tokoh-tokoh Gereja dan Nilai Keteladanan Mereka

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikMengenal Tokoh-tokoh Gereja dan Nilai Keteladanan Mereka
Alokasi Waktu2 x 40 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mendeskripsikan riwayat hidup dan nilai-nilai keteladanan minimal dua tokoh gereja yang dikenal melalui kegiatan diskusi kelompok dan pendalaman Alkitab.
  2. Murid dapat menghubungkan sikap hidup beriman tokoh-tokoh gereja dengan prinsip rendah hati dan peduli terhadap sesama dalam konteks kehidupan remaja masa kini.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan saksama sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan LKPD ini bersama kelompokmu dengan semangat saling mendengar dan menghargai pendapat.
  • Gunakan Alkitab, buku teks, dan sumber lain yang tersedia untuk membantu menjawab.
  • Tuliskan jawabanmu dengan jelas dan jujur sesuai pemahamanmu.
  • Nikmati setiap proses belajar dan temukan makna keteladanan bagi hidupmu!

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mengenal Tokoh Gereja: Jejak Inspirasi

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Buku teks PAK kelas 8
  • Alkitab
  • Sumber referensi tokoh gereja (buku/internet jika tersedia)
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuklah kelompok yang terdiri dari 4-5 orang.
  2. Setiap kelompok memilih DUA tokoh gereja dari daftar berikut: Martin Luther, John Wesley, Mother Teresa, Dietrich Bonhoeffer, atau tokoh gereja lain yang kalian kenal.
  3. Carilah informasi tentang riwayat hidup kedua tokoh tersebut melalui buku teks, Alkitab (jika ada referensi), atau sumber lain yang guru sediakan.
  4. Diskusikan bersama kelompok: apa yang membuat hidup mereka menjadi teladan?
  5. Isi tabel di bawah ini berdasarkan hasil diskusi kelompokmu.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel profil tokoh gereja pilihan kelompokmu!

Ruang tabel jawaban

2. Dari kedua tokoh yang kalian pilih, nilai keteladanan mana yang paling menyentuh hati kelompokmu? Jelaskan alasannya!

Tabel dengan 4 kolom: Nama Tokoh | Riwayat Singkat (tempat/tahun lahir, profesi) | Nilai-Nilai Keteladanan | Karya/Kontribusi Utama. Uraian minimal 5 kalimat untuk pertanyaan nomor 2.

Kegiatan 2: Mendalami Firman: Teladan dari Alkitab

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alkitab (1 Korintus 11:1, Titus 2:1-10)
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah bersama kelompokmu teks Alkitab berikut: 1 Korintus 11:1 dan Titus 2:1-10.
  2. Diskusikan isi kedua bacaan tersebut: apa pesan Paulus tentang keteladanan hidup?
  3. Hubungkan pesan Paulus dengan tokoh-tokoh gereja yang sudah kalian pelajari di Kegiatan 1.
  4. Jawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan jujur dan mendalam.

Pertanyaan:

1. Menurut 1 Korintus 11:1, siapa yang menjadi teladan utama Paulus? Apa makna ayat ini bagimu?

2. Dalam Titus 2:1-10, Paulus menekankan pentingnya menjadi teladan dalam hal apa saja? Sebutkan minimal 3 hal!

3. Bagaimana tokoh-tokoh gereja yang kalian pilih menunjukkan prinsip 'rendah hati' dan 'peduli terhadap sesama' seperti yang Paulus ajarkan? Berikan contoh konkret dari kehidupan mereka!

Uraian minimal 4-5 kalimat untuk setiap pertanyaan. Gunakan bahasamu sendiri, jangan hanya menyalin ayat.

Kegiatan 3: Keteladanan di Hidupku: Aksi Nyata

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Hati yang terbuka

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sekarang saatnya menghubungkan keteladanan tokoh gereja dengan kehidupanmu sebagai remaja!
  2. Pikirkan situasi nyata yang sering kamu hadapi di sekolah, rumah, atau lingkungan pergaulanmu.
  3. Rencanakan tindakan konkret yang bisa kamu lakukan untuk meneladani sikap 'rendah hati' dan 'peduli terhadap sesama' seperti tokoh-tokoh gereja yang sudah kamu pelajari.
  4. Jawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan jujur dan penuh komitmen.

Pertanyaan:

1. Dalam kehidupan remaja masa kini (misalnya: di media sosial, persahabatan, atau keluarga), bagaimana kamu bisa menerapkan sikap 'rendah hati' seperti yang ditunjukkan tokoh-tokoh gereja?

2. Sebutkan SATU tindakan konkret yang akan kamu lakukan minggu ini untuk menunjukkan kepedulian terhadap sesama (teman, keluarga, atau orang di sekitarmu)!

3. Buatlah komitmen pribadi: Tuliskan satu kalimat doa atau janji kepada Tuhan tentang bagaimana kamu ingin meneladani Kristus melalui kehidupanmu!

Uraian bebas, minimal 4 kalimat untuk pertanyaan 1 dan 3. Untuk pertanyaan 2, tulis 1-2 kalimat yang spesifik dan bisa dilakukan.

REFLEKSI

1. Setelah mempelajari kehidupan tokoh-tokoh gereja, apa yang paling berkesan bagimu? Mengapa?

2. Menurutmu, mengapa Kristus harus menjadi pusat dari semua keteladanan kita?

3. Tantangan apa yang mungkin kamu hadapi saat mencoba meneladani sikap rendah hati dan peduli terhadap sesama di kehidupan remaja masa kini? Bagaimana kamu akan mengatasinya dengan pertolongan Tuhan?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.